Breaking News
Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi di Tualang, Bupati Alfedri Investasi Ini Tingkatkan Ekonomi Masya | PPP Dumai Serahkan Berkas Data Penjaringan Kepala Daerah ke PPP Riau | Viral Pemancing Ini Kaget dapat Ikan Berwujud Setengah Ular | MUI: Untuk Keselamatan, Jemaah Haji Lansia Lebih Baik Ikut Skema Murur | BMKG: Sebagian Wilayah Riau Bakal Diguyur Hujan Lebat | Kabar Duka, Tertimpa Mobil Box di Jembatan Siak IV, Ridho Meninggal Dunia Jumat, 14 Juni 2024

 
Kisah Seteru Ken Arok dan Kertajaya Berujung Tumbangnya Kerajaan Kediri
Sabtu, 17-02-2024 - 06:10:35 WIB

KERAJAAN Singasari dikisahkan muncul berkat siasat Ken Arok. Ken Arok yang kala itu berhasil mengkudeta Tunggul Ametung sebagai penguasa Tumapel, akhirnya melakukan pemberontakan ke Kerajaan Kediri.

Saat itu Kerajaan Kediri tengah dipimpin oleh Raja Kertajaya yang juga dikenal sebagai raja yang sering memeras dan mengambil hak rakyatnya. Dari sanalah akhirnya Ken Arok mencoba pergerakan melakukan gerakan bawah tanah memberi perlawanan perlahan ke Kerajaan Kediri.

Menariknya, sebelum melakukan pemberontakan Ken Arok melakukan strategi cerdik. Dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" karya Muhammad Syamsuddin, Ken Arok mengirimkan para agen ke warga Kerajaan Kediri.

Para agen ini ditugasi untuk mempengaruhi masyarakat Kediri yang kala itu mayoritas menganut agama Hindu. Dari provokasi hingga pengaruh perlahan-lahan pun diberikan kepada masyarakat Kediri kala itu.

Strategi yang dirancang dan dimainkan Ken Arok dikenal sangat rapi sehingga tokoh agama terpengaruh. Di sisi lain, sifat Kertajaya yang masih tamak dan mengklaim sebagai Tuhan dan minta disembah, termasuk oleh kaum Brahmana dimanfaatkan betul oleh Ken Arok.

Melalui para agen-agennya ini, Ken Arok mendapati informasi adanya ketidaksukaan dengan kaum Brahmana dengan Raja Kertajaya. Di sisi lain Ken Arok adalah pribadi yang begitu menghormati Brahmana, bahkan ia mendapat gelar dari kaum Brahmana saat berinteraksi dengan sang guru Lohgawe dan teman-temannya.

Selanjutnya kaum Brahmana akhirnya bersekutu dengan Ken Arok perlahan-lahan. Kaum Brahmana dari Kediri ini mendirikan sebuah padepokan persekutuan di Tumapel, di bawah pimpinan Ken Arok.

Kaum Brahmana Kediri merasa posisinya mulai terancam dengan kebengisan Kertajaya menjadi raja. Alhasil dukungan kaum Brahmana justru dialihkan ke Ken Arok dari Tumapel.

Gayung dukungan ini pun disambut oleh Ken Arok, yang kian semangat memberikan perlawanan ke Kediri. Dengan merapatnya kaum Brahmana ke Tumapel menjadikan Ken Arok punya dalih untuk menginvasi Kediri. Tentu yang dimaksud Ken Arok yakni menyelematkan ajaran agama yang dipegang oleh kaum Brahmana dan umat Hindu, yang mulai dilecehkan oleh Raja Kertajaya.

Keberanian Ken Arok dimulai dengan mulai melakukan penghentian pengiriman upeti ke Kerajaan Kediri. Hal ini yang membuat Kertajaya marah dan mencap Tumapel di bawah Ken Arok melakukan pembangkangan ke Kediri. Kertajaya pun akhirnya mulai memandang Ken Arok dan kekuatannya sebagai ancaman bagi Kediri.

Taktik pun dirancang untuk menaklukkan sepenuhnya Kerajaan Kediri. Dengan dukungan kaum Brahmana dan rakyatnya, Ken Arok mengambil nama Bathara Guru untuk misi penyerangannya ke Kerajaan Kediri.

Perang pun akhirnya tak terelakkan. Keduanya berperang di wilayah Genter. Di sinilah menjadi adu bukti kekuatan antara Ken Arok dari Tumapel dengan Kertajaya dari Kerajaan Kediri.

Di perang ini dikisahkan dua panglima andalan Kerajaan Kediri yakni Mahesa Wulungan dan Geber Baleman tewas di tangan Ken Arok dan tentaranya.

Prajurit Kediri pun langsung kocar-kacir dengan tewasnya dua komandan tertingginya. Mereka banyak yang tewas, sementara sisa pasukan Kediri yang selamat akhirnya melarikan diri.

Sementara Kertajaya pun turut melarikan diri ke candi atau tempat para dewa. Namun beberapa sumber menyatakan Kertajaya turut tewas dalam perang ini. Mangkirnya Kertajaya membuat riwayat Kerajaan Kediri tamat pada tahun 1222.

Sumber
Okezone.com




 
Berita Lainnya :
  • Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi di Tualang, Bupati Alfedri Investasi Ini Tingkatkan Ekonomi Masya
  • PPP Dumai Serahkan Berkas Data Penjaringan Kepala Daerah ke PPP Riau
  • Viral Pemancing Ini Kaget dapat Ikan Berwujud Setengah Ular
  • MUI: Untuk Keselamatan, Jemaah Haji Lansia Lebih Baik Ikut Skema Murur
  • BMKG: Sebagian Wilayah Riau Bakal Diguyur Hujan Lebat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Pabrik Pupuk NPK Segera Beroperasi di Tualang, Bupati Alfedri Investasi Ini Tingkatkan Ekonomi Masya
    #2 PPP Dumai Serahkan Berkas Data Penjaringan Kepala Daerah ke PPP Riau
    #3 Viral Pemancing Ini Kaget dapat Ikan Berwujud Setengah Ular
    #4 MUI: Untuk Keselamatan, Jemaah Haji Lansia Lebih Baik Ikut Skema Murur
    #5 BMKG: Sebagian Wilayah Riau Bakal Diguyur Hujan Lebat
    #6 Kabar Duka, Tertimpa Mobil Box di Jembatan Siak IV, Ridho Meninggal Dunia
    #7 16 Rumah Di Pasar Langkitin Lesap Dilalap Sijago, Kerugian Ditaksir 1, 6 Miliar
    #8 Peluang Paisal Besar, Parpol Masih Gamang
    #9 Bupati Siak Alfedri Pimpin Apel Pagi Bersama SMK 1 Koto Gasib
    #10 Mendagri Bakal Ganti Pj Gubernur Hendak Maju Pilkada 2024
     

    Riautrust.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

    free html hit counter
     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Riau Region
    + Politik
    + Ekbis
    + Metropolitan
    + Peristiwa
    + Nasional
    + Sport
    + SainsTech
    + Showbiz
    + Mozaik
    + Lifestyle
    + Internasional
    + Indeks
     
     

    Alamat Redaksi/Pemasangan iklan:

     
    Komplek Beringin Indah
    Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau
    (0761)63515 - 0812-76-47104

    iklan_riautrust@yahoo.com
    redaksi_riautrust@yahoo.com
    www.riautrust.com
     
    Copyright © 2023 riautrust.com, all rights reserved