Breaking News
Gaji ASN Bakal Naik Lagi Tahun 2025 | Sukses Pelaksanaan Haji Provinsi Riau adalah Wujud Komitmen Bersama | Superior, Pemilik Sabu Ratusan Gram Tak Berkutik Saat Diciduk Personil Polsek Tambusai Utara | Rasidah, Buat Program Kerja PKK Yang Menyentuh Masyarakat | Wabup Siak hadiri Peringatan Harganas di Pekanbaru | Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis Sabtu, 20 Juli 2024

 
Investasi Starlink Tidak Masuk Akal, Ombudsman Diminta Lakukan Investigasi
Sabtu, 15-06-2024 - 09:55:01 WIB

JAKARTA - Ombudsman hingga aparat penegak hukum didesak untuk melakukan investigasi terhadap penyedia layanan internet berbasis satelit, Starlink milik Elon Musk.

Pasalnya, nilai investasi Starlink yang hanya sebesar Rp30 miliar dan hanya memiliki 3 karyawan itu dinilai tidak wajar untuk membangun bisnis layanan internet di Indonesia.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menduga adanya maladministrasi yang dilakukan Kominfo atas investasi Starlink di dalam negeri.

“Saat ini publik sudah tak percaya sama Kominfo karena berperilaku seperti jubir Starlink. Harusnya investigasi dan evaluasi penerbitan izin Starlink melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti Ombudsman, APH dan asosiasi," ungkap Trubus, dalam pernyataannya, dikutip Jumat (14/6/2024).

Menurut Trubus, Menkominfo Budi Arie Setiadi harus bertanggung jawab atas kegaduhan tersebut dengan membuktikan pengajuan izin Starlink.

“Apa iya modal sebesar itu cukup untuk membangun usaha penyelenggaraan telekomunikasi layanan tertutup VSAT (JARTUP VSAT) dan izin penyelenggara jasa internet (ISP)? Padahal industri telekomunikasi memiliki karakteristik high CAPEX dan high expenditure. Apakah masuk akal karyawan yang dibutuhkan hanya 3 orang saja? Menurut saya itu sangat tidak mungkin,” sambung Trubus.

Seperti diketahui, untuk membuka usaha penyelenggaraan telekomunikasi JARTUP VSAT dan izin ISP sendiri pengusaha memerlukan modal lebih dari Rp30 miliar.

Dikatakan Trubus, Starlink bahkan membutuhkan sedikitnya 9 stasiun bumi yang dijadikan hub untuk dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Untuk membangun 1 stasiun bumi seperti proyek SATRIA milk Kominfo saja ditaksir mencapai 5 juta dolar AS (Rp82 miliar).

“Kuat sekali dugaan maladministrasi pada penerbitan izin penyelenggaraan telekomunikasi Starlink ini," tegasnya.

Pengamat itu lebih lanjut mengatakan bahwa ke depannya pemerintahan yang dipimpin presiden terpilih Prabowo Subianto harus membuat regulasi yang jelas terhadap Non-Geostationary Orbit (NGSO), termasuk aturan mengenai keamanan dan teritorial digital Indonesia.

"Sebab nantinya akan banyak model bisnis lain mirip Starlink masuk ke Indonesia," tuturnya.

Sumber
RMOL.id




 
Berita Lainnya :
  • Gaji ASN Bakal Naik Lagi Tahun 2025
  • Sukses Pelaksanaan Haji Provinsi Riau adalah Wujud Komitmen Bersama
  • Superior, Pemilik Sabu Ratusan Gram Tak Berkutik Saat Diciduk Personil Polsek Tambusai Utara
  • Rasidah, Buat Program Kerja PKK Yang Menyentuh Masyarakat
  • Wabup Siak hadiri Peringatan Harganas di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Berita Terkini Indeks
    #1 Gaji ASN Bakal Naik Lagi Tahun 2025
    #2 Sukses Pelaksanaan Haji Provinsi Riau adalah Wujud Komitmen Bersama
    #3 Superior, Pemilik Sabu Ratusan Gram Tak Berkutik Saat Diciduk Personil Polsek Tambusai Utara
    #4 Rasidah, Buat Program Kerja PKK Yang Menyentuh Masyarakat
    #5 Wabup Siak hadiri Peringatan Harganas di Pekanbaru
    #6 Siswa SMA Usia 17 Tahun di Siak Bisa Bikin KTP Elektronik Gratis
    #7 Hapus Penjurusan di SMA, Ini Alasan Kemendikbud
    #8 71,4 Persen Orang Indonesia Merokok, Jadi yang Terbanyak Sedunia!
    #9 Tol Pekanbaru-Rengat Terus Digesa, Pembebasan Lahan Ditargetkan Rampung Tahun Ini
    #10 Mantap, Enam Elemen Smart City di Siak Terpenuhi
     

    Riautrust.com adalah media online yang melayani informasi dan berita dengan mengutamakan kecepatan serta kedalaman informasi. Selengkapnya

    free html hit counter
     
    Quick Links
     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     
    Kanal
     
    + Riau Region
    + Politik
    + Ekbis
    + Metropolitan
    + Peristiwa
    + Nasional
    + Sport
    + SainsTech
    + Showbiz
    + Mozaik
    + Lifestyle
    + Internasional
    + Indeks
     
     

    Alamat Redaksi/Pemasangan iklan:

     
    Komplek Beringin Indah
    Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau
    (0761)63515 - 0812-76-47104

    iklan_riautrust@yahoo.com
    redaksi_riautrust@yahoo.com
    www.riautrust.com
     
    Copyright © 2023 riautrust.com, all rights reserved