Home
Muhammadiyah Tolak Wacana PPN Sekolah: Di Mana Moral Pemerintah? | 50 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Termasuk Riau | Busyro: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional | KLHK Bersama TNI Hentikan Penebangan Ilegal di SM Rimbang Baling, Dua Orang Ditahan | Siap-siap BLT UMKM segera Cair Lagi! Cek Penerima di eform.bri.co.id/bpum | Arab Saudi Resmi Gelar Ibadah Haji 2021, Hanya untuk 60 Ribu Jemaah
Minggu, 13 Juni 2021
/ Nasional / 10:39:09 / Perjalanan SKB 3 Menteri Seragam Sekolah hingga Dibatalkan /
Perjalanan SKB 3 Menteri Seragam Sekolah hingga Dibatalkan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 10:39:09 WIB

JAKARTA - Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut bagi peserta didik, pendidik dan tenaga pendidikan di lingkungan sekolah yang diselenggarakan pemerintah daerah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah masih menjadi sorotan.

Surat tersebut sudah dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA) karena dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. MA memerintahkan Menteri Agama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan Menteri Dalam Negeri untuk mencabut SKB tersebut

Penerbitan SKB ini berawal dari kasus di SMK 2 Padang Sumatera Barat pada Februari lalu. Kasus tersebut ramai diperbincangkan setelah orang tua seorang siswa mengungkap di media sosial bahwa anaknya dipaksa menggunakan jilbab meski tidak memeluk agama Islam.

Dinas Pendidikan Sumatera Barat bersama Komnas HAM dan Ombudsman pun berupaya mengevaluasi aturan serupa di seluruh SMA/SMK di Sumbar. Tak lama setelah itu, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan Kementerian Dalam Negeri sepakat menerbitkan SKB tentang seragam sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sempat mengatakan bahwa SKB dibuat dengan tujuan agar murid maupun tenaga pendidikan di sekolah bebas memilih seragam dengan atau tanpa kekhususan agama. Bahkan, beleid dalam SKB itu juga mengatur sanksi.

Berikut adalah 6 poin lengkap isi SKB 3 Menteri tersebut:

1. SKB 3 Menteri hanya menyasar sekolah negeri yang diselenggarakan pemerintah.

2. Peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan berhak memilih memakai seragam dan atribut tanpa kekhususan keagamaan atau seragam dan atribut dengan kekhususan keagamaan.

3. Pemerintah daerah dan sekolah tidak diperbolehkan mewajibkan atau melarang seragam dan atribut dengan kekhususan agama.

4. Mewajibkan kepala daerah dan kepala sekolah mencabut aturan yang mewajibkan atau melarang seragam dan atribut dengan kekhususan agama paling lama 30 hari sejak keputusan bersama tersebut ditetapkan.

5. Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari ketentuan keputusan bersama ini.

6. Apabila terjadi pelanggaran terhadap SKB ini, maka akan diberikan sanksi.

SKB itu kemudian digugat oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat melalui MA yang tercatat sebagai perkara nomor: 17/P/HUM/2021.

Hakim menilai SKB mengenai pakaian seragam bertentangan dengan Pasal 10, Pasal 11, dan Pasal 12 UU 23/2014 tentang pemerintahan daerah; Pasal 1 angka 1 UU 35/2014 tentang perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Kemudian Pasal 1 angka 1 dan 2 UU 12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan; dan Pasal 1 angka 1 dan 2, Pasal 3, dan Pasal 12 ayat (1) huruf a UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, bakal membahas tindak lanjut bersama dengan Menteri Dalam Negeti Tito Karnaian dan Nadiem setelah SKB tentang seragam yang dibatalkan MA.

Kendati begitu, Yaqut tak menjelaskan kapan pertemuannya dengan dua menteri lain itu akan berlangsung. Dia hanya menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar rapat antar-staf menteri guna membahas keputusan MA.

Cnnindonesia.com


   
 
Camat Rakit Kulim Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Di Desa Talang 7 Buah Tangga
Senin, 07 Juni 2021 - 20:08

UAS Dirikan Rumah Quran Gratis di Kampar
Senin, 07 Juni 2021 - 07:38

60 Persen Makanan Nestle Tak Sehat, DPR Soroti Kinerja BPOM
Senin, 07 Juni 2021 - 07:36

Bupati Alfedr Melakukani Panen Semangka di Kampung Merempan Hilir
Senin, 07 Juni 2021 - 07:29

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Ini Pesan Ketua MPR RI
Senin, 07 Juni 2021 - 07:24

Polisi Tangkap Warga Kampung Tualang Pengedar Narkotika
Senin, 07 Juni 2021 - 07:20

Pemko Pekanbaru Harus Pahami Kejenuhan Masyarakat di Tengah Pandemi
Jumat, 04 Juni 2021 - 20:29

Agar Tetap Ada Pemberangkatan Calon Haji Indonesia Tahun 2021, HNW Desak Jokowi Lobi Raja Saudi
Jumat, 04 Juni 2021 - 20:26

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Disdukcapil Siak Rekam dan Cetak E-KTP di Rumah Warga yang Berkebutuhan Khusus
Jumat, 04 Juni 2021 - 20:23

MUI Minta Masyarakat untuk Bersabar dan Tunggu Waktu Soal Haji
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:35

Pemerintah Luncurkan Panduan Pembelajaran PAUD Hingga Pendidikan Menengah di Masa Pandemi
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:28

Harga Karet Tingkat Pabrik di Riau Naik, Ini daftar Harganya
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:26

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Sekda Siak Positif Covid-19, "Sekarang Saya Work From Home"
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:23

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Ikuti Paripurna Tanggapan Pemerintah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Soal LKPj Siak 2020
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:15

Soal Kebun di Kawasan Hutan, Bupati Zukri: Harus Ada Pendataan Akurat dan Kepastian Hukum
Kamis, 03 Juni 2021 - 20:06

Mahasiswa Desak Jaksa Periksa Gubernur Riau
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:24

Penyintas Covid-19 Diimbau untuk Donorkan Plasma Konvalesennya
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:22

Turun Sedikit, Sepekan ke Depan Harga Sawit di Riau Rp2.527 Perkilogram
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:19

Bupati H.Zukri Berhasil Turunkan Covid-19 Dari Zona Merah Ke Zona Orange.
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:11

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Siak Pimpin Razia Prokes, Puluhan Pengunjung Kafe di Kandis Terjaring , 1 Positif Covid-19
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:09

Infotorial Dinas Kominfo Kabupaten Siak
Bupati Siak Keluarkan Surat Edaran PPKM Mikro, Berakhir Jika Sudah Zona Kuning
Rabu, 02 Juni 2021 - 20:07

Pejabat Utama Polda Riau Kunjungi Lokasi Vaksinasi Serta Pos PPKM Di Kabupaten Siak.
Senin, 31 Mei 2021 - 08:11

Edo Yulihendri Dipercaya Pimpin KBPPAL Riau
KBPPAL Diharapkan Jadi Rumah yang Nyaman Bagi Anak-anak Angkatan Laut
Senin, 31 Mei 2021 - 08:05

Serius Penurunan Covid-19, Bupati H.Zukri Terus Pantau Perkembangan
Senin, 31 Mei 2021 - 08:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com