Home
Pemerintah Belum Siap Hadapi Implikasi Pelarangan Mudik | Pertemuan AHY-Anies Dinilai Untungkan Keduanya | Perjalanan SKB 3 Menteri Seragam Sekolah hingga Dibatalkan | Rumah Yatim Bagikan Parcel Lebaran untuk Yatim Dhuafa di Pekanbaru | Usai Longsor, Lalu Lintas Jalan Lintas Barat Riau-Sumbar Mulai Normal | Bupati H.Zukri Harapkan Gerakan Cinta Zakat Sampai Kedesa di Kabupaten Pelalawan
Minggu, 16 Mei 2021
/ Nasional / 15:24:28 / Menaker Sebut Ada ABK Indonesia yang Terjebak Situasi Perbudakan Modern di Laut /
Menaker Sebut Ada ABK Indonesia yang Terjebak Situasi Perbudakan Modern di Laut
Rabu, 14 April 2021 - 15:24:28 WIB

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengakui adanya anak buah kapal (ABK) Indonesia, khususnya awak kapal perikanan berbendera asing, terjebak situasi perbudakan modern di laut.

"Dari waktu ke waktu, awak kapal Indonesia, khususnya awak kapal perikanan, seringkali mengalami berbagai masalah. Mereka terjebak situasi perbudakan modern di laut," katanya dalam webinar "Mempertanyakan Komitmen Multi-Pihak dalam Melindungi ABK Indonesia di Kapal Ikan Asing", di Jakarta, Rabu.

Ida mengungkapkan masalah-masalah yang kerap dihadapi para ABK didominiasi penipuan, penahanan gaji, kerja melebihi batas waktu, hingga kekerasan fisik dan seksual.

Ia mengakui lantaran banyaknya kasus yang menimpa awak kapal Indonesia di kapal perikanan berbendera asing, perlu ada perbaikan tata kelola penempatan awak kapal.

Upaya perbaikan pun, lanjut Ida, terus dilakukan pemerintah, termasuk melalui penyelesaian aturan turunan dari UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) berupa peraturan pemerintah untuk penempatan dan perlindungan awak kapal niaga maupun perikanan yang bekerja di kapal berbendera asing.

"Prosesnya kita tunggu, (saat ini RPP perlindungan awak kapal) masih diajukan di Setneg (Sekretariat Negara)," ujarnya.

Ida mengatakan sejumlah kasus pelanggaran HAM terhadap awak kapal Indonesia banyak terjadi akibat proses atau tahapan awal di dalam negeri dalam keseluruhan rangkaian proses penempatan ABK.

"Beberapa titik yang menimbulkan masalah adalah dalam proses pemberian izin bagi perusahaan yang akan menempatkan awak kapal, lalu proses rekrutmen, pendataan, proses pelatihan dan sertifikasi dan berikutnya proses pengawasan," katanya.

Menurut Ida, evaluasi dan pembenahan mutlak dilakukan pada tahapan-tahapan tersebut agar dampak masalah yang ditimbulkan saat ABK bekerja di atas kapal bisa ditekan secara signifikan.

"Pembenahan ini perlu sinergi kementerian/lembaga guna mewujudkan tata kelola penempatan dan perlindungan awak kapal migran kita dengan lebih baik," pungkas Ida.

(ANTARA)


   
 
Pemkab Siak, PT RAPP dan Masjid Islamik Center Santuni 600 Anak Yatim
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:10

Rasidah Apresiasi Program Tali Asih PKK Kecamatan Dayun
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:07

Ketimbang Dapat Bantuan, Masyarakat Pekanbaru Lebih Berharap Penyelesaian Banjir
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30

Keberadaan Tol Padang-Pekanbaru akan Tingkatkan Kunjungan Wisata
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:25

Pekanbaru Sanksi 29 Pelaku Usaha Langgar Prokes COVID-19 di Zona Merah
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:20

H.Zukri Harapkan Tercapainya Kewajaran dan Akuntabilitas Laporan Keuangan
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:15

PKK dan Dekranasda Gandeng RAPP Berikan Bantuan di Dua Kecamatan
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:11

Kapolres Siak Mengunjungi Rumah Ayah Sertu Bah Yoto Eki Setiawan Kru KRI Nanggala - 402
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:08

20 Hari Dirawat, Wakil Wali Kota Dumai Wafat COVID-19
Kamis, 29 April 2021 - 21:02

Gawat, Tempat Tidur COVID-19 di Pekanbaru Penuh
Kamis, 29 April 2021 - 20:59

Penumpang RoRo Bengkalis-Sei Selari Cukup Tunjukan KTP saat Menyeberang
Kamis, 29 April 2021 - 20:54

Wakil Wali Kota Dumai Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 29 April 2021 - 20:47

Pemko Pekanbaru Diingatkan Agar Tak Serahan Pasar Cik Puan ke Pihak Ketiga
Kamis, 29 April 2021 - 09:03

UAS Resmi Nikahi Gadis Jombang
Kamis, 29 April 2021 - 08:55

Hikmah:
Terperangkap Tipu Daya Serangan Wabah Penyakit
Kamis, 29 April 2021 - 08:43

Bupati H.Zukri Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026
Kamis, 29 April 2021 - 08:40

Rakor Bersama Presiden, Alfedri Sampaikan 2 Arahan Presiden
Kamis, 29 April 2021 - 08:32

Sempat Tertunda, Sekda Arfan Usman Datangi RSUD Siak untuk Divaksin
Kamis, 29 April 2021 - 08:29

Camat Pusako Meminta Jalan Datok Pintal di Kampung Sungai Limau Untuk Diaspal
Kamis, 29 April 2021 - 08:24

Hadiri Safari Ramadhan di Tualang, Ini Pesan Bupati Alfedri
Kamis, 29 April 2021 - 08:18

Tinjau banjir di Perawang, Alfedri: Akan Kita Cari Solusinya
Kamis, 29 April 2021 - 08:15

Bupati Alfedri Ingatkan Warga Agar Waspada dan Selalu Terapkan Protokol Kesehatan
Kamis, 29 April 2021 - 08:12

Diserahkan ke Pemko, Pasar Cik Puan akan Dibangunkan Pihak Ketiga
Selasa, 27 April 2021 - 14:50

Rumah Yatim Gencar Bagikan Hidangan Sahur dan Buka Puasa untuk Yatim dan Dhuafa Pekanbaru
Selasa, 27 April 2021 - 14:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com