Home
Mahasiswa PCR Sukses Membuat Motor Listrik ala Jap Style | PSPS Riau Ganti Kursi Stadion Utama, Diperkirakan Capai Rp289 Juta | Dirjen PHU Kemenag RI: Saat Ini Sedang Dilakukan Mitigasi Pelaksanaan Haji Tahun Depan | Iven Sumatera Cup Prix Harap Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Siak | Hadiri Milad ke - 4 KBRC Siak, Alfedri: Semoga Makin Kompak | Kelompok Islam: Identitas Muslim Kashmir Dirusak oleh Pemerintah India
Senin, 26 09 2022
/ Peristiwa / 08:45:49 / Belanda Deklarasikan Kelangkaan Air /
Belanda Deklarasikan Kelangkaan Air
Kamis, 04 Agustus 2022 - 08:45:49 WIB
TERKAIT:
   
 

Pemerintah Belanda mendeklarasikan kelangkaan air. Negeri Kincir Angin dilanda kekeringan musim panas yang tidak biasa dan perkiraan cuaca memprediksi tidak ada hujan dalam dua pekan ke depan.

Gelombang panas mencengkram sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat (AS) bulan lalu. Peristiwa ini meningkatkan tekanan agar penanggulangan pemanasan global dilakukan lebih maksimal.

Ilmuwan mengatakan, perubahan iklim memicu cuaca panas ekstrem lebih sering dan mematikan. Masalah di Belanda diperparah dengan mengeringnya tanggul-tanggul air yang banyak di antaranya membutuhkan beban air untuk tetap kuat.

"Kami melihat Belanda yang semakin mengering yang kini sudah beberapa pekan karena evaporasi di negara kami dan sangat lemahnya aliran air sungai dari luar negeri," kata Michele Blom dari badan Pengelolaan Air dan Pekerjaan Publik yang ditunjuk sebagai gugus tugas kekeringan di Belanda, Rabu (3/8/2022).

Saat ini, tongkang di hilir Rhine beroperasi setengah dari kapasitasnya. Sungai Rhine merupakan jalur transportasi batu bara penting dari Rotterdam ke produsen besi dan pembangkit listrik Jerman.

Kementerian Infrastruktur dan Transportasi Belanda mengatakan, air Sungai Rhine yang mengalir masuk ke Lobith sebanyak 850 kubik meter per detik. "Sangat rendah untuk periode satu tahun," kata kementerian.

Lobith merupakan kota di sebelah timur yang di mana air sungai Rhine masuk ke Belanda. Aliran air terlihat lebih deras di Kota Maas di mana air dari Prancis masuk ke Belanda.

Danau air tawar buatan di sebelah utara Belanda yang dibuat dari Laut Utara pada abad ke-20, IJsselmeer memiliki cukup air dan dapat memasok ke Provinsi Groningen, tetapi permukaan air menurun. "Dan sangat rendah di bagian selatan," kata Kementerian Infrastruktur.

Hal ini menimbulkan banyak lumut dan banyak ikan yang mati. Meski air minum tidak terdampak, pemerintah distrik yang mengurus air meminta masyarakat menghemat air.

Provinsi Zeeland dan Limburg meminta masyarakat tidak menggunakan air permukaan untuk menyiram karena akan berdampak pada petani. Air permukaan adalah air yang terkumpul di atas tanah atau di mata air, sungai, danau, lahan basah, atau laut.

Republika.co.id


   
Buka Sosialisasi P4GN Bupati Alfedri Terus Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba
Sabtu, 24 September 2022 - 09:45

Setiap Jum'at Bujang Kampung Mampu Tangani 500 Pengurusan
Sabtu, 24 September 2022 - 09:41

Gubernur BEM Fisip Unri Dituding Lakukan Pelecehan Seksual
Sabtu, 24 September 2022 - 09:36

Rocky Gerung Duga Anies Bakal Sering Dipanggil KPK Jelang Pilpres
Sabtu, 24 September 2022 - 09:31

Pengusaha Kecil Paling Menderita Usai Suku Bunga BI Naik
Sabtu, 24 September 2022 - 09:29

Kasus Stunting di Kampar Melonjak ke Angka 1.300 Anak
Sabtu, 24 September 2022 - 09:23

Marak Kekerasan Seksual Dalam Keluarga, Pakar: Ketidakharmonisan Keluarga Jadi Faktor Utama
Sabtu, 24 September 2022 - 09:20

Solusi Kelangkaan, Nelayan Rupat Diberi Akses Beli Biosolar ke SPBU Leguler
Sabtu, 24 September 2022 - 09:17

3 Tanda Orang Lelah Secara Mental, Kamu Perlu Menyadarinya!
Sabtu, 24 September 2022 - 08:58

PPWI Riau Gelar Wirid dan Bagikan Surat Yasin kepada Ibu-ibu
Jumat, 23 September 2022 - 19:37

Kapolres AKBP Pangucap Peletakan Batu Pertama Musholla Ar-Rohani Serta Peresmian Pendopo BBM
Jumat, 23 September 2022 - 13:07

Wakil Bupati Siak Husni Merza terima kunjungan FORPIMAWA
Jumat, 23 September 2022 - 09:10

Bupati Alfedri Terima Penghargaan WTP 10 Kali Berturut-turut Dari Menkeu
Jumat, 23 September 2022 - 07:26

Akademisi Sarankan Pemerintah Dapat Gunakan PE dan BK untuk Kendalikan Ekspor CPO
Jumat, 23 September 2022 - 06:10

KPK Tetapkan 10 Tersangka Suap, Termasuk Hakim Agung
Jumat, 23 September 2022 - 06:05

Harga CPO Semakin Kompetitif di Riau
Jumat, 23 September 2022 - 05:58

Tega, Ayah di Inhu Cabuli Anak Kandung Berulang Kali
Jumat, 23 September 2022 - 05:52

Tok! DPRD Riau Restui KUA-PPAS Perubahan APBD Riau 2022
Jumat, 23 September 2022 - 05:46

Suporter Rusuh! Dispora Minta Manajemen PSPS Riau Bertanggungjawab
Jumat, 23 September 2022 - 05:44

Power of Emak-emak di Riau, Selamat Setelah Duel dengan Buaya
Jumat, 23 September 2022 - 05:38

Ingat, OJK Sebut Pinjol Hanya Boleh Minta Akses Camilan
Jumat, 23 September 2022 - 05:34

Ratusan Nelayan di Dumai Kekurangan Stok BBM Subsidi, DKP Riau Kirim Surat ke Pusat
Rabu, 21 September 2022 - 20:15

Pembangunan Jalan Sungai Jering-Kari Kuansing akan Tuntas Tahun 2023
Rabu, 21 September 2022 - 20:10

Ingin Beli Rumah untuk Investasi? Pahami Dulu Hal Penting Berikut Ini
Rabu, 21 September 2022 - 20:07

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com