Home
Kesehatan Masyarakat Kabupaten Siak Ini Juga Bagian Dari Tanggung Jawab Kami | Pondok Dirusak PT Palma Satu, Warga Ngadu ke Kades Penyaguan | Mantab, Anggota DPRD Siak Ini Melakukan Aksi Penyambungan Usus Tirta Elisabeth Br.Siregar | Bupati Alfedri Sampaikan Ranperda Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Siak | Bukan karena Covid-19, Sri Lanka Lockdown Warganya Gara-gara Kehabisan BBM | Rizal Ramli: Pemerintah Mau Tiru Sistem Otoriter Ala China dengan Draft RKUHP
Sabtu, 02 Juli 2022
/ Lifestyle / 11:06:19 / Pengidap Hipertensi yang Tak Patuh Minum Obat Berisiko Kena Komplikasi /
Pengidap Hipertensi yang Tak Patuh Minum Obat Berisiko Kena Komplikasi
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:06:19 WIB

JAKARTA - Dokter spesialis jantung dr. Devie Caroline, Sp.JP, FIHA, mengatakan penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi yang tak patuh minum obat memiliki risiko lebih tinggi terkena komplikasi kardiovaskular.

"Kepatuhan minum obat jika kurang optimal akan menyebabkan hipertensi menjadi tidak terkontrol. Akibatnya, meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular seperti stroke dan penyakit jantung iskemik," kata Devie yang juga Sekretaris Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Surabaya dalam virtual media gathering pada Jumat.

Minum obat memang bukan hal pertama yang harus dilakukan untuk mengontrol tekanan darah. Gaya hidup sehatlah yang menjadi kunci. Namun, jika tidak berhasil, maka langkah selanjutnya adalah minum obat.

Devie menjelaskan, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia berada di angka 34,11 persen, di mana 13,3 persen di antaranya tidak minum obat sama sekali dan 32,3 persen tidak rutin minum obat.

Adapun alasan penderita hipertensi tidak minum obat antara lain karena merasa sehat (59,8 persen), kunjungan tidak teratur ke fasilitas pelayanan kesehatan (31,3 persen), minum obat tradisional (14,5 persen), menggunakan terapi lain (12,5 persen), lupa minum obat (11,5 persen), tidak mampu beli obat (8,1 persen), takut akan efek samping obat (4,5 persen), dan obat hipertensi tak tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan (2 persen).

Sementara itu, papar Devie, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggarisbawahi bahwa kepatuhan minum obat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi kesehatan, motivasi diri, pengetahuan mengenai hipertensi, dukungan keluarga, sosial ekonomi, sistem kesehatan, dan terapi.

"Faktor yang berhubungan dengan kondisi kesehatan ini adalah yang sering sulit dihadapi. Hipertensi biasanya tidak bergejala, sehingga saat gejalanya muncul itu sudah kondisinya tidak terkontrol dalam sekian waktu," kata Devie.

Agar penderita hipertensi bisa patuh minum obat, Devie mengungkapkan ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. Misalnya, dengan menggunakan alat kesehatan elektronik yang saat ini sudah marak beredar.

"Misalnya, pengingat lewat SMS atau ada aplikasi di smartphone mengenai edukasi kesehatan," imbuh Devie.

Selanjutnya, regimen pengobatan yang tadinya kompleks dari segi frekuensi, jumlah obat, dan durasi pengobatan, dibuat menjadi lebih sederhana, misalnya dengan menggunakan pil kombinasi untuk mengurangi jumlah tablet atau pil yang diminum setiap hari.

Selain itu, lanjut Devie, penting juga untuk melakukan edukasi ke pasien. Misalnya, dengan melakukan kunjungan rumah setiap dua bulan untuk dilakukan edukasi dan konseling perilaku hidup sehat, konseling kepatuhan minum obat, dan penjadwalan konsultasi.

"Tujuan intervensi ini membantu pasien untuk memahami hipertensi, memahami pilihan terapi yang ada, dan memahami konsekuensi jangka panjang jika tekanan darah tidak diterapi dengan baik," imbuh Devie.


(ANTARA)


   
Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten Siak Pantas Diapresiasi
Senin, 27 Juni 2022 - 22:27

Horeee... Gaji ke-13 ASN Riau Cair Bulan Juli
Senin, 27 Juni 2022 - 21:56

Bobol Rekening Nasabah Rp5 Miliar, Oknum Pegawai Bank Diciduk Polda Riau
Senin, 27 Juni 2022 - 21:53

Penerima BLT di Siak Ada yang Punya Mobil dan Rumah Besar, Kok Bisa?
Senin, 27 Juni 2022 - 21:45

Pemkab Siak Fokus Data Pegawai Honorer Ikut Seleksi PPPK
Senin, 27 Juni 2022 - 21:38

Serahkan Jaminan Kematian, Bupati Alfedri: Semoga Program Ini Terus Berlanjut
Senin, 27 Juni 2022 - 21:30

Hadiri Wisuda Ponpes Daarun Nahdhah Thawalib Kampar,
Bupati Siak Alfedri Sebut Banyak Santri Jadi Tokoh Penting Bangsa.
Senin, 27 Juni 2022 - 09:14

UIN Suska Riau Terima 5.600 Mahasiswa Baru di 2022, Berikut Jalur Masuknya
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:06

Lawatan ke Riau, Jusuf Kalla Sempatkan Jenguk Rusli Zainal di Lapas
Minggu, 26 Juni 2022 - 07:03

Banyak Kendaraan Non BM di Riau, Jalan Rusak Pajak Tidak Dapat
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:53

Gubri: Kembalikan Fungsi Masjid Seperti Zaman Rasulullah
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:46

5 Jamaah Haji Riau Batal Berangkat, Ini Alasannya
Minggu, 26 Juni 2022 - 06:43

Turunkan Angka Stunting Tinggal 14 Hingga 2024, Ini yang Dilakukan Pemkab Siak
Sabtu, 25 Juni 2022 - 22:41

Adab Menjelang Tidur Menurut Imam Al Ghazali
Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:15

Jika Dibutuhkan, Tahun Ini Pemprov Riau Hapuskan Denda Pajak Kendaraan
Sabtu, 25 Juni 2022 - 07:07

Kondisi Sudah Terpuruk, Ini Permintaan Petani Sawit kepada Presiden Jokowi
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:52

Kejar Peneriman Pajak Truk Non-BM, Legislator Riau Sarankan Ini
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:41

Sedang Mencuci Pompong, Sulaiman Tewas Diterkam Buaya
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:33

Pendaftaran Mahasiswa Jalur Mandiri UNRI Hingga 27 Juni 2022 SMMPTN
Sabtu, 25 Juni 2022 - 06:27

Strategi Pemkab Siak Menekan Stunting, Berikut Langkah-Langkah yang Dilakukan
Jumat, 24 Juni 2022 - 22:14

Sekda Arfan Usman Tutup Pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Tualang
Jumat, 24 Juni 2022 - 15:13

Dekranasda Jalin Kerjasama dengan SMAN 1 Siak Tentang Penjualan Assesoris Sunting dan Batik
Jumat, 24 Juni 2022 - 15:04

Wabub Indra Gunawan Lepas Keberangkatan JCH Rohul dengan Penuh Doa dan Harapan
Kamis, 23 Juni 2022 - 21:51

Tim Kejari dan Buser Polres Rohul Sergap Buronan Perkara Pembunuhan Dusun Sei Emas Desa Kepenuhan
Kamis, 23 Juni 2022 - 20:42

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com