Home
Langkah Awal Memimpin Pekanbaru, Pj Walikota Prioritaskan 8 Poin untuk Dibenahi | Luhut Lapor Jokowi: Ada Perusahaan Kuasai 500 Ha Sawit, Tapi Kantornya di Luar Negeri | Erdogan Umumkan Turki Akan Kembali Gempur Suriah | Warga Pekanbaru-Kampar Berharap Fly Over Garuda Sakti Segera Dibangun | Kurang Cepat di Tol Pekanbaru-Dumai, Supir Truk Tak Terima Ditilang | Kenakan Batik, Annas Maamun Jalani Sidang Perdana Secara Virtual
Kamis, 26 Mei 2022
/ Lifestyle / 06:53:07 / Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria /
Sulit Hamil, Waspada Gangguan Kesuburan pada Pria
Sabtu, 18 Desember 2021 - 06:53:07 WIB

RIAUTRUST.COM - Ketika pasangan suami istri tak kunjung mendapatkan kehamilan yang diinginkan, seringkali pihak perempuan yang disalahkan. Padahal, ada banyak faktor termasuk beragam gangguan kesuburan pada pria yang jarang diketahui.

Ketika berbicara soal infertilitas (kesuburan), ada banyak kesalahpahaman. Kombinasikan ini dengan norma-norma sosial di Indonesia yang sangat menekankan pada melahirkan anak, dan hasil akhirnya adalah perempuan selalu disalahkan atas ketidakmampuan mereka untuk hamil.

Namun, kenyataannya, menurut WHO, prevalensi infertilitas pada populasi umum adalah 15 hingga 20 persen, dan faktor infertilitas pria berkontribusi 20 hingga 40 persen pada angka ini. Lantas, apa saja yang perlu diketahui soal kesuburan pada pria? Berikut ulasannya oleh Konsultan Ginekolog & spesialis Infertilitas, Rumah Sakit Lilavati, Mumbai, Rumah Sakit D Y Patil, Rumah Sakit Navi Mumbai & Fortis, Dr Hrishikesh Pai, dikutip dari laman The Health Site, Jumat, 17 Desember 2021.

Apa itu infertilitas?

Infertilitas adalah penyakit pada sistem reproduksi yang didefinisikan oleh kegagalan untuk mencapai kehamilan klinis setelah 12 bulan atau lebih dari hubungan seksual teratur tanpa kondom Komite Internasional untuk Pemantauan Teknologi Reproduksi Berbantuan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Infertilitas pria

Ada banyak penyebab gangguan kesuburan pada pria, mulai dari kekurangan air mani, produksi sperma yang rendah, fungsi sperma yang tidak normal hingga penyumbatan atau penyumbatan pada saluran yang menghalangi pengiriman sperma. Penyumbatan tersebut dapat disebabkan oleh cedera atau infeksi pada saluran genital.

Namun, mungkin juga ada beberapa faktor eksternal yang berkontribusi terhadap ketidaksuburan: merokok, konsumsi alkohol berlebihan, pola makan yang buruk, kurang olahraga, obesitas, stres, paparan bahan kimia dan pestisida tertentu. Penyakit, cedera, masalah kesehatan kronis, pilihan gaya hidup dapat berkontribusi pada infertilitas pria.

Gejala yang harus diwaspadai

Ketika gejala muncul, umumnya terlihat bahwa pria enggan untuk menguji diri mereka sendiri karena kesalahpahaman atau rasa malu. Inilah sebabnya mengapa penting bagi pria dan perempuan untuk sama-sama sadar akan tubuh mereka.

Pria tidak boleh menghindar dari mencari pengobatan untuk masalah dengan fungsi seksual. Kesulitan ejakulasi atau volume kecil cairan ejakulasi, berkurangnya hasrat seksual atau kesulitan mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi) semuanya dapat berkontribusi pada infertilitas pria. Selain itu, kelainan seperti nyeri, bengkak atau benjolan di area testis juga harus diwaspadai.

Bagaimana mendiagnosis infertilitas pria?

Kabar baiknya adalah semakin cepat Anda mendekati spesialis dan menegakkan diagnosis, semakin cepat Anda dapat mengatasi masalah tersebut. Diagnosis dimulai dengan riwayat medis lengkap, pemeriksaan fisik, tes darah, tes hormon umum, dan analisis air mani.

Analisis air mani dapat menunjukkan tingkat produksi sperma dan motilitas sperma (apakah sperma berfungsi dengan baik dan bergerak). Terlepas dari hasilnya, bahkan jika tes air mani menunjukkan jumlah sperma yang rendah atau tidak ada sperma, ada berbagai pilihan pengobatan yang tersedia.

Tes lebih lanjut seperti USG transrektal, biopsi testis (untuk membidik penyebab infertilitas serta mengumpulkan sperma untuk digunakan dalam teknik reproduksi berbantuan), profil hormonal, analisis urin pasca ejakulasi untuk mendeteksi apakah sperma berjalan mundur ke kandung kemih dapat dinasihati. Salah satu kemajuan besar dalam teknologi yang telah membantu mendiagnosis infertilitas pria adalah tes fragmentasi DNA sperma. Tes ini dilakukan untuk menilai adanya masalah pada materi genetik sperma karena dapat mengetahui apakah ada kerusakan DNA pada sperma. Sperm Aneuploidy Test (SAT) adalah tes diagnostik untuk mempelajari latar belakang genetik atau penyebab infertilitas pria. Ini menunjukkan kelainan kromosom dalam sampel sperma.

VIVA.co.id


   
Angin Kencang Landa Kota Pekanbaru, Begini Penjelasan BMKG PekanbaruĀ 
Senin, 23 Mei 2022 - 14:26

Jalin Silahturrahmi Lewat Olahraga, Ferryandi Lakukan Smash Mania Persahabatan dengan PBSI Mandah
Senin, 23 Mei 2022 - 14:20

Bersama Pak Kades dan Rombongan, Ferryandi Nikmati Uenaknya Es Tontong Sembuang
Senin, 23 Mei 2022 - 14:16

Presiden Minta Masyarakat Berhemat, DPD: Tunda Pembangunan IKN
Senin, 23 Mei 2022 - 09:37

Aturan Baru! Nama Tak Boleh Cuma 1 Kata, Maksimal 60 Karakter
Senin, 23 Mei 2022 - 09:27

Mulai Perang Terbuka, Jokowi-Megawati Bisa Semakin Berjarak saat Mendekati Pemilu
Senin, 23 Mei 2022 - 09:24

Bupati Siak Berikan Penghargaan Kepada Fasiliator Daerah Pengajar Praktik dan Guru Penggerak
Senin, 23 Mei 2022 - 06:01

Bertahun-tahun Murtad, Nania Idol Kembali Memeluk Islam
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:52

Dekranasda Siak Terima Kunjungan Studi Wisata Siswa SD Al-Azhar Pekanbaru untuk Belajar Membatik
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:40

Besok Gubri Langsung Lantik Pj Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:22

Ferryandi Buka Turnamen Volly Ball "Supper Rosmel Cup 2022" Rotan Semelur Pelangiran
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:14

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketua MUI: Tak Hormati Norma Indonesia
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:22

Exit Tol Pelalawan Akan Dukung Sektor Pariwisata Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:18

Pengidap Hipertensi yang Tak Patuh Minum Obat Berisiko Kena Komplikasi
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:06

Keran Ekspor Sawit Dibuka, PKS: Biasa Saja, Tak Sentuh Substansi Masalah
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:58

Suhu Udara Saat Musim Haji 1443 H Diperkirakan Capai 49 Derajat
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:49

SK Diterima, Senin Gubri Lantik Pj Walikota Pekanbaru Muflihun dan Pj Bupati Kampar Kamsol
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:46

BMKG: Hujan Bakal Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:41

Deretan Virus yang Mulai Bermunculan Setelah Covid-19, Jadi Ancaman Dunia!
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:39

UAS: Pesantren Lembaga Efektif Jaga Anak tidak Terjerumus ke Narkoba
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:29

Permudah Akses ke Wisata Bono, Bupati Pelalawan Minta Exit Tol Pindah ke Arah Ukui
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:22

Gubri Syamsuar Buka-bukaan Kritik Kinerja Pemko Pekanbaru
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:17

12.266 UMKM Terima BPUM Pemprov Riau Sebesar Rp1,2 Juta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:09

Dr Deni Efizon Daftar Jadi Calon Rektor Unri
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:07

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com