Home
Langkah Awal Memimpin Pekanbaru, Pj Walikota Prioritaskan 8 Poin untuk Dibenahi | Luhut Lapor Jokowi: Ada Perusahaan Kuasai 500 Ha Sawit, Tapi Kantornya di Luar Negeri | Erdogan Umumkan Turki Akan Kembali Gempur Suriah | Warga Pekanbaru-Kampar Berharap Fly Over Garuda Sakti Segera Dibangun | Kurang Cepat di Tol Pekanbaru-Dumai, Supir Truk Tak Terima Ditilang | Kenakan Batik, Annas Maamun Jalani Sidang Perdana Secara Virtual
Kamis, 26 Mei 2022
/ Mozaik / 06:30:01 / Bolehkah Makan dan Minum dalam Keadaan Junub? Ini Hukumnya /
Bolehkah Makan dan Minum dalam Keadaan Junub? Ini Hukumnya
Sabtu, 18 Desember 2021 - 06:30:01 WIB

JAKARTA - Dalam keadaan junub, umat muslim dilarang melakukan ibadah. Di samping itu, ada juga yang mempertanyakan apakah boleh makan dan minum dalam keadaan junub?

Junub diartikan sebagai keadaan seseorang setelah mengeluarkan air mani, baik bagi perempuan maupun laki-laki karena mimpi basah dan berhubungan seksual.

Kondisi itu disebut juga dengan hadas besar, sehingga seorang muslim tidak diperbolehkan melakukan ibadah dan ritual keagamaan karena dianggap najis.

Oleh karena itu, seorang muslim dalam keadaan junub diharuskan bersuci dengan cara mandi besar dan berwudhu. Sesuai dengan perintah Allah SWT dalam Surah Al Maidah ayat 6:

"Dan jika kamu junub, hendaklah bersuci," (QS Maidah:6).

Sudah jelas bahwa adanya larangan muslim beribadah dalam keadaan junub. Lantas, apakah junub juga dapat membatasi kegiatan lain seperti makan dan minum?

Bagaimana hukumnya makan dan minum dalam keadaan junub? Hal ini pernah dibahas oleh Ustaz Abdul Somad dalam sebuah video ceramah yang diunggah di channel YouTube Kajian Muslim (11/09/17).

Saat itu ada seorang jamaah yang bertanya, "Pak Ustaz kalau setelah berhubungan intim, bolehkah kita makan dan minum sebelum mandi junub?,".

Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa kondisi itu diperbolehkan, asalkan berwudhu terlebih dahulu sebelum makan dan minum. Hal ini pernah dialami oleh Nabi Muhammad SAW.

Ustaz Abdul Somad menceritakan kalau pernah tidak langsung mandi wajib setelah berhubungan intim dengan istrinya. Namun, beliau mengambil wudhu sebelum makan dan minum.

"Apa dalilnya? Nabi SAW adakalanya dia langsung mandi, adakalanya tidak dan dia berwudhu," ujar Ustaz Abdul Somad.

Lebih lanjut, Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa kegiatan yang dilarang oleh seorang muslim dalam keadaan junub kaitannya lebih kepada kegiatan keagamaan atau ibadah.

"Tidak ada larangan makan minum. Larangan orang yang berhadas besar itu adalah masuk masjid, pegang Qur'an, baca Qur'an, sholat, puasa, thawaf," ujarnya.

Dalam kitab Al Fiqhul Islami wa Adillatuhu, Syekh Wahbah Zuhaili pun dijelaskan bahwa makan dan minum dalam keadaan junub tidak masalah.

Menurut Ustaz Abdul Somad, larangan makan dan minum setelah berhubungan badan dan belum mandi wajib termasuk ke dalam adab, sopan santun atau tata krama.

Hal tersebut bukan termasuk fiqih atau hukum Islam. Karenanya mungkin ada Ustaz lain yang melarang makan dan minum sebelum mandi wajib karena berkaitan dengan adab.

"Kalau ada ustadz melarang jangan makan, jangan minum, itu adab. Bedakan antara fiqih dengan adab," tutup Ustaz Abdul Somad.

Detikcom


   
Angin Kencang Landa Kota Pekanbaru, Begini Penjelasan BMKG PekanbaruĀ 
Senin, 23 Mei 2022 - 14:26

Jalin Silahturrahmi Lewat Olahraga, Ferryandi Lakukan Smash Mania Persahabatan dengan PBSI Mandah
Senin, 23 Mei 2022 - 14:20

Bersama Pak Kades dan Rombongan, Ferryandi Nikmati Uenaknya Es Tontong Sembuang
Senin, 23 Mei 2022 - 14:16

Presiden Minta Masyarakat Berhemat, DPD: Tunda Pembangunan IKN
Senin, 23 Mei 2022 - 09:37

Aturan Baru! Nama Tak Boleh Cuma 1 Kata, Maksimal 60 Karakter
Senin, 23 Mei 2022 - 09:27

Mulai Perang Terbuka, Jokowi-Megawati Bisa Semakin Berjarak saat Mendekati Pemilu
Senin, 23 Mei 2022 - 09:24

Bupati Siak Berikan Penghargaan Kepada Fasiliator Daerah Pengajar Praktik dan Guru Penggerak
Senin, 23 Mei 2022 - 06:01

Bertahun-tahun Murtad, Nania Idol Kembali Memeluk Islam
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:52

Dekranasda Siak Terima Kunjungan Studi Wisata Siswa SD Al-Azhar Pekanbaru untuk Belajar Membatik
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:40

Besok Gubri Langsung Lantik Pj Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:22

Ferryandi Buka Turnamen Volly Ball "Supper Rosmel Cup 2022" Rotan Semelur Pelangiran
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:14

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketua MUI: Tak Hormati Norma Indonesia
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:22

Exit Tol Pelalawan Akan Dukung Sektor Pariwisata Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:18

Pengidap Hipertensi yang Tak Patuh Minum Obat Berisiko Kena Komplikasi
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:06

Keran Ekspor Sawit Dibuka, PKS: Biasa Saja, Tak Sentuh Substansi Masalah
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:58

Suhu Udara Saat Musim Haji 1443 H Diperkirakan Capai 49 Derajat
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:49

SK Diterima, Senin Gubri Lantik Pj Walikota Pekanbaru Muflihun dan Pj Bupati Kampar Kamsol
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:46

BMKG: Hujan Bakal Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:41

Deretan Virus yang Mulai Bermunculan Setelah Covid-19, Jadi Ancaman Dunia!
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:39

UAS: Pesantren Lembaga Efektif Jaga Anak tidak Terjerumus ke Narkoba
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:29

Permudah Akses ke Wisata Bono, Bupati Pelalawan Minta Exit Tol Pindah ke Arah Ukui
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:22

Gubri Syamsuar Buka-bukaan Kritik Kinerja Pemko Pekanbaru
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:17

12.266 UMKM Terima BPUM Pemprov Riau Sebesar Rp1,2 Juta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:09

Dr Deni Efizon Daftar Jadi Calon Rektor Unri
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:07

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com