Home
Kenakan Batik, Annas Maamun Jalani Sidang Perdana Secara Virtual | Utang RI sudah Rp7.000 Triliun, Menko Luhut Minta Jangan Pakai Perasaan; Itu Masih Kecil | PKS di Riau Diminta Beli Sawit Pekebun Sesuai Harga Pemerintah | Lantik Wakil Rektor, Ini Pesan Rektor UMRI | Hore! TPP Pegawai Pemko Pekanbaru Cair | 40 Calon Jamaah Haji Riau Batal Berangkat, Ini Alasannya
Kamis, 26 Mei 2022
/ Siak / 21:50:41 / Jadi Pembicara di Forum SKK Migas Rasidah Alfedri "Atasi Stunting Perlu Kerjasama Semua Pihak" /
Jadi Pembicara di Forum SKK Migas Rasidah Alfedri "Atasi Stunting Perlu Kerjasama Semua Pihak"
Minggu, 28 November 2021 - 21:50:41 WIB

Batam - Dinilai aktif dalam pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di kabupaten Siak. Ketua TP PKK Kabupaten Siak Dra. Hj. Rasidah Alfedri di tunjuk menjadi pembicara pada kegiatan Northen Sumatra Forum SKK Migas - KKKS Wilayah Sumbagut.

"Hari ini saya dipercaya menjadi narasumber kegiatan Northen Sumatra Forum SKK Migas - KKKS Wilayah Sumbagut, yang berlangsung di kota Batam. Saya mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas yang percayakan saya berbagi informasi, pengetahuan terutama masalah stunting di forum ini"kata Rasidah, di Batam, Kamis (25/11/2021).

Materi yang ia paparan dengan tema "strategi dan kolaborasi yang efektif dalam pelaksanaan kegiatan program
community development dalam mengatasi masalah stunting.

Sedikit menyampaikan arti stunting, kegagalan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal disebabkan dampak dari kekurangan gizi secara kumulatif dan terus menerus.

Ia menjelaskan, stunting bukanlah hal yang aneh lagi, karena ini sudah termasuk issu nasional apa lagi berhubungan dengan generasi muda. Dari data yang di dapat Jumlah stunting di indonesia repalensinya mencapai 27,7 persen.

Artinya jika ada 4 orang anak yang lahir satu di antaranya terkena stunting. Jumlah stunting di indonesia ini ada 8 juta lebih balita  stunting. Ini jauh lebih tinggi dari data WHO yang hanya jumlah stuntingnya hanya 20 persen.

Lanjutnya, dampak jangka pendek pertumbuhan otak anak terhambat, dampaknya kecerdasan anak berkurang. Sementara jangka panjang karena pertumbuhan otak anak ini, terhambat tentu kemampuan atau prestasi anak di sekolah juga berkurang yang mengakibatkan anak mudah sakit.

"Kira-kira apa penyebap dari stunting itu, ada empat faktor penyebapnya. Pertama pola asuh dari orang tua yang kurang tepat, dua akses terhadap makanan bergizi, ketiga kurangnya kesadaran masyarakat perilaku hidup bersih dan sehat, terutama akses air bersih dan jamban yang sehat, ke empat kurangnya layanan kesehatan,"paparnya.

Bagaimana cara mengatasi angka stunting ini berkurang, salah satunya adanya kerjasama campur tanggan dari berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat perusahaan dan akademis.

"Saya selaku Ketua Tim pengerak PKK kabupaten Siak, berterimkasih kepada pihak swasta yang telah membantu kabupaten siak dalam rangka mencegah stunting. Melalui program sosial perusahaan. Harapan kami perusahan yang belum terlibat, kedepan bisa ikut bekerja sama dalam mengurangi angka stunting di kabupaten Siak,"harap Istri Bupati Siak itu.rls


   
Mulai Perang Terbuka, Jokowi-Megawati Bisa Semakin Berjarak saat Mendekati Pemilu
Senin, 23 Mei 2022 - 09:24

Bupati Siak Berikan Penghargaan Kepada Fasiliator Daerah Pengajar Praktik dan Guru Penggerak
Senin, 23 Mei 2022 - 06:01

Bertahun-tahun Murtad, Nania Idol Kembali Memeluk Islam
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:52

Dekranasda Siak Terima Kunjungan Studi Wisata Siswa SD Al-Azhar Pekanbaru untuk Belajar Membatik
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:40

Besok Gubri Langsung Lantik Pj Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:22

Ferryandi Buka Turnamen Volly Ball "Supper Rosmel Cup 2022" Rotan Semelur Pelangiran
Minggu, 22 Mei 2022 - 19:14

Kedubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT, Ketua MUI: Tak Hormati Norma Indonesia
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:22

Exit Tol Pelalawan Akan Dukung Sektor Pariwisata Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:18

Pengidap Hipertensi yang Tak Patuh Minum Obat Berisiko Kena Komplikasi
Minggu, 22 Mei 2022 - 11:06

Keran Ekspor Sawit Dibuka, PKS: Biasa Saja, Tak Sentuh Substansi Masalah
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:58

Suhu Udara Saat Musim Haji 1443 H Diperkirakan Capai 49 Derajat
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:49

SK Diterima, Senin Gubri Lantik Pj Walikota Pekanbaru Muflihun dan Pj Bupati Kampar Kamsol
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:46

BMKG: Hujan Bakal Mengguyur Sejumlah Wilayah Riau
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:41

Deretan Virus yang Mulai Bermunculan Setelah Covid-19, Jadi Ancaman Dunia!
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:39

UAS: Pesantren Lembaga Efektif Jaga Anak tidak Terjerumus ke Narkoba
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:29

Permudah Akses ke Wisata Bono, Bupati Pelalawan Minta Exit Tol Pindah ke Arah Ukui
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:22

Gubri Syamsuar Buka-bukaan Kritik Kinerja Pemko Pekanbaru
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:17

12.266 UMKM Terima BPUM Pemprov Riau Sebesar Rp1,2 Juta
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:09

Dr Deni Efizon Daftar Jadi Calon Rektor Unri
Sabtu, 21 Mei 2022 - 06:07

Momen Harkitnas, Bupati Rohil Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Daerah
Sabtu, 21 Mei 2022 - 05:57

Lima Belas Kampung di Siak Jadi Pilot Project Desa Cantik Nasional
Sabtu, 21 Mei 2022 - 05:49

Pemkab Siak Raih WTP ke 11, Begini Dampak Positifnya Untuk Birokrasi Daerah
Jumat, 20 Mei 2022 - 21:38

Gubri Sambut Baik Keputusan Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO
Jumat, 20 Mei 2022 - 06:08

Menkeu Pastikan Harga Pertalite tak Naik
Jumat, 20 Mei 2022 - 06:06

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com