Home
Potensi Pungutan CPO Rp 6,3 Triliun, Tapi Riau Cuma Dapat Rp 300 Miliar | DPR Desak Mabes Polri Tangkap Para Pemilik Pinjol Ilegal | Solar Subsidi Langka, Orang Kaya di Pekanbaru Disuruh Pakai Dexlite | Bunda PAUD Pelalawan Hadir Dalam Pembukaan Lomba Porseni IGTKI-PGRI Riau 2021 Di Dumai | Ikut Vaksinasi Covid-19 Massal, Pelajar di Siak Dikunjungi Kapolda Riau | BBKSDA Riau Gagalkan Pengiriman 840 Ekor Burung Tanpa Dokumen
Minggu, 17 Oktober 2021
/ Peristiwa / 07:53:09 / UU Antiseparatisme Prancis Disahkan, Muslim Makin Disudutkan /
UU Antiseparatisme Prancis Disahkan, Muslim Makin Disudutkan
Minggu, 25 Juli 2021 - 07:53:09 WIB

Parlemen Prancis mengesahkan undang-undang yang bertujuan untuk memperkuat pengawasan pemerintah terhadap masjid dan organisasi keagamaan lainnya pada Jumat (22/7). UU ini juga untuk melawan pengaruh gerakan Islam yang mereka sebut bisa merusak nilai-nilai sekuler Prancis.

Majelis Nasional Prancis mengesahkan UU anti-separatisme, yang dirancang untuk memerangi ancaman yang ditimbulkan oleh ekstremis Islam.

Dilansir di The National News, Sabtu (24/7), undang-undang yang disebut 'Undang-Undang Penguatan Penghormatan Prinsip-Prinsip Republik' itu disetujui Majelis Nasional atau majelis rendah parlemen dengan selisih 49 suara berbanding 19 dengan lima abstain. Undang-undang tersebut meraih dukungan dari anggota parlemen di jajaran Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta partai-partai sentris lainnya.

Macron dan para pendukungnya di legislatif telah membingkai RUU tersebut sebagai tanggapan terhadap penyebaran separatisme Islam, yang digambarkan presiden sebagai proyek politik dan agama untuk menciptakan masyarakat paralel di mana hukum agama lebih diutamakan daripada hukum sipil.

Menurut pemerintahan Macron, ideologi itu merusak nilai-nilai Republik Prancis, yakni kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan, serta prinsip laicite, pemisahan ketat antara agama dan negara.

RUU tersebut melarang praktik seperti kawin paksa yang menurut pemerintah dipicu oleh ideologi separatis. Menyusul pembunuhan guru Samuel Paty oleh ekstremis di Paris tahun lalu, siapa pun yang dinyatakan bersalah membahayakan pegawai sipil dengan menyebarkan informasi yang dapat mengidentifikasi mereka akan menghadapi denda hingga 45.000 euro (53.000 dolar) dan tiga tahun penjara.

Selanjutnya, kelompok-kelompok agama harus mengumumkan sumbangan dari luar negeri yang bernilai lebih dari 10.000 euro (11.700 dolar). Selain itu, otoritas lokal telah diberi kekuatan untuk menutup tempat-tempat ibadah yang menyebarkan segala sesuatu yang dianggap kebencian atau diskriminatif. Ujaran kebencian online juga telah dikriminalisasi.

Orang-orang yang mewakili negara Prancis, baik di sektor publik maupun swasta, harus berjuang dengan prinsip sekularisme dan netralitas dalam pelayanan publik. Salah satu konsekuensinya adalah berakhirnya kolam renang umum dengan jalur khusus pria dan wanita karena alasan agama.

Republika.co.id


   
 
Festival Warna Lestari Menambah Keragaman Batik dan Tenun Siak
Selasa, 12 Oktober 2021 - 19:17

Peringatan Hari Koperasi ke-74 Tingkat Kabupaten Siak, Ini Pesan Bupati Alfedri
Selasa, 12 Oktober 2021 - 07:29

Diikuti 75 Anak, Ketua DPRD Inhil Buka Secara Resmi Khitan Massal di Simpang Gaung
Senin, 11 Oktober 2021 - 21:25

Ayo Lindungi Keanekaragaman Hayati di TNBT
Senin, 11 Oktober 2021 - 19:36

Nelayan Kena Pajak 400 %, RR: Kok Tega Banget ya? yang Gede-gede Dapat Bebas Pajak
Senin, 11 Oktober 2021 - 19:32

Mayat Tangan Terikat Ditemukan di Jalan Lintas Bangkinang-Petapahan, Diduga Korban Pembunuhan
Senin, 11 Oktober 2021 - 19:30

Ambruknya Turap Danau Tajwid, Plt Kadis PUPR Pelalawan dan Staf Dituntut 3 Tahun Penjara
Senin, 11 Oktober 2021 - 19:25

Bupati Alfedri : Pasca Covid 19 Tour The Siak Bisa dilaksanakan
Senin, 11 Oktober 2021 - 19:14

Sepulang Docking dari Jakarta, Kapal KN Pari "Terduduk" di Pelabuhan DumaiĀ 
Minggu, 10 Oktober 2021 - 14:53

Atasi Persoalan Petani Padi Meranti, Gubri Tawarkan Normalisasi Sungai
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 20:14

Arab Saudi Buka Umrah untuk Indonesia, Ada Karantina 5 Hari Jemaah yang Tak Penuhi Standar
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 20:11

Sukses, Polres Bengkalis Lakukan Vaksinasi Massal Covid-19 di Desa Pangkalan Nyirih Rupat
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 20:02

Wabup Siak Apresiasi PTPN V dan Upz Sei Buatan Komit Dalam Membayar Zakat
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:25

Rasidah, PHBS Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat.
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:23

Tingkatkan Kualitas SDM Siak, Alfedri Diskusi dengan Kemendikbud, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:21

Wabup Siak Tinjau Danau Telago Batin Bungsu di kecamatan Minas
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:18

Kota Siak Raih Juara Satu, sebagai Ibu Kota Kabupaten Terbersih Tingkat Provinsi Riau 2021
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:16

Serahkan Zakat Pola Konsumtif, Husni: Dimana Didapat Disitu Berzakat
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:14

Peringatan HUT Kabupaten Siak ke - 22 Pemkab Siak Gelar Sejumlah Acara
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:11

Kampung Gabung Makmur Juara Umum MTQ Tingkat Kecamatan Kerinci Kanan
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:09

Tasyakuran di Pesantren Sabilul Hidayah, Wabup Husni Meminta Doa Keberkahan Kabupaten Siak
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:06

Wabup Husni Mengikuti Puncak Peringatan HUT Ke - 17 DPD RI
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:03

Wabup Husni Sambut Hangat Kunjungan Visitasi Akademik Fakultas Psikologi Ke Pemkab Siak
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 19:01

Bupati Siak Membuka Kegiatan MTQ Tingkat Kecamatan Kerinci Kanan ke XII
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 18:59

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com