Home
Pemda Siak Mulai Safari Ramadhan Hari Ini, Karena Alasan Covid-19 Gubri Justru Melarang | Ahli Ungkap Kerugian Makan Berlebih Selama Ramadhan | Doa Thalut Saat Perang dan Kunci Kemenangan Umat Islam | Gerai Lapak Pangker Resmi Kembali Difungsikan | Waspada Niat Jozeph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Sampai Sebut Allah Lagi Dikurung di Ka'bah | Mau Masuk Istana Peraduan Sultan Siak? Begini Skemanya
Selasa, 20 April 2021
/ Nasional / 13:39:29 / Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf /
Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:39:29 WIB

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat edaran terkait penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Ada 11 poin dalam surat tersebut, salah satunya mengatur bahwa penyidik tidak perlu melakukan penahanan terhadap tersangka yang telah meminta maaf.

Surat Edaran Nomor SE/2/II/2021 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif itu diteken Kapolri pada 19 Februari 2021.

Melalui surat itu, Kapolri meminta seluruh anggota Polri berkomitmen menerapkan penegakan hukum yang dapat memberikan rasa keadilan bagi masyarakat dalam penerapan UU ITE.

Karena itu, Sigit meminta jajarannya mengedepankan edukasi dan langkah persuasif dalam penanganan perkara UU ITE.

"Dalam rangka penegakan hukum yang berkeadilan dimaksud, Polri senantiasa mengedepankan edukasi dan langkah persuasif sehingga menghindari adanya dugaan kriminalisasi terhadap orang yang dilaporkan serta dapat menjamin ruang digital Indonesia agar tetap bersih, sehat, beretika, dan produktif," tulis Kapolri dalam SE tersebut.

Ada pun 11 poin yang harus menjadi pedoman anggota Polri dalam menangani perkara UU ITE yaitu sebagai berikut.

Penyidik Polri pun diminta memedomani hal-hal sebagai berikut:

a. Mengikuti perkembangan pemanfaatan ruang digital yang terus berkembang dengan segala macam persoalannya.

b. Memahami budaya beretika yang terjadi di ruang digital dengan menginventarisir berbagai permasalahan dan dampak yang terjadi di masyarakat.

c. Mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui virtual police dan virtual alert yang bertujuan untuk memonitor, mengedukasi, memberikan peringatan, serta mencegah masyarakat dari potensi tindak pidana siber.

d. Dalam menerima laporan dari masyarakat, penyidik harus dapat dengan tegas membedakan antara kritik, masukan, hoaks, dan pencemaran nama baik yang dapat dipidana untuk selanjutnya menentukan langkah yang akan diambil.

e. Sejak penerimaan laporan, agar penyidik berkomunikasi dengan para pihak terutama korban (tidak diwakilkan) dan memfasilitasi serta memberi ruang seluas-luasnya kepada para pihak yang bersengketa untuk melaksanakan mediasi.

f. Melakukan kajian dan gelar perkara secara komprehensif terhadap perkara yang ditangani dengan melibatkan Bareskrim/Dittipidsiber (dapat melalui zoom meeting) dan mengambil keputusan secara kolektif kolegial berdasarkan fakta dan data yang ada.

g. Penyidik berprinsip bahwa hukum pidana merupakan upaya terakhir dalam penegakan hukum (ultimatum remidium) dan mengedepankan restorative justice dalam penyelesaian perkara.

h. Terhadap para pihak dan/atau korban yang akan mengambil langkah damai agar menjadi bagian prioritas penyidik untuk dilaksanakan restorative justice terkecuali perkara yang bersifat berpotensi memecah belah, SARA, radikalisme, dan separatisme.

i. Korban yang tetap ingin perkaranya diajukan ke pengadilan namun tersangkanya telah sadar dan meminta maaf, terhadap tersangka tidak dilakukan penahanan dan sebelum berkas diajukan ke JPU agar diberikan ruang untuk mediasi kembali.

j. Penyidik agar berkoordinasi dengan JPU dalam pelaksanaanya, termasuk memberikan saran dalam hal pelaksanaan mediasi pada tingkat penuntutan.

k. Agar dilakukan pengawasan secara berjenjang terhadap setiap langkah penyidikan yang diambil dan memberikan reward serta punishment atas penilaian pimpinan secara berkelanjutan.

Kompas.com


   
 
PKS-PPP Buka Wacana Koalisi Parpol Islam di Pilpres 2024
Kamis, 15 April 2021 - 14:13

Hasil Inspeksi BPOM: Proses Vaksin Nusantara Bermasalah
Kamis, 15 April 2021 - 14:10

Bupati Alfedri Ingin Manajemen PT BSP Tingkatkan Kinerja dan Performa Lebih Baik
Rabu, 14 April 2021 - 16:16

Tekan angka Stunting, Pemkab Siak Gelar Rembuk Stunting tingkat Kabupaten Siak
Rabu, 14 April 2021 - 16:14

Rumah Yatim Riau Bagikan Hidangan Buka Puasa untuk Anak Yatim dan Dhuafa
Rabu, 14 April 2021 - 16:11

Akun Fanpage Facebook Resmi Ustadz Abdul Somad Raib
Rabu, 14 April 2021 - 15:44

Kapolda Riau Pastikan Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru Tutup selama Ramadan
Rabu, 14 April 2021 - 15:42

Berkah Ramadan, Harga TBS Sawit di Riau Naik Lagi
Rabu, 14 April 2021 - 15:39

Vaksinasi Malam di Pekanbaru Diprioritaskan Bagi Lansia
Rabu, 14 April 2021 - 15:33

AS Setop Vaksin Johnson & Johnson karena Penggumpalan Darah
Rabu, 14 April 2021 - 15:31

Menaker Sebut Ada ABK Indonesia yang Terjebak Situasi Perbudakan Modern di Laut
Rabu, 14 April 2021 - 15:24

Joe Taslim Harap Akan Ada Sekuel Film "Mortal Kombat"
Rabu, 14 April 2021 - 15:21

Bupati Siak Alfedri Luncurkan Siak Tv Goes Satelit Telkom 4
Selasa, 13 April 2021 - 15:16

Berlangsung Meriah, Ferryandi Buka Muscam ke-X Partai Golkar Kecamatan Pelangiram
Selasa, 13 April 2021 - 13:56

Bupati Siak Sampaikan LKPJ Kepala Daerah tahun 2020 Secara Virtual
Selasa, 13 April 2021 - 13:52

Badan Pengawas Obat Eropa Akui Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah
Selasa, 13 April 2021 - 12:14

Awal Ramadan, Harga Sembako di Pekanbaru Masih Fluktuatif
Selasa, 13 April 2021 - 12:11

Petugas Metrologi Tera Ulang SPBU Dumai Secara Berkala
Selasa, 13 April 2021 - 12:07

Harus Ada Garis Batas Jarak di Pasar Ramadhan Dumai
Selasa, 13 April 2021 - 12:03

Penyelesaian Jalan Koridor Km 1- Km 7 dan Jalan Water Intek Lalang Kabung Harus Bertemu Pemilik RAPP
Selasa, 13 April 2021 - 11:58

Elektabilitas Capres Oposisi, Gatot & Rocky Gerung Tertinggi
Selasa, 13 April 2021 - 11:53

Pejabat China Akui Tingkat Efektivitas Vaksin Sinovac Rendah
Selasa, 13 April 2021 - 11:49

Pemkab Siak Dorong Budidaya Porang di Kembangkan di Kabupaten Siak
Senin, 12 April 2021 - 11:45

Bupati Siak Alfedri Meresmikan Pembangunan Kawasan Pengelolahan Limbah B3 Terpadu
Senin, 12 April 2021 - 11:38

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com