Home
Sekda Arfan Usman Ikuti HUT Damkar ke 102 tahun, Tingkat Nasional | Jalan Menuju Kebaikan, Semakin Dekat dan Mudah Dengan QRIS | Patroli Bhabinkamtibmas dan MPA Menemukan Gumpalan Asap | Buka Musrenbang Tualang Bupati Alfedri Minta Peruntukan Dana Desa Percepat Pemulihan Ekonomi | Polres Siak Tangkap 2 Pengedar Narkoba di kecamatan Tualang Kabupaten Siak | Buka Musrenbang Kecamatan Dayun, Usulan Masih di Dominasi Pembanguan Infrastruktur
Senin, 01 Maret 2021
/ SainsTech / 08:00:44 / Alasan HP Hingga Laptop Harus Dimatikan Saat di Pesawat /
Alasan HP Hingga Laptop Harus Dimatikan Saat di Pesawat
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:00:44 WIB

JAKARTA - Larangan untuk menonaktifkan jaringan telepon di dalam pesawat merupakan hal yang pasti di dengar setiap kali pesawat akan lepas landas. Pramugari bahkan hilir mudik di lorong pesawat untuk memastikan ponsel dalam keadaan mati atau jaringan pada ponsel tidak aktif.

Selain ponsel, sejumlah perangkat yang dapat memancarkan sinyal seperti laptop hingga tablet juga diminta untuk dimatikan selama perjalanan pesawat. Perangkat itu hanya boleh digunakan tanpa terkoneksi jaringan internet.

Melansir The Conversation, peneliti menemukan bahwa emisi elektromagnetik dari perangkat elektronik pribadi dapat mengganggu sistem pesawat. Secara khusus, yang berada di kisaran 800-900 MHz dapat mengganggu instrumentasi kokpit tanpa pelindung.

Pada telepon GSM (2G) misalnya, terkenal dapat mengganggu sistem elektronik lainnya. Pemilik ponsel jenis itu pasti tidak asing dengan dengungan pada stereo atau speakerphone saat melakukan panggilan. Bayangkan gangguan ini ditangkap oleh sistem navigasi yang sensitif.

Temuan itu adalah masalah khusus pada pesawat yang berusia tua. Sedangkan pesawat yang lebih baru dirancang untuk menangani sejumlah besar dampak perangkat elektronik yang dibawa penumpang ke pesawat.

Untuk diketahui, ponsel mencari menara seluler terdekat untuk disambungkan saat membuat atau menerima panggilan. Setiap menara melayani sebuah area (sebuah 'sel') yang bisa mencapai radius 50 mil di atas medan datar atau radius lebih kecil dari satu mil di daerah perbukitan atau zona perkotaan yang padat.

Saat proses berpindah dari satu sel ke sel lain, misalnya dalam sebuah perjalanan, panggilan ponsel dialihkan dari satu menara ke menara berikutnya. Diperlukan sedikit kerja keras dari keseluruhan sistem untuk membuat transisi ini tampak mulus.

Pesawat terbang adalah mesin yang sangat kompleks, diisi dengan elektronik dan sistem penting yang diperlukan untuk melakukan penerbangan. Karena kompleksitasnya, tidak mungkin untuk menguji seberapa aman sistem tersebut ketika digunakan secara terus menerus.

Solusinya, manufaktur membuat sistem penting di pesawat mereka agar tidak terlalu rentan terhadap gangguan elektronik. Selain itu, keberadaan Mode Pesawat pada ponsel cerdas juga menjadi solusi penerbangan menjadi lebih aman dari gangguan elektronik.

Saat mengaktifkan fitur itu, radio seluler ponsel akan mati sehingga tidak dapat melakukan panggilan telepon atau mengirim SMS. Itu juga mematikan WiFi dan Bluetooth, tetapi keduanya dapat diaktifkan kembali dan digunakan di pesawat.

Melansir Live Science, larangan perangkat nirkabel lebih berkaitan dengan kemungkinan gangguan jaringan darat, daripada bahaya yang ditimbulkan pada sistem pesawat terbang. Meski tidak ada bukti langsung, maskapai memilih untuk bermain aman dengan tetap melarang penggunaan perangkat nirkabel saat penerbangan berlangsung.

Semua regulasi di dunia masih belum menghalangi penumpang pesawat untuk sesekali mengeluarkan ponselnya. Padahal, sekitar satu hingga empat panggilan telepon seluler dilakukan selama setiap penerbangan komersial, menurut sebuah studi tahun 2006 dari Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh.

FAA bahkan harus menyarankan awak pesawat untuk mematikan ponsel mereka saat lepas landas dan mendarat, setelah insiden di awal 2009. Dalam kasus itu, nada dering petugas terbukti berpotensi mengganggu saat lepas landas. Tetapi Pedoman Operasi Umum tidak melarang kru untuk tetap menggunakan ponsel.

Meski komunikasi via ponsel belum diizinkan, sejumlah maskapai sudah menawarkan layanan WiFi bagi penumpangnya. Virgin American misalnya, menggunakan bagian khusus dari spektrum elektromagnetik yang disediakan untuk komunikasi udara-ke-darat.

(CNN Indonesia)


   
 
Forum LLAJ Siak Gelar Rakor Membahas Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:57

Sekda Siak Hadiri Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:51

Bantuan Pendidikan dan Kemanusiaan Rumah Yatim untuk Warga Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:46

Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:39

Bikin Kagum, Siak Punya Penyulingan Ekstrak Daun Serai Wangi
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:37

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ternyata Kiriman Tetangga
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:34

Viral Video Pria Membuat Istrinya Murtad, Kepolisian Turun Tangan
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:32

Berkonsultasi Terhadap Dua Perda, DPRD Batubara Berkunjung ke Siak
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:23

warga Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:41

kegiatan panen raya dalam rangka ketahanan pangan Kampung Tangguh Nusantara desa Pekan Kamis Kecamat
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:38

Bersama Federasi Serikat Pekerja Transportasi Darat (FSPTD), Polres Inhil melaksanakan kegiatan Jum'
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:34

Rumah Yatim Persiapkan 100 Paket Bantuan Bahan Pokok untuk Warga Prasejahtera Riau
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:28

Bantuan Pendidikan Rumah Yatim untuk Keluarga Mutiara, Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pekanbaru
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:16

Diduga Mengedarkan Narkotika Jenis Sabu,Pria Ditualang Diamankan Satresnarkoba Polres Siak
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:06

Bupati Siak Alfedri menyerahkan satu unit mobil Ambulance kepada Penghulu Kampung adat asli anak Raw
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:03

Warga Respon Positif Pelayanan LKB dan SKCK Keliling Polsek Koto Gasib
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:59

Kepala Balai Besar Regional Sumatera, Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:54

DPRD Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan Alfedri - Husni Paslon Bupati - Wakil Bupati Terpilih
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:43

Bersama Ketua DPRD Inhil, Kapolsek GAS Resmikan Rumah Layak Huni untuk Guru Ngaji
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:40

Polres Inhil Mulai Laksanakan Kajian Kitab Kuning Secara Rutin di Masjid Polres
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:37

Harapan Ketua DPRD Inhil dengan Keberadaan Jembatan Tanah Merah
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:32

Di Akhir Masa Tugas, Bupati Harris Pamit Saat Pelaksanaan Musrenbang di Kuala Kampar
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:30

Mantan Bupati Inhil 2 Periode di Panggil Kejaksaan
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:15

DPRD Pelalawan Tetapkan Zukri Misran-Nasarudin Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:04

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com