Home
Sekda Arfan Usman Ikuti HUT Damkar ke 102 tahun, Tingkat Nasional | Jalan Menuju Kebaikan, Semakin Dekat dan Mudah Dengan QRIS | Patroli Bhabinkamtibmas dan MPA Menemukan Gumpalan Asap | Buka Musrenbang Tualang Bupati Alfedri Minta Peruntukan Dana Desa Percepat Pemulihan Ekonomi | Polres Siak Tangkap 2 Pengedar Narkoba di kecamatan Tualang Kabupaten Siak | Buka Musrenbang Kecamatan Dayun, Usulan Masih di Dominasi Pembanguan Infrastruktur
Senin, 01 Maret 2021
/ Mozaik / 08:35:47 / Variolasi, Embrio Vaksinasi Ottoman Islam Inspirasi Eropa /
Variolasi, Embrio Vaksinasi Ottoman Islam Inspirasi Eropa
Selasa, 12 Januari 2021 - 08:35:47 WIB

JAKARTA - Pada abad ke-18, para dokter di Kesultanan Turki Utsmani (Utsmaniyah/Ottoman) mulai memperkenalkan metode variolasi ke Eropa Barat. Variolasi merupakan embrio dari metode vaksinasi. Publikasi pertama terkait teknik pencegahan cacar itu muncul pada 1713.

Yakni, tulisan Dr Emanuel Timonius (wafat 1720) berjudul “Historia variolarum quae per instionem excitantur.” Timonius merupakan dokter berkebangsaan Yunani, tetapi pernah bekerja untuk rumah sakit di Istanbul. Artikel ini sempat beredar di beberapa kota di Eropa.

Bahkan, kertas ilmiah ini sampai ke lingkaran The Royal Society—lembaga tempat berkumpulnya kaum terpelajar—di London. Secara garis besar, karya Timonius itu menceritakan, bagaimana masyarakat Istanbul memanfaatkan teknik variolasi untuk mencegah cacar. Artikel itu sempat muncul di jurnal The Royal Society pada 1714.

Perbedaan Vaksin, Vaksinasi, dan Imunisasi

Ada pula artikel senada, yakni tulisan karya Jacob Pylarini (meninggal 1718) berjudul “Nova et tuta variolas excitandi per transplantationem methodus, Venet.” Isinya menuturkan tentang seorang perempuan Yunani dari Thessaly yang telah melakukan variolasi terhadap 40 ribu orang.

Mirip dengan Timonius, Pylarini pun adalah seorang dokter berkebangsaan Yunani yang pernah praktik di Istanbul. Karyanya juga dikirim ke jurnal The Royal Society London, dua tahun setelah artikel Timonius.  

Akan tetapi, seluruh penelitian dari kedua dokter itu tidak memantik perhatian dari para ahli medis Inggris. Keadaan berubah sejak terobosan oleh Lady Mary Worthley Montagu. Perempuan itu merupakan seorang sosialita kelahiran London tahun 1689.

Dia dididik secara otodidak oleh ayahnya sendiri yang seorang bangsawan. Sejak kecil, ia piawai menulis dan memiliki keinginan belajar yang tinggi. Ia menikah dengan seorang duta besar Inggris untuk Istanbul.

Lady Montagu amat terpukul oleh kematian saudara lelakinya akibat cacar. Bahkan, dua tahun kemudian dirinya pun ikut terkena penyakit itu. Suatu hari, ia meminta dokter bedah kedutaan, Charles Maitland, untuk melakukan variolasi terhadap dirinya dan anak lelakinya. Hasilnya ternyata bagus. Putranya itu menjadi kebal.

Begitu kembali ke London, sang istri dubes itu kembali meminta dr Maitland agar melakukan variolasi ke anaknya yang berusia empat tahun. Kali ini, ia disaksikan para dokter ternama di Inggris. Setelah menyadari efektivitas variolasi, para pakar di The Royal Society pun membolehkan dr Maitland untuk membuka praktik tersebut. Tak kurang dari 200 elite setempat mencoba variolasi. Hingga tahun 1729, sudah ada 897 variolasi di Inggris. Dari jumlah itu, “hanya” 17 orang yang kemudian meninggal setelah diberikan variolasi.

Sepanjang awal abad ke-18, teknik itu terus populer di kalangan ilmuwan Eropa. Pada 1757, seorang anak lelaki usia delapan tahun divariolasi di Gloucester, kota di kawasan Inggris barat daya. Kelak, bocah itu tumbuh menjadi ilmuwan yang berhasil mengembangkan vaksin cacar secara lebih modern. Nama anak itu: Edward Jenner (1749-1823).   


REPUBLIKA.CO.ID,


   
 
Forum LLAJ Siak Gelar Rakor Membahas Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:57

Sekda Siak Hadiri Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:51

Bantuan Pendidikan dan Kemanusiaan Rumah Yatim untuk Warga Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:46

Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:39

Bikin Kagum, Siak Punya Penyulingan Ekstrak Daun Serai Wangi
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:37

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ternyata Kiriman Tetangga
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:34

Viral Video Pria Membuat Istrinya Murtad, Kepolisian Turun Tangan
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:32

Berkonsultasi Terhadap Dua Perda, DPRD Batubara Berkunjung ke Siak
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:23

warga Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:41

kegiatan panen raya dalam rangka ketahanan pangan Kampung Tangguh Nusantara desa Pekan Kamis Kecamat
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:38

Bersama Federasi Serikat Pekerja Transportasi Darat (FSPTD), Polres Inhil melaksanakan kegiatan Jum'
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:34

Rumah Yatim Persiapkan 100 Paket Bantuan Bahan Pokok untuk Warga Prasejahtera Riau
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:28

Bantuan Pendidikan Rumah Yatim untuk Keluarga Mutiara, Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pekanbaru
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:16

Diduga Mengedarkan Narkotika Jenis Sabu,Pria Ditualang Diamankan Satresnarkoba Polres Siak
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:06

Bupati Siak Alfedri menyerahkan satu unit mobil Ambulance kepada Penghulu Kampung adat asli anak Raw
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:03

Warga Respon Positif Pelayanan LKB dan SKCK Keliling Polsek Koto Gasib
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:59

Kepala Balai Besar Regional Sumatera, Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:54

DPRD Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan Alfedri - Husni Paslon Bupati - Wakil Bupati Terpilih
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:43

Bersama Ketua DPRD Inhil, Kapolsek GAS Resmikan Rumah Layak Huni untuk Guru Ngaji
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:40

Polres Inhil Mulai Laksanakan Kajian Kitab Kuning Secara Rutin di Masjid Polres
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:37

Harapan Ketua DPRD Inhil dengan Keberadaan Jembatan Tanah Merah
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:32

Di Akhir Masa Tugas, Bupati Harris Pamit Saat Pelaksanaan Musrenbang di Kuala Kampar
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:30

Mantan Bupati Inhil 2 Periode di Panggil Kejaksaan
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:15

DPRD Pelalawan Tetapkan Zukri Misran-Nasarudin Sebagai Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:04

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com