Home
Persingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung kedepan Cukup di Kecamatan Saja | Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajaiun: Belum Usai Pandemi Melanda, Kini Ibu Pertiwi Dibuat Duka Lagi.. | Buron 4 Tahun, Dua Pelaku Pembunuhan Warga Batang Peranap Diringkus | Bos WhatsApp Blak-blakan soal Ribut Pindah ke Telegram-Signal | Pembayaran Gaji ASN Pemko Pekanbaru Diproses Manual | Ragam Kabinet Biden, Kulit Hitam hingga Keturunan Palestina
Jum'at, 22 Januari 2021
/ Metropolitan / 09:41:19 / Ini Kriteria Guru Honorer yang Dapat Rp1,8 Juta dari Kemendikbud /
Ini Kriteria Guru Honorer yang Dapat Rp1,8 Juta dari Kemendikbud
Rabu, 18 November 2020 - 09:41:19 WIB

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi meluncurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) berupa subsidi upah senilai Rp1,8 juta untuk guru honorer di tanah air, pada Selasa (17/11).

Mendikbud Nadiem Makarim memaparkan lima kriteria yang wajib dipenuhi guru honorer penerima insentif itu. Ia mengklaim persyaratan tersebut sengaja tidak dipersulit guna memberi kemudahan bagi para guru honorer.

"Kami di Kemendikbud setiap memberikan bantuan sosial atau bantuan pendamping selalu mengutamakan kesederhanaan dari kriteria, sehingga memudahkan para penerima untuk mendapatkannya," kata Nadiem dalam Webinar 'Bantuan Subsidi Upah bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Non-PNS di Lingkungan Kemendikbud 2020' yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemendikbud RI.

Adapun kriteria wajib penerima bantuan ini adalah tercatat sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), berstatus bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan memiliki penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Kemudian, tidak menerima bantuan subsidi upah atau gaji dari Kementerian Tenaga Ketenagakerjaan dan Kartu Prakerja sampai 1 Oktober, serta tidak memiliki kartu prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020.

Terkait prakerja, Nadiem mengaku sengaja menjelaskan kriteria persyaratan itu lantaran ingin bantuan kali ini menyebar dan dapat dinikmati banyak orang.

"Alasan memberikan ini agar bansos adil dan tidak tumpang tindih, jadi tidak ada individu yang mendapat bantuan berlimpah tapi yang lain tidak mendapatkannya," lanjut Nadiem.

Nadiem juga menjelaskan total sasaran penerima bantuan upah mencapai 2.034.732 orang. Dari jumlah tersebut 162.277 di antaranya adalah dosen honorer pada perguruan tinggi negeri dan swasta dan 237.623 lainnya adalah tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium, dan tenaga administrasi.

Sisanya yakni sebanyak 1.634.832 bantuan diberikan kepada guru dan pendidik pada satuan pendidikan negeri dan swasta. Sementara itu, total anggaran yang digelontorkan untuk program bantuan ini adalah Rp3,66 triliun.

Lebih lanjut, Nadiem menjelaskan beberapa tahapan mekanisme pencairan. Kata Nadiem, Kemendikbud saat ini telah membuatkan rekening baru untuk setiap penerima bantuan.

Kemudian, guru honorer penerima bantuan dapat melakukan pemeriksaan melalui situs yang disediakan Kemendikbud untuk validasi data guru serta membantu guru menampilkan data dari sekolah.

Melalui situs itu, penerima bantuan juga bisa mendapatkan informasi terkait status pencairan bantuan, rekening bank masing-masing, hingga lokasi cabang bank penyalur.

Selanjutnya, penerima bantuan perlu menyiapkan beberapa dokumen kelengkapan persyaratan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada, surat keputusan penerima bantuan, dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPJTM) yang dapat diunduh dari info GTK dan PDDikti, kemudian diberi meterai dan ditandatangani.

Langkah terakhir, penerima bantuan mendatangi bank penyalur dengan membawa berkas kelengkapan untuk melakukan aktivasi rekening dan menerima bantuan.

Dalam hal ini, Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Naim menyebut proses pemberian bantuan mulai berlaku 17 November 2020. Namun, pencairan akan dilakukan sampai Juni 2021, sebab penerima harus mengaktifkan rekening terlebih dahulu.

"Jadi pencairan bisa dilakukan sekarang, November-Desember. Tenaga pendidik punya kesempatan sampai 30 Juni 2021 untuk mengaktifkan rekening dan mencairkan," jelas Ainun.


[Cnnindonesia.com]


   
 
Ketua KPU Bengkalis Diperiksa Polisi, KPU Riau Hormati Hukum
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:29

Pemprov Segera Usulkan Pj Sekda Riau ke Kemendagri
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:25

Satres Narkoba Polres Siak Kembali Berhasil Membekuk Pengedar Narkoba
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:18

Meterai 3.000 dan 6.000 Masih Bisa Digunakan hingga 31 Desember 2021
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:36

Inna Lillahi Wa Inna Iliaihi Rajiun, Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:29

5 Tokoh Riau yang Diusulkan Vaksinasi Covid-19 Tidak Hadir, Ini Nama-nama dan Alasannya...
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:25

DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:21

Parlemen AS Setuju Pemakzulan Trump, Lanjut ke Sidang Senat
Kamis, 14 Januari 2021 - 15:11

Sore dan Dini Hari Nanti Sebagian Riau akan Diguyur Hujan
Kamis, 14 Januari 2021 - 14:58

Silahturahmi Dengan BPDASHL KLHK, PWI Riau Akan Punya Hutan Komunitas Pertama di Indonesia
Kamis, 14 Januari 2021 - 14:42

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Awal Tahun, Polres Inhil Lakukan Spraying Disinfektan
Kamis, 14 Januari 2021 - 14:29

Asisten I Bersama Kepala BPN Siak Berikan Penyuluhan PTSL di Dua Kampung Tualang
Rabu, 13 Januari 2021 - 10:35

Pemkab Siak Serahkan 21 Sertifikat Taskin di Kampung Teluk Rimba
Rabu, 13 Januari 2021 - 10:31

Kapolda Riau Menerima Penghargaan Dari Siber Riau Award
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:30

Karena Rok, Siswi Muslim di Inggris Dipulangkan Berkali-Kali
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:19

Vaksin Diprioritaskan untuk Warga yang Belum Terpapar Covid
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:07

Alasan HP Hingga Laptop Harus Dimatikan Saat di Pesawat
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:00

Ini 10 Tokoh Daerah Pekanbaru yang Akan Divaksin Pertama Kali
Rabu, 13 Januari 2021 - 07:34

Kota Dumai dan Jejak Caltex
Rabu, 13 Januari 2021 - 07:15

4 Tanda Ini Bukti Allah SWT Murka kepada Seorang Hamba
Selasa, 12 Januari 2021 - 08:48

Variolasi, Embrio Vaksinasi Ottoman Islam Inspirasi Eropa
Selasa, 12 Januari 2021 - 08:35

Ahli Ungkap Keamanan Vaksin Sinovac RI Efikasi 65,3 Persen
Selasa, 12 Januari 2021 - 08:28

KPK Yakin Harun Masiku Masih Hidup
Senin, 11 Januari 2021 - 09:57

Mulai Tahun Ini Anak Sekolah Dapat BLT Rp3,4 Juta, Buruan Cek Syaratnya-syaratnya
Senin, 11 Januari 2021 - 09:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com