Home
Pemerintah Belum Siap Hadapi Implikasi Pelarangan Mudik | Pertemuan AHY-Anies Dinilai Untungkan Keduanya | Perjalanan SKB 3 Menteri Seragam Sekolah hingga Dibatalkan | Rumah Yatim Bagikan Parcel Lebaran untuk Yatim Dhuafa di Pekanbaru | Usai Longsor, Lalu Lintas Jalan Lintas Barat Riau-Sumbar Mulai Normal | Bupati H.Zukri Harapkan Gerakan Cinta Zakat Sampai Kedesa di Kabupaten Pelalawan
Minggu, 16 Mei 2021
/ Mozaik / 10:07:38 / Buya Yahya Beberkan Hukum Bagi Orang Murtad /
Buya Yahya Beberkan Hukum Bagi Orang Murtad
Jumat, 09 Oktober 2020 - 10:07:38 WIB

RIAUTRUST.COM - Dalam ajaran agama Islam, seseorang yang pindah atau keluar dari Islam, disebut sebagai murtad. Bahkan, pendakwah kondang, Buya Yahya, menyamakan murtad dengan pengkhianatan. Menurut dia, khianat yang paling besar adalah murtad, yaitu khianat kepada Allah SWT.

"Ingat, jika kita punya tetangga yang Nasrani, kita punya kewajiban kepada dia Fardu Kifayah. Kalau mereka meninggal tidak ada yang mengubur, kita wajib mengubur, wajib mengkafani, cuma tidak perlu disalati, karena dia tidak kenal tentang salat. Tapi kita wajib merawatnya," ujarnya dalam YouTube Al-Bahjah TV, dikutip VIVA, Kamis 8 Oktober 2020.

Jika ada orang sakit pun, Buya mengatakan kita wajib memberikan obat. Ada orang kelaparan, kita wajib memberi makan. Namun, bagi orang murtad, yang sudah tidak lagi memiliki iman, dia dianggap tak lagi terhormat.

"Tetangga kita yang Nasrani wajib kita memuliakan dia, tapi orang murtad dia berkhianat. Boleh kita menguburnya, kalau bukan karena mengganggu saja, biarin. Bahkan kasihkan serigala bangkainya, karena dia adalah rendah. Murtad adalah rendah. Dan harus kami sampaikan tegas agar orang waspada, rendah di dunia rendah di akhirat," tegas dia.

Pria bernama lengkap Yahya Zainul Ma'arif itu mengajak orang-orang murtad agar bertaubat dan kembali pada Allah, karena Allah sejatinya Maha Pengampun.

"Ayo kembali. Selagi ada orang murtad dia terhina di dunia, kalau mati pun kita tidak wajib merawat jenazahnya," kata dia.

Buya menceritakan, zaman sekarang mudah sekali orang menjadi murtad. Hanya karena pekerjaan, pasangan, atau urusan duniawi lainnya, seseorang dapat dengan mudah berpindah agama dan menggadaikan iman. Secara terang-terangan, Buya membeberkan hukum orang murtad.

"Murtad adalah keluar dari iman dan dia adalah rendah, hukumannya besar, kalau mati tidak ada surga bagi dia. Dan semua amal baik yang pernah dia lakukan tidak ada gunanya. Bahkan di dunia pun dia tidak terhormat. Tidak boleh kita salati, orang murtad haram disalati, haram dimandikan, bungkus saja, kemudian masukan liang lahat," lanjut dia.

Buya Yahya berpesan pada siapa pun yang sedang diuji dengan kemurtadan, agar kembali ke jalan Allah dan tidak menuruti hawa nafsu, karena orang-orang ini akan merugi selamanya.

"Ayo kembali. Dulu pada zaman Nabi ada orang murtad dan kembali. Tapi ada orang yang murtad, 'bablas'. Murtad bablas, Naudzubillah, tidak kembali lagi di neraka selama-lamanya," tuturnya.

Selama nyawa masih di kandung badan, Buya Yahya mengajak orang murtad untuk kembali.

"Tinggal Anda ikrar 'Ashadualla Ilahailallah wa Ashadu anna muhammadar rasulullah, kemudian Anda sesali semuanya, tiba-tiba Anda mati saat itu, Insya Allah Anda menjadi ahli iman," tutup Buya Yahya.  

[Viva]


   
 
Pemkab Siak, PT RAPP dan Masjid Islamik Center Santuni 600 Anak Yatim
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:10

Rasidah Apresiasi Program Tali Asih PKK Kecamatan Dayun
Rabu, 05 Mei 2021 - 08:07

Ketimbang Dapat Bantuan, Masyarakat Pekanbaru Lebih Berharap Penyelesaian Banjir
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:30

Keberadaan Tol Padang-Pekanbaru akan Tingkatkan Kunjungan Wisata
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:25

Pekanbaru Sanksi 29 Pelaku Usaha Langgar Prokes COVID-19 di Zona Merah
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:20

H.Zukri Harapkan Tercapainya Kewajaran dan Akuntabilitas Laporan Keuangan
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:15

PKK dan Dekranasda Gandeng RAPP Berikan Bantuan di Dua Kecamatan
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:11

Kapolres Siak Mengunjungi Rumah Ayah Sertu Bah Yoto Eki Setiawan Kru KRI Nanggala - 402
Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:08

20 Hari Dirawat, Wakil Wali Kota Dumai Wafat COVID-19
Kamis, 29 April 2021 - 21:02

Gawat, Tempat Tidur COVID-19 di Pekanbaru Penuh
Kamis, 29 April 2021 - 20:59

Penumpang RoRo Bengkalis-Sei Selari Cukup Tunjukan KTP saat Menyeberang
Kamis, 29 April 2021 - 20:54

Wakil Wali Kota Dumai Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 29 April 2021 - 20:47

Pemko Pekanbaru Diingatkan Agar Tak Serahan Pasar Cik Puan ke Pihak Ketiga
Kamis, 29 April 2021 - 09:03

UAS Resmi Nikahi Gadis Jombang
Kamis, 29 April 2021 - 08:55

Hikmah:
Terperangkap Tipu Daya Serangan Wabah Penyakit
Kamis, 29 April 2021 - 08:43

Bupati H.Zukri Buka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Tahun 2021-2026
Kamis, 29 April 2021 - 08:40

Rakor Bersama Presiden, Alfedri Sampaikan 2 Arahan Presiden
Kamis, 29 April 2021 - 08:32

Sempat Tertunda, Sekda Arfan Usman Datangi RSUD Siak untuk Divaksin
Kamis, 29 April 2021 - 08:29

Camat Pusako Meminta Jalan Datok Pintal di Kampung Sungai Limau Untuk Diaspal
Kamis, 29 April 2021 - 08:24

Hadiri Safari Ramadhan di Tualang, Ini Pesan Bupati Alfedri
Kamis, 29 April 2021 - 08:18

Tinjau banjir di Perawang, Alfedri: Akan Kita Cari Solusinya
Kamis, 29 April 2021 - 08:15

Bupati Alfedri Ingatkan Warga Agar Waspada dan Selalu Terapkan Protokol Kesehatan
Kamis, 29 April 2021 - 08:12

Diserahkan ke Pemko, Pasar Cik Puan akan Dibangunkan Pihak Ketiga
Selasa, 27 April 2021 - 14:50

Rumah Yatim Gencar Bagikan Hidangan Sahur dan Buka Puasa untuk Yatim dan Dhuafa Pekanbaru
Selasa, 27 April 2021 - 14:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com