Home
Tak Masuk Jajaran Pengurus MUI, Ini kata Din Syamsuddin | Pjs Bupati Indra Agus Lukman, Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Tolak Politik Uang | Anggota APKASINDO Dayun Siak Ikuti Zoom Meeting dengan Beberapa Menteri | Sejak Dilantik 2016 Lalu, PC Muslimat NU Inhil Serius Bantu Pemerintah di Bidang Keagamaan | Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat Paripurna, APBD Inhil TA 2021 Disahkan Sebesar Rp 1,7 T | Nasrul Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Minggu, 29 November 2020
/ Nasional / 09:59:18 / PBNU Akan Ajukan Uji Materi Omnibus Law Cipta Kerja ke MK /
PBNU Akan Ajukan Uji Materi Omnibus Law Cipta Kerja ke MK
Jumat, 09 Oktober 2020 - 09:59:18 WIB

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan mendukung uji materi atau judicial review Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Nahdlatul Ulama membersamai pihak-pihak yang berupaya mencari keadilan dengan menempuh jalur konstitusional dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (9/10).

Said pun mengimbau masyarakat menahan hasrat turun ke jalan mengingat pandemi virus corona (Covid-19) belum selesai. Menurutnya, upaya hukum adalah jalur terbaik dan terhormat dalam mencari keadilan.

"Upaya hukum adalah jalur terbaik dan terhormat dalam mencari keadilan dibanding mobilisasi massa," ujarnya.

Dia juga menegaskan NU menolak UU Cipta Kerja yang baru disahkan Senin (5/10) lalu. Menurutnya, UU tersebut jelas merugikan rakyat kecil dan menguntungkan kapitalis.

Said menyoroti keberadaan pasal pendidikan yang termaktub dalam UU Ciptaker. Ketentuan tersebut terdapat dalam pasal 26 poin K yang memasukkan entitas pendidikan sebagai sebuah kegiatan usaha.

Kemudian Pasal 65 yang menjelaskan pelaksanaan perizinan pada sektor pendidikan dapat dilakukan melalui Perizinan Berusaha sebagaimana dimaksud dalam UU Ciptaker itu.

Said menegaskan bahwa lembaga pendidikan bukanlah sebuah perusahaan. Ia menilai pasal tersebut dapat melahirkan potensi pendidikan yang disulap sebagai sebuah entitas untuk mencari untung atau komersil.

"Sektor pendidikan termasuk bidang yang semestinya tidak boleh dikelola dengan motif komersial murni," jelas Said.

Said juga menyoroti sistem kontrak kerja yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi para buruh atau pekerja. Ia mengaku cukup memahami aspirasi dan penolakan dari buruh terkait hal itu.

Said memahami pengurangan komponen hak-hak pekerja seperti uang pesangon, uang penghargaan, dan uang penggantian mungkin menyenangkan investor. Namun, di sisi lain merugikan jaminan hidup laik bagi kaum buruh dan pekerja.

Lebih lanjut, Said juga menyinggung soal sertifikasi halal. Menurutnya, dalam Pasal 48 UU Cipta Kerja telah mengubah beberapa ketentuan dalam UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Hal tersebut dinilai mengokohkan pemusatan dan monopoli fakta kepada satu lembaga saja.

"Semangat UU Ciptaker adalah sentralisasi, termasuk dalam sertifikat halal," kata dia.

Menurut Said, sentralisasi dan monopoli fatwa di tengah antusiasme syariah yang tumbuh dapat menimbulkan kelebihan beban yang mengganggu keberhasilan program sertifikasi.

Selain itu, kata Said, UU Cipta Kerja itu juga akan mengokohkan paradigma bias industri dalam proses sertifikasi halal, karena kualifikasi auditor sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 14 adalah sarjana bidang pangan kimia, biokimia, teknik industri, biologi, farmasi, kedokteran, tata boga atau pertanian,

"Pengabaian sarjana syariah sebagai auditor halal menunjukkan sertifikasi halal bias industri," ujarnya.

Oleh sebab itu, Said meminta warga NU harus memiliki sikap yang tegas dalam menilai UU Cipta Kerja. Ia menegaskan kepentingan rakyat kecil tetap harus diperjuangkan.

Sementara itu, menanggapi respons penolakan publik, Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian mendorong masyarakat mengajukan gugatan gugatan uji materi ke MK.

Ketua DPR Puan Maharani juga mempersilakan masyarakat yang tak sepakat dengan pengesahan UU Cipta Kerja untuk mengajukan uji materi ke MK.

(CNN Indonesia )


   
 
Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Dato Sri Setia Amanah HM.Wardan Hadiri Pengukuhan Pengurus LAMR dan Laskar Melayu Kateman
Rabu, 25 November 2020 - 20:28

BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau
Rabu, 25 November 2020 - 20:12

Presiden Jokowi Pastikan Vaksinasi Covid-19 Sudah Berlangsung Mulai Januari 2021
Rabu, 25 November 2020 - 20:11

Surat Penunjukan Plt Rektor UIN Suska Riau Beredar Luas, Supardi: Itu Belum Bisa Jadi Dasar
Rabu, 25 November 2020 - 20:09

Edarkan Sabu, warga Pelalawan Ditangkap Personel Sat Narkoba Polres Siak
Rabu, 25 November 2020 - 20:02

Bersama Alumni, SMUN 1 Tembilahan Hulu Gelar Workshop E- Learning
Selasa, 24 November 2020 - 21:31

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Hj Zulaikhah Wardan Hadiri Pembentukan IPPNU Kecamatan Mandah
Selasa, 24 November 2020 - 21:27

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Inhil Hadiri Rapat Paripurna Ke-22 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020 DPRD Inhil
Selasa, 24 November 2020 - 21:00

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Pemkab Inhil Terima Kedatangan Tim Daehan E n C Co.Ltd. dari Korea Selatan
Selasa, 24 November 2020 - 20:46

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Inhil Berikan Penghargaan Kepada Kapolres Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Shabu 50 Kg
Selasa, 24 November 2020 - 20:17

Peringati HUT ke- 70, Sat Pol Air Polres Siak Bersihkan Fasilitas Umum Di Tepian Sungai Siak
Selasa, 24 November 2020 - 20:05

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati HM.Wardan Perkenalkan Beberapa Potensi Unggulan Inhil ke Jepang Secara Virtual
Senin, 23 November 2020 - 20:24

Dua Pelaku Curanmor di Desa Teluk Tuasan, Kecamatan GAS Berhasil Diamankan Polisi
Senin, 23 November 2020 - 20:19

Bupati Hadiri Rapat Paripurna Ke-22 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020 DPRD Inhil
Senin, 23 November 2020 - 20:07

MS Pria Warga Sei Apit Siak Ini Dicokok Polisi Lantaran Miliki 0,22 Gram Shabu
Senin, 23 November 2020 - 19:59

Sekda Siak Arfan Usman Wisudakan 51 Mahsiswa AKN Siak
Senin, 23 November 2020 - 19:55

11 Lansia Dhuafa Riau Terima Bantuan Biaya Hidup
Minggu, 22 November 2020 - 19:17

Tim opsnal Polsek Tualang Menangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika
Minggu, 22 November 2020 - 11:37

Hadiri Penandatanganan BAST dan Hibah BMN,
Pjs.Bupati Siak: Hibah BMN Untuk Kabupaten Siak Tinggal Menunggu Hari CV
Sabtu, 21 November 2020 - 13:37

Asisten III Jamaluddin Sambut Kunjungan FPK ke Kab Siak
Sabtu, 21 November 2020 - 13:32

Rumah Yatim Berikan Bantuan Pendidikan untuk SDN 011 Sering Barat Riau
Sabtu, 21 November 2020 - 13:27

Turki Kecam Kunjungan Menlu AS Pompeo ke Pemukiman Yahudi di Tepi Barat
Sabtu, 21 November 2020 - 07:25

Tingkatkan Pengetahuan Petugas Dalam Melaksanakan Pengadaan Barang dan Jasa Pada kondisi Darurat,
LPSE Siak Taja Pelatihan Aplikasi SPSE Terpusat
Sabtu, 21 November 2020 - 07:18

AMUK Riau Desak KPK Periksa dan Tetapkan Indra Gunawan Eet Tersangka
Sabtu, 21 November 2020 - 07:02

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com