Home
Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19 | PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan | Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina | Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea | Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu | Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Senin, 25 Mei 2020
/ Nasional / 14:35:17 / PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan /
PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:35:17 WIB

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengkritik pemindahan Bahar bin Smith ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya, pemindahan Bahar ke Nusakambangan adalah bentuk arogansi kekuasaan.

"Memindahkan (Bahar) ke Nusakambangan adalah bentuk arogansi kekuasaan," kata Nasir lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/5).

Nasir menilai pemindahan itu tidak tepat karena Lapas Batu Nusakambangan identik dengan narapidana kasus kejahatan besar yang berbahaya, seperti terorisme dan narkotika kelas kakap. Sementara Bahar hanya narapidana kasus penganiayaan.

Oleh karena itu, Nasir meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Reinhard Silitonga bersikap profesional dengan kembali menahan Bahar di lokasi awal, yakni Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Jawa Barat.

"Memang aneh bin ajaib, kok bisa Habib Bahar dipindahkan ke Nusakambangan. Kami minta Dirjen PAS profesional mengembalikan Habib Bahar ke lapas semula di mana dia ditahan," ujarnya.

Lebih lanjut, Nasir mengaku bakal mempersoalkan pemindahan Bahar ke Lapas Batu Nusakambangan dalam rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada masa sidang mendatang. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi kinerja Dirjen PAS dalam rapat kerja tersebut.

Sementara, Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mempersilakan tim kuasa hukum Bahar mengirim surat ke pihaknya seputar pemindahan Bahar ke Lapas Batu Nusakambangan. Herman mengaku akan membacakan surat tersebut pada masa sidang mendatang.

"Kan kami lagi reses, kirim surat silakan, nanti kami baca surat itu setelah masuk dari reses," kata Herman.

Sebelumnya, Bahar bin Smith ditempatkan di Lapas Gunung Sindur setelah asimilasinya dicabut pihak Kemenkumham. Namun, tak beberapa lama kemudian, Bahar langsung dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pengacara Bahar, Aziz Yanuar pun mengungkit perlakuan yang diterima Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selama menjalani proses hukum. Bahar dan Ahok dinilai mendapat perlakuan berbeda padahal alasan keduanya dipindahkan sama, yakni soal keamanan.

"Apa yang dialami oleh klien kami sangat berbeda perlakuan dengan apa yang dialami oleh Ahok yang dipindahkan ke Mako Brimob dari LP Cipinang dengan alasan yang kurang lebih sama, yakni keamanan," kata Aziz dalam salinan surat yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/5).

Bahar divonis tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung pada 9 Juli 2019. Ia terbukti melakukan penganiayaan terhadap dua orang di Bogor, Jawa Barat.

Bahar menjalani hukuman di Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor. Setelah menjalani setengah masa pidana, ia mendapat program asimilasi di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, baru beberapa hari, Bahar kembali ditangkap karena dianggap melanggar ketentuan program asimilasi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Setelah melihat banyak pendukung menyambangi Lapas Gunung Sindur, Bahar pun akhirnya dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan pada 19 Juli lalu. Pendakwah asal Manado itu akan menjalani sisa hukuman hingga November 2021.  PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan
CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 14:05 WIB
Bagikan : 
PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan Pendakwah Bahar bin Smith dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mengkritik pemindahan Bahar bin Smith ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Batu Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya, pemindahan Bahar ke Nusakambangan adalah bentuk arogansi kekuasaan.

"Memindahkan (Bahar) ke Nusakambangan adalah bentuk arogansi kekuasaan," kata Nasir lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/5).

Lihat juga: Penangkapan Bahar Smith dan Rencana Geruduk Kemenkumham
Nasir menilai pemindahan itu tidak tepat karena Lapas Batu Nusakambangan identik dengan narapidana kasus kejahatan besar yang berbahaya, seperti terorisme dan narkotika kelas kakap. Sementara Bahar hanya narapidana kasus penganiayaan.


Oleh karena itu, Nasir meminta Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Reinhard Silitonga bersikap profesional dengan kembali menahan Bahar di lokasi awal, yakni Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Jawa Barat.

"Memang aneh bin ajaib, kok bisa Habib Bahar dipindahkan ke Nusakambangan. Kami minta Dirjen PAS profesional mengembalikan Habib Bahar ke lapas semula di mana dia ditahan," ujarnya.

Lebih lanjut, Nasir mengaku bakal mempersoalkan pemindahan Bahar ke Lapas Batu Nusakambangan dalam rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada masa sidang mendatang. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi kinerja Dirjen PAS dalam rapat kerja tersebut.

Sementara, Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mempersilakan tim kuasa hukum Bahar mengirim surat ke pihaknya seputar pemindahan Bahar ke Lapas Batu Nusakambangan. Herman mengaku akan membacakan surat tersebut pada masa sidang mendatang.

"Kan kami lagi reses, kirim surat silakan, nanti kami baca surat itu setelah masuk dari reses," kata Herman.

Sebelumnya, Bahar bin Smith ditempatkan di Lapas Gunung Sindur setelah asimilasinya dicabut pihak Kemenkumham. Namun, tak beberapa lama kemudian, Bahar langsung dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan, Jawa Tengah.

Pengacara Bahar, Aziz Yanuar pun mengungkit perlakuan yang diterima Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selama menjalani proses hukum. Bahar dan Ahok dinilai mendapat perlakuan berbeda padahal alasan keduanya dipindahkan sama, yakni soal keamanan.

"Apa yang dialami oleh klien kami sangat berbeda perlakuan dengan apa yang dialami oleh Ahok yang dipindahkan ke Mako Brimob dari LP Cipinang dengan alasan yang kurang lebih sama, yakni keamanan," kata Aziz dalam salinan surat yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (21/5).

Lihat juga: Kronologi Penangkapan Kembali Bahar Smith Versi Pengacara
Bahar divonis tiga tahun penjara dan denda Rp50 juta subsidair 1 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung pada 9 Juli 2019. Ia terbukti melakukan penganiayaan terhadap dua orang di Bogor, Jawa Barat.

Bahar menjalani hukuman di Lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor. Setelah menjalani setengah masa pidana, ia mendapat program asimilasi di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, baru beberapa hari, Bahar kembali ditangkap karena dianggap melanggar ketentuan program asimilasi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ia kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Setelah melihat banyak pendukung menyambangi Lapas Gunung Sindur, Bahar pun akhirnya dipindahkan ke Lapas Batu Nusakambangan pada 19 Juli lalu. Pendakwah asal Manado itu akan menjalani sisa hukuman hingga November 2021.


(CNNIndonesia.com)

   
 
PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

Bersama Bupati Kampar, Gubernur Riau Serahkan Bantuan APD kepada RSUD Bangkinang
Senin, 18 Mei 2020 - 17:18

Bupati Siak Ingatkan Camat dan Penghulu Lakukan Sosialisasi Secara Intensif
Senin, 18 Mei 2020 - 17:06

Gubri Imbau Umat Muslim di Riau Patuhi Fatwa MUI, Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah
Senin, 18 Mei 2020 - 17:02

349 Karyawan di PHK dan 6.000 Dirumahkan Selama Pandemi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 16:54

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka Fungsional Mulai 18 Mei Sampai H+7 Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 16:35

Polri Halau 48.472 Kendaraan Pemudik
Senin, 18 Mei 2020 - 16:32

MUI Beri Kelonggaran Salat Id Untuk Daerah Zona Hijau Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 13:58

Mal Disesaki Warga, DPRD Pekanbaru Minta Pemprov Riau Ikut Sukseskan PSBB
Senin, 18 Mei 2020 - 13:53

3 Hal Ini Jadi Fokus Polda Riau dalam Pelaksanaan PSBB di Riau
Senin, 18 Mei 2020 - 13:49

Pansus Covid-19 Temukan APD yang Dibeli Diskes Bengkalis untuk Tenaga Medis Tidak Standar
Senin, 18 Mei 2020 - 13:38

Gubri Luncurkan Operasi Pasar untuk Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 13:30

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 13:27

Setiap Orang Masuk ke Riau akan Dipantau dan Wajib Karantina Mandiri
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:47

H-7 Idul Fitri, Mal di Pekanbaru Dipadati Pengunjung
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:43

DPRD Pastikan Riau Dapat Pajak Air Permukaan PLTA Koto Panjang Rp 3,4 Miliar Mulai 2020
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:19

Rendang Sajian Alternatif di Masa Pandemi Covid-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:09

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com