Home
Diduga Hina Jokowi soal Corona, Buruh di Kepri Ditangkap | Bantuan Puluhan Unit Westafel Portable Dengan Kapasitas 500 Liter Diterima Polres Inhu | Pemko Pekanbaru Diminta Siapkan Anggaran untuk Tiga Bulan Jika Terapkan PSBB | Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp150 Juta Perdesa, Ini Kegunaannya | Untuk Sementara Inhu Aman Dari Covid-19, Stok Sembako Aman Untuk 3 Bulan Kedepan | Diterima Bupati Alfedri Secara Simbolis, BRI Siak Salurkan Bantuan Wastafel Portable Untuk Masyaraka
Kamis, 09 April 2020
/ Peristiwa / 08:59:06 / Benarkah Virus Corona Bisa Bertahan di Udara? /
Benarkah Virus Corona Bisa Bertahan di Udara?
Senin, 23 Maret 2020 - 08:59:06 WIB

RIAUTRUST.COM - World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mempertimbangkan melakukan tindakan pencegahan virus corona atau COVID-19 melalui udara. Langkah ini menindaklanjuti temuan baru yang menunjukkan bahwa virus corona bisa bertahan di udara.

Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO Maria Van Kerkhobe mengatakan virus ini ditularkan melalui tetesan atau cairan ketika bersin serta batuk.

"Jika dilakukan prosedur yang menghasilkan aerosol [partikel padat yang ada di udara] seperti di fasilitas perawatan medis, ada kemungkinan aerosolize partikel, yang berarti mereka bisa lebih lama ada di udara," kata Kerkhobe dilansir dari CNBC International, Ahad (22/3/2020).

Untuk itu, dia menekankan pentingnya tenaga medis untuk melakukan pencegahan tambahan ketika mereka pada pasien dan melakukan prosedur tersebut.

Pejabat kesehatan dunia mengatakan penyakit pernapasan menyebar melalui kontak manusia ke manusia, di mana kuman dan percikan melalui bersin serta batuk bisa tertinggal pada benda sekitar.

"Virus corona dapat bergerak di udara, tetap menggantung di udara tergantung pada faktor-faktor seperti panas dan kelembaban," katanya.

Kerkhove mengatakan pada beberapa penelitian, kondisi lingkungan yang berbeda dapat dipertahankan oleh COVID-19. Para ilmuwan secara khusus melihat bagaimana kelembaban, suhu dan pencahayaan ultraviolet mempengaruhi penyakit serta berapa lama dia hidup di permukaan yang berbeda, termasuk baja.

"Sejauh ini kami yakin bahwa pedoman yang kami miliki sesuai," katanya.

Pejabat kesehatan merekomendasikan staf medis memakai apa yang disebut masker N95 karena masker jenis ini menyaring sekitar 95% dari semua partikel cair atau udara.

"Di fasilitas pelayanan kesehatan, kami memastikan petugas layanan kesehatan menggunakan tindakan pencegahan tetesan standar dengan pengecualian bahwa mereka sedang melakukan prosedur penghasil aerosol," katanya.

Di sisi lain, penularan melalui udara dinilai "masuk akal" menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi cetak dalam Jurnal Kedokteran New England yang diulas pekan ini dari para ilmuwan di Universitas Princeton, UCLA dan National Institutes of Health, dikutip Marketwatch.

Para peneliti menyimpulkan bahwa virus itu dapat tetap di udara selama hingga 3 jam pascaaerosolisasi (pada partikel padat yang ada di udara).

Para ilmuwan menemukan bahwa SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit baru COVID-19, dapat terdeteksi di udara hingga 3-4 jam pada tembaga, hingga 24 jam pada karton, dan hingga 2-3 hari di plastik dan stainless steel. Karena alasan itu, para pejabat di setiap negara merekomendasikan untuk mencuci tangan, membersihkan permukaan, dan "menjaga jarak sosial" di ruang publik.

"Anda perlu menyentuh sekresi [substansi kimiawi dalam bentuk lendir yang dikeluarkan sel tubuh] yang terkontaminasi [virus corona] untuk menjadi terinfeksi, atau berada dalam jarak enam kaki dari orang sakit yang batuk atau bersin," kata Luis Ostrosky, Wakil Ketua Kedokteran Internal di McGovern Medical School di Houston, dikutip Market Watch.

[Cnbcindonesia.com]

   
 
Tanggap Covid-19, Diskominfo, Babinsa Dan Lurah Lipat Kain Sambangi Pasar Lipat Kain
Selasa, 07 April 2020 - 20:29

Pantau Pergerakan ODP, Pemkab Siak Bersiap Manfaatkan Teknologi Aplikasi Berbasis GPS
Selasa, 07 April 2020 - 20:25

Hasil Rapid Test Pasien Terindikasi Covid-19 di Inhil Reaktif
Selasa, 07 April 2020 - 07:25

Pemda Kampar Naikkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 07:21

PDP Bertambah, Bupati Wardan Minta Masyarakat Tenang
Selasa, 07 April 2020 - 07:16

Bupati Tinjau Rencana Lokasi Isolasi di Taman Rekreasi Stanum
Selasa, 07 April 2020 - 07:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil Bantu Rp 50 Juta Untuk Penanganan Covid 19
Selasa, 07 April 2020 - 07:05

1.521 Napi di Riau Sudah Dibebaskan
Selasa, 07 April 2020 - 06:41

Kejati Riau Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 06:38

Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Akan Beroperasi Bulan Ini
Selasa, 07 April 2020 - 06:29

Cegah Penularan Corona, Gubri Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Selasa, 07 April 2020 - 06:25

87 PDP di Riau Dinyatakan Sehat dan Dipulangkan
Selasa, 07 April 2020 - 06:22

Okupansi Hotel di Pekanbaru Terus Anjlok, Sudah Enam Hotel Tutup
Senin, 06 April 2020 - 07:29

Wapres Ekuador Minta Maaf Banyak Jenazah Terlantar di Jalanan
Senin, 06 April 2020 - 07:25

Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak
Senin, 06 April 2020 - 07:17

AS Memasuki Pekan Mengerikan, Mayat-mayat Korban Corona Ditumpuk dalam Kantong Oranye
Senin, 06 April 2020 - 06:58

Waspada Covid-19, Layanan Pernikahan di Pekanbaru Tutup Sementara
Senin, 06 April 2020 - 06:43

Pasein Terifeksi Covid-19 di Rohul Membaik, Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Medis
Senin, 06 April 2020 - 06:29

Gunakan Mobil Pengeras Suara Diskominfo Sosialisasi Bahaya Corona ke Desa-desa
Senin, 06 April 2020 - 06:15

Di Tengah Bahaya Covid-19, Warga Rohul Dilanda Banjir
Senin, 06 April 2020 - 06:04

Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus
Senin, 06 April 2020 - 05:59

Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan
Senin, 06 April 2020 - 05:47

17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Minggu, 05 April 2020 - 07:21

Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu
Minggu, 05 April 2020 - 07:17

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com