Home
Indonesia Ingin Kuasai 50 Persen Pasar Lobster Global | DPRD Riau Diisukan Beli Alat Antisadap, Ini Kata Sekwan | Anak Asuh Rumah Yatim Riau Berbagi Makanan Siap Saji Untuk Anak Yatim Dhuafa Lainnya | SKK Migas Gelar Workshop Eksekutif dan FGD Teknis Perizinan Alih Kelola Wilayah Kerja Rokan | SD dan SMP di Pelalawan Sudah Bisa Melaksanakan Belajar di Sekolah Mulai 8 Maret 2021 | Tim Korsupgah KPK Audensi dan Sosialisasi Pencegahan Korupsi di Pelalawan
Minggu, 07 Maret 2021
/ Peristiwa / 05:54:38 / Setelah China dan Israel, Indonesia Juga Akan Buat Vaksin COVID-19? /
Setelah China dan Israel, Indonesia Juga Akan Buat Vaksin COVID-19?
Jumat, 20 Maret 2020 - 05:54:38 WIB

JAKARTA – Sejumlah peneliti di berbagai negara kini terus berupaya untuk menemukan vaksin untuk COVID-19. Sebelumnya, peneliti Israel disebut tengah melakukan sejumlah riset untuk menghasilkan vaksin tersebut.
 
Terbaru, China juga telah memulai percobaan klinis pada vaksin virus corona atau COVID-19. Vaksin ini dikembangkan oleh para peneliti yang dipimpin oleh seorang ahli biowarfare. Administrasi Produk Medis Nasional sebelumnya telah menyetujui tes untuk vaksin COVID-19 pertama di negara itu, yang dibuat oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer di Wuhan.

“Kami adalah komunitas masa depan bersama bagi umat manusia, dan vaksin adalah salah satu senjata ilmiah dan teknologi paling kuat untuk mengakhiri epidemi virus corona baru,” kata Chen Wei, pakar biowarfare militer terkemuka yang memimpin tim.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, Indonesia saat ini juga sedang mengejar untuk membuat vaksin. Ia memaparkan bahwa dalam kondisi pandemik seperti ini, tidak boleh bergantung dengan vaksin dari luar negeri.

Dalam hitung-hitungannya, untuk mencegah penularan paling tidak dibutuhkan minimum 50 persen imunisasi dari total penduduk Indonesia untuk menciptakan blanket imunity. Artinya, paling tidak sebanyak 130 juta penduduk Indonesia harus mendapatkan vaksin. Setiap orangnya paling tidak harus divaksin sebanyak dua kali atau 260 juta dosis vaksin.

"Kalau satu dosisnya USD1 atau USD10  tinggal dihitung 260 juta itu bisa puluhan triliun. Kalau punya kemampuan sendiri bisa meng-cover dengan lebih murah," kata dia.

Lebih lanjut, Amin juga menjelaskan pada masa pandemi seperti ini setiap negara akan lebih mengutamakan kebutuhan vaksin untuk warga negaranya. Sehingga mereka akan lebih memilih untuk menyimpan vaksin tersebut. Jika dijual harga yang beredar juga bisa sangat mahal.

"Itu tidak practical, Indonesia harus bisa membuat vaksin sendiri, dan itu sudah kita mulai. Apa yang harus dilakukan, betul-betul bisa menciptakan herd imunity yang bisa menghentikan laju penyebaran virus," lanjut dia. [viva]


   
 
Syukuri Nikmat Dengan Berzakat
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:22

Edarkan Sabu Pemuda Rengat Barat Ini Ditangkap, Ini Jumlah Barang Buktinya
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:20

Terkait Pidana Pemilukada Inhu, JPU Inhu Eksekusi Kadis PMD Dan Lima Kades
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:17

Wabup Terpilih H.Nasaruddin Ajak Masyarakat Bangun Negeri Menuju Pelalawan Maju
Sabtu, 27 Februari 2021 - 13:13

Alfedri buka Konferensi Kerja 1 PGRI Kabupaten Siak Masa Bakti XXII Tahun 2020-2025
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:58

Bupati Alfedri Berharap Kehadiran FPK Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:54

Bocah 8 Tahun yang Di Duga menderita 'Gizik Buruk' Dari Desa Dusun Tua.
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:52

Oknum PNS Nyambi Jual Sabu Dibekuk Polsek Rengat Barat
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:49

Bupati HM Harris Resmikan Gedung PTSP Kejaksaan Negeri Pelalawan
Kamis, 25 Februari 2021 - 08:34

Bupati Rohil Terpilih Afrizal Sintong Diusulkan Jadi Ketua Harian Nasdem Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:17

Kantongi Kaca Pirex dan Sabu, Pemuda ini Meringkuk Dibalik Jeruji Besi
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:12

Alasan Mengapa Percaya Zodiak Termasuk Perbuatan Syirik?
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:11

Rumah Yatim Berikan Bantuan Mushola Nurul Hidayah dan Santunan Dai Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:02

Forum LLAJ Siak Gelar Rakor Membahas Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:57

Sekda Siak Hadiri Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:51

Bantuan Pendidikan dan Kemanusiaan Rumah Yatim untuk Warga Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:46

Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:39

Bikin Kagum, Siak Punya Penyulingan Ekstrak Daun Serai Wangi
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:37

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ternyata Kiriman Tetangga
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:34

Viral Video Pria Membuat Istrinya Murtad, Kepolisian Turun Tangan
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:32

Berkonsultasi Terhadap Dua Perda, DPRD Batubara Berkunjung ke Siak
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:23

warga Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:41

kegiatan panen raya dalam rangka ketahanan pangan Kampung Tangguh Nusantara desa Pekan Kamis Kecamat
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:38

Bersama Federasi Serikat Pekerja Transportasi Darat (FSPTD), Polres Inhil melaksanakan kegiatan Jum'
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:34

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com