Home
Pasein Terifeksi Covid-19 di Rohul Membaik, Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Medis | Gunakan Mobil Pengeras Suara Diskominfo Sosialisasi Bahaya Corona ke Desa-desa | Di Tengah Bahaya Covid-19, Warga Rohul Dilanda Banjir | Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus | Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan | 17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Senin, 06 April 2020
/ Peristiwa / 17:16:39 / Sekte Gereja Rahasia di Korsel, Diduga Jadi Pusat Penyebaran COVID-19 /
Sekte Gereja Rahasia di Korsel, Diduga Jadi Pusat Penyebaran COVID-19
Kamis, 27 Februari 2020 - 17:16:39 WIB

RIAUTRUST.COM– Sebuah sekte gereja di Korea Selatan diduga kuat jadi pusat penyebaran virus corona baru atau COVID-19 di negara itu. Kini pemerintah Korea Selatan akan menguji 200 ribu anggota sebuah gereja rahasia tersebut. Hal itu dilakukan setelah pemimpinnya setuju untuk menyerahkan daftar anggota kepada otoritas kesehatan.

Pada hari Selasa, 10 orang telah meninggal dan setidaknya 977 telah terinfeksi di Korea Selatan. Ini membuat Korea Selatan jadi negara kedua dengan kasus terbanyak setelah Tiongkok.

Sekitar 60 persen dari mereka yang terinfeksi adalah anggota Gereja Shincheonji Yesus, yang berbasis di Daegu, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea.  Gereja ini didirikan pada tahun 1984 oleh Lee Man-hee dan sekarang memiliki hampir 250.000 anggota, sebagian besar di Korea Selatan. Demikian seperti dikutip dari Business Insider.

Ajarannya secara eksplisit meramalkan akhir dunia, di mana hanya sedikit yang akan diselamatkan. Lee mengatakan dia adalah kedatangan kedua Yesus Kristus,. Lee juga meyakini bahwa dia dapat membawa 144.000 orang ke surga bersamanya pada Hari Penghakiman.

"Kami telah secara aktif bekerja sama dengan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus dan mengatasi wabah Semua ini akan dilaksanakan dengan premis bahwa pemerintah mengambil langkah-langkah untuk melindungi informasi pribadi mereka," ungkap Lee.

Pejabat kesehatan terkemuka yang bertanggung jawab memerangi wabah di Daegu mengakui pada hari Senin bahwa ia adalah anggota gereja.

Sebuah pernyataan dari kantor perdana menteri Korea Selatan mengatakan bahwa penting untuk menguji semua anggota gereja untuk menahan penyebaran virus dan mengurangi kecemasan publik.

Seorang mantan anggota kultus yang bertindak sebagai kepala penerjemah Lee, bernama  Kim, mengatakan bahwa tidak heran virus menyebar di dalam gereja.

“Mereka dikemas bersama seperti ikan sarden di satu area. Mereka dipaksa untuk duduk berbaris, dan lutut Anda benar-benar akan menyentuh lutut orang lain, ”katanya, menggambarkan ritual ibadah mereka.

Dia menambahkan bahwa para anggota dilarang mengenakan masker dengan alasan tidak sopan menghadap Tuhan dengan cara seperti itu. Dia mengatakan para anggota gereja tidak dapat melewatkan gereja untuk ke rumah sakit.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengatakan seorang wanita berusia 61 tahun adalah "penyebar super" di gereja. Kini Lebih dari setengah juta warga Korea Selatan telah menandatangani petisi yang menyerukan agar kultus dibubarkan.

Pada hari Jumat, perdana menteri Korea Selatan Chung Sye-kyun mengatakan Korea Selatan telah gagal menghentikan penyebaran virus di seluruh negeri, dan para pejabat sekarang fokus pada penahanan. Saat ini 2,5 juta penduduk Daegu telah diminta untuk tinggal di rumah.

"Di Daegu, jumlah kasus baru yang dikonfirmasi oleh tes cukup besar, dan jika kita gagal membendung transmisi masyarakat secara efektif di daerah ini, akan ada kemungkinan besar (bahwa penyakitnya) menyebar ke seluruh negeri,"  kata Wakil Korea Selatan Menteri Kesehatan Kim Gang-lip. [VIVA]

   
 
Penjelasan MUI Jika Muslim Tak Salat Jumat 3 Kali Saat Corona
Jumat, 03 April 2020 - 08:08

Arus Kepulangan TKI ke Bengkalis Makin Menurun
Jumat, 03 April 2020 - 08:02

Dipecat dari Cleaning Service DPRD Siak, Tangisan Tengku Khairani Pecah saat Kembali Dipekerjakan Se
Jumat, 03 April 2020 - 07:57

Istana Klarifikasi Ucapan Fadjroel Jubir Presiden yang Bolehkan Warga Mudik
Jumat, 03 April 2020 - 07:52

Ini Warkah Maklumat LAMR Terkait Covid-19
Jumat, 03 April 2020 - 07:41

Hadapi Wabah Covid-19, Pemkab Kampar Siapkan Keuangan dan Anggaran
Jumat, 03 April 2020 - 07:33

Diskominfo Kampar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona Covid-19 Melalui Mobil Keliling
Jumat, 03 April 2020 - 07:22

Wabah Covid 19 Meluas, Ketua DPRD Siak: Kegiatan yang Sudah Diagendakan Kita Tunda Dulu
Jumat, 03 April 2020 - 07:17

Aparat Desa dan Warga Desa Talang Pring Jaya Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum Desa
Jumat, 03 April 2020 - 07:09

Kegiatan Adat Judi Sabung Ayam Warga Talang Mamak Dibubarkan
Kamis, 02 April 2020 - 07:17

Polres Inhu Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu
Kamis, 02 April 2020 - 07:13

Jaga Daya Beli Masyarakat,
HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja APBN 2020 untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T
Kamis, 02 April 2020 - 07:07

Rumah makan dan warkop di Inhil dilarang sediakan kursi dan meja
Kamis, 02 April 2020 - 06:55

Cegah Covid-19, Forkopimcam Kelayang Gerak Bersama Semprot Disinfektan
Kamis, 02 April 2020 - 06:50

WHO Khawatirkan Perkembangan Penyebaran Virus Corona
Kamis, 02 April 2020 - 06:41

Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Riau Hingga Tiga Bulan ke Depan
Kamis, 02 April 2020 - 06:33

Pemprov Riau Siapkan Pergub Penghapusan Denda Pajak
Kamis, 02 April 2020 - 06:31

Luas Lahan Terbakar Riau Hingga 1 April Mencapai 996,58 Hektare
Kamis, 02 April 2020 - 06:26

Gubri: Karantina Wilayah Harus Persetujuan Pusat
Kamis, 02 April 2020 - 06:22

TPID Kampar Cek Stabilitas Harga Pangan Pengaruh Wabah Covid-19 dan Sambut Ramadhan
Kamis, 02 April 2020 - 06:07

BPBD Kabupaten Siak Semprot Lingkungan Disinspektan Kota Siak dan Sekitarnya.
Kamis, 02 April 2020 - 06:00

Dilepas Bupati Sukiman, Water Canon dan Mobil Damkar Dikerahkan Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Rabu, 01 April 2020 - 21:49

Corona, Arab Minta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini
Rabu, 01 April 2020 - 06:51

Sekjen PBB Peringatkan Virus Corona Bisa Picu Konflik Dunia
Rabu, 01 April 2020 - 06:46

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com