Home
Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus | Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan | 17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya | Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu | Iuran Bulanan Sekolah Tetap Bayar Selama Libur Covid-19, Ini Saran DPRD Pekanbaru | Tokoh Muda Ini Ingatkan Gubernur Riau Jangan Terlalu Banyak Seremonial
Senin, 06 April 2020
/ Ekbis / 14:05:56 / Pemprov Riau Berupaya Kembalikan Kejayaan Ikan di Riau /
Pemprov Riau Berupaya Kembalikan Kejayaan Ikan di Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 14:05:56 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan terus berupaya untuk mengembalikan kejayaan penghasilan ikan yang ada di Riau.

Ia menuturkan, rencana tersebut berdasarkan sejarah Riau pada masa dahulu. Dimana Provinsi Riau tepatnya di perairan Bagansiapiapi sempat menjadi penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan di dunia.

Ia juga mengatakan, Pemprov Riau akan memikirkan bagaimana meningkatkan penghasilan ikan di kolaborasikan dengan pariwisata, sehingga melalui hal tersebut akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuar saat menjamu Mahasiswa Perikanan dalam agenda acara temu ramah bersama Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I Sumatera, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Provinsi Riau, Rabu malam (26/2/2020).

"Kami ingin mengembalikan kejayaan itu, nelayan juga harus sejahtera jangan sampai toke saja yang kaya masyarakat penghasilannya segitu saja," ucapnya.

Syamsuar menjelaskan, Provinsi Riau termasuk daerah yang cukup luas kawasan perairannya yang berbatasan langsung dengan perairan Malaysia. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Riau untuk memajukan sektor perikanannya.

Menurut Gubri, sejauh ini tangkapan ikan di Riau masih banyak, namun tidak seimbang antara pendapatan ikan oleh nelayan dibandingkan dengan produk yang didapatkannya.

"Perairan kita memang luas, tapi hasilnya belum nampak. Nelayan pernah curhat, ikan mereka dibeli oleh toke dengan harga murah kemudian dijual ke negara tetangga dan nelayan tidak bisa menolak karena tidak ada pasar lain sementara uangnya butuh," katanya.

Sebut Syamsuar, sebagai daerah yang berbatasan dengan negara luar, tantangan terbesar dibidang perikanan saat ini adalah berurusan dengan toke yang telah lama berkecimpung di perikanan yang menjual ikannya ke negara tetangga tanpa melalui pengawasan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Sehingga mengakibatkan hasil ikan Riau dinikmati orang luar, sementara masyarakat Riau sendiri hanya mendapatkan bagian dari ikan-ikan kecil yang didapatkan nelayan.

"Ada empat pulau luar kita yang berbatasan dengan negara tetangga, aksesnya sangat mudah sekali untuk membawa hasil ikan kita ke negara mereka," ujar Syamsuar.

Melalui kesempatan tersebut, Gubri juga mengajak seluruh masyarakat Riau untuk bersatu padu dalam mengembalikan kejayaan perikanan di Riau, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Riau.

"Mari sama-sama kita kembalikan Riau sebagai penghasil ikan terbesar di Indonesia bahkan Dunia," tutupnya. (MCR)

   
 
Istana Klarifikasi Ucapan Fadjroel Jubir Presiden yang Bolehkan Warga Mudik
Jumat, 03 April 2020 - 07:52

Ini Warkah Maklumat LAMR Terkait Covid-19
Jumat, 03 April 2020 - 07:41

Hadapi Wabah Covid-19, Pemkab Kampar Siapkan Keuangan dan Anggaran
Jumat, 03 April 2020 - 07:33

Diskominfo Kampar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona Covid-19 Melalui Mobil Keliling
Jumat, 03 April 2020 - 07:22

Wabah Covid 19 Meluas, Ketua DPRD Siak: Kegiatan yang Sudah Diagendakan Kita Tunda Dulu
Jumat, 03 April 2020 - 07:17

Aparat Desa dan Warga Desa Talang Pring Jaya Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum Desa
Jumat, 03 April 2020 - 07:09

Kegiatan Adat Judi Sabung Ayam Warga Talang Mamak Dibubarkan
Kamis, 02 April 2020 - 07:17

Polres Inhu Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu
Kamis, 02 April 2020 - 07:13

Jaga Daya Beli Masyarakat,
HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja APBN 2020 untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T
Kamis, 02 April 2020 - 07:07

Rumah makan dan warkop di Inhil dilarang sediakan kursi dan meja
Kamis, 02 April 2020 - 06:55

Cegah Covid-19, Forkopimcam Kelayang Gerak Bersama Semprot Disinfektan
Kamis, 02 April 2020 - 06:50

WHO Khawatirkan Perkembangan Penyebaran Virus Corona
Kamis, 02 April 2020 - 06:41

Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Riau Hingga Tiga Bulan ke Depan
Kamis, 02 April 2020 - 06:33

Pemprov Riau Siapkan Pergub Penghapusan Denda Pajak
Kamis, 02 April 2020 - 06:31

Luas Lahan Terbakar Riau Hingga 1 April Mencapai 996,58 Hektare
Kamis, 02 April 2020 - 06:26

Gubri: Karantina Wilayah Harus Persetujuan Pusat
Kamis, 02 April 2020 - 06:22

TPID Kampar Cek Stabilitas Harga Pangan Pengaruh Wabah Covid-19 dan Sambut Ramadhan
Kamis, 02 April 2020 - 06:07

BPBD Kabupaten Siak Semprot Lingkungan Disinspektan Kota Siak dan Sekitarnya.
Kamis, 02 April 2020 - 06:00

Dilepas Bupati Sukiman, Water Canon dan Mobil Damkar Dikerahkan Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Rabu, 01 April 2020 - 21:49

Corona, Arab Minta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini
Rabu, 01 April 2020 - 06:51

Sekjen PBB Peringatkan Virus Corona Bisa Picu Konflik Dunia
Rabu, 01 April 2020 - 06:46

Larangan WNA Masuk Indonesia Berlaku 2 April
Rabu, 01 April 2020 - 06:41

Yamaha Jawab Masa Depan Valentino Rossi di MotoGP
Rabu, 01 April 2020 - 06:33

Cegah Covid-19, Plt Camat Setyono Bersama Upika Taati Intruksi Bupati Rohul
Rabu, 01 April 2020 - 06:17

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com