Home
17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya | Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu | Iuran Bulanan Sekolah Tetap Bayar Selama Libur Covid-19, Ini Saran DPRD Pekanbaru | Tokoh Muda Ini Ingatkan Gubernur Riau Jangan Terlalu Banyak Seremonial | Melesat, Suzuki XL7 Runner Up di Februari 2020, Asapi HR-V dan Terios | Wagubri Minta Bupati Kampar Jaga Jalur Masuk ke Riau 24 Jam
Senin, 06 April 2020
/ Peristiwa / 08:50:50 / Siswa Dianiaya Siswa Lain, Pihak Sekolah Tak Peduli, Orangtua Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain /
Siswa Dianiaya Siswa Lain, Pihak Sekolah Tak Peduli, Orangtua Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain
Rabu, 26 Februari 2020 - 08:50:50 WIB

INHU - Sungguh miris yang dialami FFA (8) siswa kelas 3 SDN 001 Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.

Anak pertama dari GS (38) yang bekerja di salah satu instansi pemerintah di Kecamatan Peranap ini dianiaya oleh siswa lain inisial (RL) didalam kelas saat jam pelajaran menggambar.

Karna kesal karna pihak sekolah tak bertanggungjawab terhadap kejadian yang menimpa anaknya, GS memindahkan anaknya kesekolah lain.

Informasi yang disampaikan GS orangtua FFA menyebut, kejadian penganiayaan ini terjadi pada Jumat (21/02/2020) pagi ketika FFA tengah asyik menggambar. Pada saat tengah asyik menggambar, salah satu siswa lain inisial (R) melempar bagian kepala dekat telinga FFA menggunakan Batu Bata hingga luka dan mengeluarkan darah.

Saat kejadian apakah ada guru didalam kelas atau tidak, G juga tidak tau. Namun menurutnya sangat disayangkan jika saat jam pelajaran guru tidak ada diruangan kelas. Kejadian tersebut tidak diberitahukan guru atau kepala sekolah kepada dirinya sebagai orangtua FFA. Parahnya lagi, anaknya FFA tak diantar pulang oleh guru apalagi dibawa berobat ke Puskesmas.

Peristiwa ini cerita GS baru diketahuinya ketika hendak menjemput anaknya. Ditengah jalan berpapasan dengan anaknya menumpang pulang kepada salah seorang orangtua siswa lainnya. Disitu terungkaplah apa yang dialami anaknya disekolah.

"Anak saya pulang sendiri kerumah setelah jam sekolah tutup, itupun menumpang pada orangtua siswa lain yang menjemput anaknya", kata GS.

Tak puas dengan kejadian tersebut, GS langsung mendatangi sekolah untuk menanyakan respon dari pihak sekolah, disitu dijumpai masih ada salah seorang guru. Namun guru tersebut mengatakan besok Senin dibicarakan dengan kedua orangtua. GS ngotot agar besok Sabtu harus segera dibicarakan bagaimana solusi dari peristiwa tersebut. Akhirnya disepakati dan Sabtu diadakan pertemuan dengan orangtua pelaku, pihak sekolah dan dirinya. Dan didapat solusi bahwa orangtua pelaku menyanggupi separoh biaya perobatan anaknya.

Yang menjadi GS merasa kesal dan tak menerima kejadian tersebut karna pihak sekolah dianggapnya tak peduli apa yang telah menimpa anaknya dan terjadi disekolah saat jam pelajaran, hingga dirinya memindahkan anaknya ke sekolah lain ke SDN 004 Sukamaju Kecamatan Batang Peranap.

"Pihak sekolah lalai dan tak bertanggungjawab dengan kejadian tersebut", ujarnya.

Dikatakan GS, lingkungan sekolah adalah tempat belajar dan ada pengajar yaitu guru. Apakah ini cerminan dunia pendidikan di negeri ini.? ,tanya GS kesal. Seharusnya, dengan kejadian tersebut harusnya guru atau pihak sekolah membawa anak berobat ke Puskesmas dan memberitahu orangtua. Kemana para guru, wali kelas maupun kepala sekolah? tanyanya.

GS berkata dengan kejadian ini dirinya tidak mengambil jalur hukum, saya masih menghargai pihak sekolah, tapi kesabaran ada batasnya. Mudah-mudahan ini kejadian terakhir, jangan ada kejadian serupa menimpa siswa lainnya, ucap GS.

"Saya mohon kepada instansi terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Inhu agar hal ini bisa dijadikan pelajaran dan meningkatkan pengawasan terhadap sekolah tersebut", pinta GS.

Karna sambung GS lagi, kejadian yang dialami anaknya ini bukan kali pertama, sudah sering terjadi kekerasan terhadap anak disekolah ini. Dan ini baru terungkap dari cerita orangtua siswa lain setelah kejadian menimpa anak saya, tapi tetap saja pihak sekolah tidak tanggap, tidak bertanggungjawab, cetusnya.

Ketika dimintai tanggapan soal laporan ke pihak berwajib dalam hal ini Polsek Peranap, GS menjelaskan bahwa, sudah melapor ke Bhabinkamtibmas. Namun jawaban Bhabinkamtibmas, prosesnya rumit, di Polsek tak bisa, prosesnya harus melibatkan KPAI dan laporannya ke Polres, ujar GS menirukan.

Sementara, Kepala SDN 001 Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Hermiati belum bisa dimintai tanggapan terhadap peristiwa tersebut. Dihubungi berkali-kali ke ponselnya dengan nomor 0822841046...tidak bisa tersambung. (ASH)

   
 
Hadapi Wabah Covid-19, Pemkab Kampar Siapkan Keuangan dan Anggaran
Jumat, 03 April 2020 - 07:33

Diskominfo Kampar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona Covid-19 Melalui Mobil Keliling
Jumat, 03 April 2020 - 07:22

Wabah Covid 19 Meluas, Ketua DPRD Siak: Kegiatan yang Sudah Diagendakan Kita Tunda Dulu
Jumat, 03 April 2020 - 07:17

Aparat Desa dan Warga Desa Talang Pring Jaya Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum Desa
Jumat, 03 April 2020 - 07:09

Kegiatan Adat Judi Sabung Ayam Warga Talang Mamak Dibubarkan
Kamis, 02 April 2020 - 07:17

Polres Inhu Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu
Kamis, 02 April 2020 - 07:13

Jaga Daya Beli Masyarakat,
HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja APBN 2020 untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T
Kamis, 02 April 2020 - 07:07

Rumah makan dan warkop di Inhil dilarang sediakan kursi dan meja
Kamis, 02 April 2020 - 06:55

Cegah Covid-19, Forkopimcam Kelayang Gerak Bersama Semprot Disinfektan
Kamis, 02 April 2020 - 06:50

WHO Khawatirkan Perkembangan Penyebaran Virus Corona
Kamis, 02 April 2020 - 06:41

Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Riau Hingga Tiga Bulan ke Depan
Kamis, 02 April 2020 - 06:33

Pemprov Riau Siapkan Pergub Penghapusan Denda Pajak
Kamis, 02 April 2020 - 06:31

Luas Lahan Terbakar Riau Hingga 1 April Mencapai 996,58 Hektare
Kamis, 02 April 2020 - 06:26

Gubri: Karantina Wilayah Harus Persetujuan Pusat
Kamis, 02 April 2020 - 06:22

TPID Kampar Cek Stabilitas Harga Pangan Pengaruh Wabah Covid-19 dan Sambut Ramadhan
Kamis, 02 April 2020 - 06:07

BPBD Kabupaten Siak Semprot Lingkungan Disinspektan Kota Siak dan Sekitarnya.
Kamis, 02 April 2020 - 06:00

Dilepas Bupati Sukiman, Water Canon dan Mobil Damkar Dikerahkan Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Rabu, 01 April 2020 - 21:49

Corona, Arab Minta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini
Rabu, 01 April 2020 - 06:51

Sekjen PBB Peringatkan Virus Corona Bisa Picu Konflik Dunia
Rabu, 01 April 2020 - 06:46

Larangan WNA Masuk Indonesia Berlaku 2 April
Rabu, 01 April 2020 - 06:41

Yamaha Jawab Masa Depan Valentino Rossi di MotoGP
Rabu, 01 April 2020 - 06:33

Cegah Covid-19, Plt Camat Setyono Bersama Upika Taati Intruksi Bupati Rohul
Rabu, 01 April 2020 - 06:17

Musrenbang Video Confrense Pertama di Riau bahkan di Indonesia Sukses Dilaksanakan
Rabu, 01 April 2020 - 06:10

448 ODP di Pekanbaru Akan Jalani Rapid Tes Covid-19 Serentak
Rabu, 01 April 2020 - 06:05

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com