Home
Serahakan 1.281 Sertifikat PTSL, Ini Pesan Bupati Kepada Masyarakat | Bupati Alfedri Ajak Petani dan Peternak Manfaatkan Program KUR | Massa Anti-RUU HIP dan RUU Ciptaker Akan Demo DPR Hari Ini | 1.357 Mahasiswa Miskin di Riau Sudah Dapat Bansos Pendidikan | Rilis Dua Lagu Sekaligus Karya Chossypratama, Atthahirah Gadis Sumsel Siap Melejit | HWK SUMBAR Rilis Lagu "Senyuman Terindah" untuk Semangati Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19
Kamis, 16 Juli 2020
/ Peristiwa / 08:50:50 / Siswa Dianiaya Siswa Lain, Pihak Sekolah Tak Peduli, Orangtua Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain /
Siswa Dianiaya Siswa Lain, Pihak Sekolah Tak Peduli, Orangtua Pindahkan Anaknya ke Sekolah Lain
Rabu, 26 Februari 2020 - 08:50:50 WIB

INHU - Sungguh miris yang dialami FFA (8) siswa kelas 3 SDN 001 Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau.

Anak pertama dari GS (38) yang bekerja di salah satu instansi pemerintah di Kecamatan Peranap ini dianiaya oleh siswa lain inisial (RL) didalam kelas saat jam pelajaran menggambar.

Karna kesal karna pihak sekolah tak bertanggungjawab terhadap kejadian yang menimpa anaknya, GS memindahkan anaknya kesekolah lain.

Informasi yang disampaikan GS orangtua FFA menyebut, kejadian penganiayaan ini terjadi pada Jumat (21/02/2020) pagi ketika FFA tengah asyik menggambar. Pada saat tengah asyik menggambar, salah satu siswa lain inisial (R) melempar bagian kepala dekat telinga FFA menggunakan Batu Bata hingga luka dan mengeluarkan darah.

Saat kejadian apakah ada guru didalam kelas atau tidak, G juga tidak tau. Namun menurutnya sangat disayangkan jika saat jam pelajaran guru tidak ada diruangan kelas. Kejadian tersebut tidak diberitahukan guru atau kepala sekolah kepada dirinya sebagai orangtua FFA. Parahnya lagi, anaknya FFA tak diantar pulang oleh guru apalagi dibawa berobat ke Puskesmas.

Peristiwa ini cerita GS baru diketahuinya ketika hendak menjemput anaknya. Ditengah jalan berpapasan dengan anaknya menumpang pulang kepada salah seorang orangtua siswa lainnya. Disitu terungkaplah apa yang dialami anaknya disekolah.

"Anak saya pulang sendiri kerumah setelah jam sekolah tutup, itupun menumpang pada orangtua siswa lain yang menjemput anaknya", kata GS.

Tak puas dengan kejadian tersebut, GS langsung mendatangi sekolah untuk menanyakan respon dari pihak sekolah, disitu dijumpai masih ada salah seorang guru. Namun guru tersebut mengatakan besok Senin dibicarakan dengan kedua orangtua. GS ngotot agar besok Sabtu harus segera dibicarakan bagaimana solusi dari peristiwa tersebut. Akhirnya disepakati dan Sabtu diadakan pertemuan dengan orangtua pelaku, pihak sekolah dan dirinya. Dan didapat solusi bahwa orangtua pelaku menyanggupi separoh biaya perobatan anaknya.

Yang menjadi GS merasa kesal dan tak menerima kejadian tersebut karna pihak sekolah dianggapnya tak peduli apa yang telah menimpa anaknya dan terjadi disekolah saat jam pelajaran, hingga dirinya memindahkan anaknya ke sekolah lain ke SDN 004 Sukamaju Kecamatan Batang Peranap.

"Pihak sekolah lalai dan tak bertanggungjawab dengan kejadian tersebut", ujarnya.

Dikatakan GS, lingkungan sekolah adalah tempat belajar dan ada pengajar yaitu guru. Apakah ini cerminan dunia pendidikan di negeri ini.? ,tanya GS kesal. Seharusnya, dengan kejadian tersebut harusnya guru atau pihak sekolah membawa anak berobat ke Puskesmas dan memberitahu orangtua. Kemana para guru, wali kelas maupun kepala sekolah? tanyanya.

GS berkata dengan kejadian ini dirinya tidak mengambil jalur hukum, saya masih menghargai pihak sekolah, tapi kesabaran ada batasnya. Mudah-mudahan ini kejadian terakhir, jangan ada kejadian serupa menimpa siswa lainnya, ucap GS.

"Saya mohon kepada instansi terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Inhu agar hal ini bisa dijadikan pelajaran dan meningkatkan pengawasan terhadap sekolah tersebut", pinta GS.

Karna sambung GS lagi, kejadian yang dialami anaknya ini bukan kali pertama, sudah sering terjadi kekerasan terhadap anak disekolah ini. Dan ini baru terungkap dari cerita orangtua siswa lain setelah kejadian menimpa anak saya, tapi tetap saja pihak sekolah tidak tanggap, tidak bertanggungjawab, cetusnya.

Ketika dimintai tanggapan soal laporan ke pihak berwajib dalam hal ini Polsek Peranap, GS menjelaskan bahwa, sudah melapor ke Bhabinkamtibmas. Namun jawaban Bhabinkamtibmas, prosesnya rumit, di Polsek tak bisa, prosesnya harus melibatkan KPAI dan laporannya ke Polres, ujar GS menirukan.

Sementara, Kepala SDN 001 Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Hermiati belum bisa dimintai tanggapan terhadap peristiwa tersebut. Dihubungi berkali-kali ke ponselnya dengan nomor 0822841046...tidak bisa tersambung. (ASH)

   
 
OJK Masih Dalami Rekam Jejak Calon Komut dan Direksi BRK
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:13

Hari Ini, Empat Pasangan Calon Bupati akan Terima SK dari Golkar
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:08

Bupati Siak Serahkan 254 Sertifikat Hak Milik Tanah Program PTSL kepada masyarakat Sabak Auh
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:23

Alfedri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan MIN 1 Siak Sabak Auh
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:57

Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:40

Cuti Panjang Setelah Dilantik, Mulyadi Pertanyakan Keseriusan M Noer Jadi Kadiskes
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:36

Tingkat Kesembuhan Pasien Postif di Riau Capai 90,8 Persen
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:24

Hari Ini Pengadilan Turki Putuskan Hagia Sophia Tetap Museum atau Diubah Jadi Masjid
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:15

WHO Ulas Laporan Penelitian Virus Corona Menular Lewat Udara
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:14

Wacana Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden Mencuat
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:07

Apa Itu Redenominasi Rupiah? Sri Mulyani Gagas Mata Uang Rp1.000 Jadi Rp 1
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:59

Tren Penularan Covid 19 di Riau Menurun
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:42

Chossypratama Gandeng Nadya, Model Cantik dari Bali
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:33

Glenn Pratama Garap Versi Terbaru Lagu Poetri Karya Chossypratama
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:22

Pengamat Bandingkan Amarah Jokowi dengan Senyum Soeharto dalam Politik Jawa
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:45

Hari Ini Terakhir Pendaftaran, Disdik Pekanbaru:Banyak yang Salah Paham Tentang Sistem Zonasi
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:39

Sempat Kabur, Pasien ODGJ di Dumai Negatif Covid-19
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:31

Israel Mau Caplok Tepi Barat, Palestina: Kobarkan Gelombang Ketiga Intifada
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:27

Relawan Covid-19 Mahasiswa Unri Gelar Pelatihan Membuat Handsanitizer kepada Masyarakat Siak
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:57

Tim Gugus Covid-19 Siak Masih Tetap Lakukan Pengecekan dan Himbauan pada Masyarakat
Jumat, 03 Juli 2020 - 22:18

Peduli Covid Karyawan PT BOB Salurkan Bantuan
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:55

Tak Ingin Siak Menjadi Penyumbang Positif Covid-19, Warga Disarankan Jangan Buat Hajatan
Selasa, 30 Juni 2020 - 06:43

Bupati Siak Ingatkan Warga Jangan Keliru Pahami New Normal
Senin, 29 Juni 2020 - 06:39

Pemkab Siak Maksimalkan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Tempat Umum dan Wisata
Sabtu, 27 Juni 2020 - 06:32

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com