Home
Gunakan Mobil Pengeras Suara Diskominfo Sosialisasi Bahaya Corona ke Desa-desa | Di Tengah Bahaya Covid-19, Warga Rohul Dilanda Banjir | Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus | Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan | 17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya | Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu
Senin, 06 April 2020
/ Peristiwa / 08:49:14 / Diduga Jadi Tempat Judi, Gelper di Pangkalan Kerinci Hanya Kantongi Izin Permainan Anak /
Diduga Jadi Tempat Judi, Gelper di Pangkalan Kerinci Hanya Kantongi Izin Permainan Anak
Senin, 17 Februari 2020 - 08:49:14 WIB

PELALAWAN - Gelanggang Permainan (Gelper) yang diduga jadi ajang perjudian di Jalan Mahadira Indra, Pangkakan Kerinci sudah mengantongi Izin. Hanya saja izin yang mereka miliki hanya untuk permainan anak-anak.

Izin permainan anak ini diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pelalawan.

Di Pangkalan Kerinci ada dua perizinan yang diberikan oleh DPM-PTSP. Pertama perizinan permainan anak yang diberikan kepada Aneka Zone, yang berlokasi di dekat jalan Mahadiraja Indra atau bersebelahan dengan Cafe Nongchan. Izin kedua adalah diberikan kepada E-zone, yang berlokasi berseberangan dengan Aneka Zone, atau satu bangunan dengan Swalayan Mandiri.

Pantauan CAKAPLAH.com di lapangan terhadap kedua usaha ini, yang lebih mencolok dan nyata-nyata beraroma judi adalah Gelper milik Aneka Zone. Pasalnya, di tempat ini tak ada satupun permainan anak-anak dibuat oleh pemilik usaha. Hampir dipastikan di Gelper Aneka Zone ini tak ada anak-anak bermain di sini. Bahkan para tamunya semua orang dewasa.

Lain halnya, dengan E-Zone. Gelper yang berlokasi di lantai dua satu gedung dengan Mandiri Swalayan, dipenuhi fasilitas penunjang permainan anak-anak. Meskipun terdapat juga meja-meja Gelper akan tetapi tidaklah terlalu mencolok.

Kepala DPM-PTSP Kabupaten Pelalawan Budi Surlani, melalui Kabid Perizinan, Zulkarnain, kepada CAKAPLAH.com Ahad (16/2/2020) membenarkan terhadap kedua usaha ini sudah diberikan izin.

"Kedua usaha ini, sudah miliki izin. Izin yang kita terbitkan hanya satu jenis saja, yakni izin permainan anak-anak," terangnya.

Jika dalam pelaksanaan perizinan yang sudah diterbitkan, kata Zulkarnain, bila mana ditemukan penyimpangan, seperti umpamanya berkedok judi. Ditegaskannya, itu bukan domain DPM PTSP.

"Seandainyan perizinan itu terdapat penyimpangan, bukan domain kita lagi, akan tetapi kewenangan Satpol PP untuk menindak sebagai penegak peraturan daerah. Sikap kita tegas, jika ada laporan dari masyarakat maupun media massa seandai adanya penyimpangan izin kita siap untuk mencabut perizinannya," tegasnya.

Untuk Aneka Zone seingatnya, diberikan DPM-PTSP kabupaten Pelalawan sekitar tahun 2014, sementara untuk E-zone Zulkarnain mengaku tidak ingat.

Dilansir CAKAPLAH.com sebelumnya, pengakuan salah seorang pecandu Gelanggang Permainan (Gelper) kental bernuansa perjudian berlokasi di seberang Swalayan Mandiri, tepatnya, di jalan Mahadiraja Indra, Pangkalan Kerinci, ternyata bikin geleng-geleng kepala.

Pasalnya dalam sekali bermain, bisa menghabiskan uang Rp 10 juta bahkan merogoh kocek dalam-dalam Rp 20 juta. Namun jika menang, malah sebaliknya, bisa meraih pulus Rp 20 juta hingga Rp 30 juta.

Begitulah, pengakuan salah seorang, pecandu Gelper yang sempat diwawancarai khusus wartawan CAKAPLAH.com, di Pangkalan Kerinci, Jumat (14/2/2020).

Hanya saja, ia mewanti-wanti CAKAPLAH.com untuk menjaga kerahasiaan indentitas dirinya. Menurut dia jika pun menang akan tetapi uang itu tetap saja habis diputarkan lagi untuk bermain di tempat itu.

Sambil senyum-senyum sembari ketawa-ketawa, pecandu Gelper ini memulai pembicaraan terkait trik yang dimainkan oleh pemilik usaha.

Permainan ini kata dia diawali dengan pembelian koin yang sudah disiapkan oleh pemilik. Misalnya, untuk uang Rp 100 ribu diganti dengan 100 buah koin. Jika dibawa bermain Gelper perputarannya begitu cepat.

"Inikan trik saja, beli koin yang sudah disiapkan pemilik, terus pihak pengelola juga menyiapkan voucer jika kita berhasil menang. Misalnya untuk dua lembar voucer, bisa diganti dengan satu slop rokok," bebernya.

Menariknya, rokok-rokok hasil penukaran voucer itu, kata dia ada pula pihak ketiga menampung sebagai pembeli.

"Artinya begini jika kita menang hasil penukaran voucer berupa rokok, ada pula di situ pihak penampung membeli untuk diuangkan lagi, sepertinya, pihak penampung ini orang-orang pemilik usaha juga," ujarnya.

Namun demikian, ia memastikan Gelper tersebut syarat dengan perjudian. "Judi itu. Hadiah berupa rokok itu trik pemilik usaha untuk mengelabui masyarakat saja," tandasnya.

Di tempat terpisah, Kapolres Pelalawan AKBP M. Hasyim Risahondua, S.Ik, M.Si mengucapkan terima kasih terkait adanya, informasi beroperasi Gelper kental bernuansa judi di Pangkalan Kerinci. Ia bahkan berjanji akan mengecek ke lapangan. (CAKAPLAH)

   
 
Arus Kepulangan TKI ke Bengkalis Makin Menurun
Jumat, 03 April 2020 - 08:02

Dipecat dari Cleaning Service DPRD Siak, Tangisan Tengku Khairani Pecah saat Kembali Dipekerjakan Se
Jumat, 03 April 2020 - 07:57

Istana Klarifikasi Ucapan Fadjroel Jubir Presiden yang Bolehkan Warga Mudik
Jumat, 03 April 2020 - 07:52

Ini Warkah Maklumat LAMR Terkait Covid-19
Jumat, 03 April 2020 - 07:41

Hadapi Wabah Covid-19, Pemkab Kampar Siapkan Keuangan dan Anggaran
Jumat, 03 April 2020 - 07:33

Diskominfo Kampar Sosialisasi Pencegahan Virus Corona Covid-19 Melalui Mobil Keliling
Jumat, 03 April 2020 - 07:22

Wabah Covid 19 Meluas, Ketua DPRD Siak: Kegiatan yang Sudah Diagendakan Kita Tunda Dulu
Jumat, 03 April 2020 - 07:17

Aparat Desa dan Warga Desa Talang Pring Jaya Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum Desa
Jumat, 03 April 2020 - 07:09

Kegiatan Adat Judi Sabung Ayam Warga Talang Mamak Dibubarkan
Kamis, 02 April 2020 - 07:17

Polres Inhu Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu
Kamis, 02 April 2020 - 07:13

Jaga Daya Beli Masyarakat,
HIPMI Apresiasi Tambahan Belanja APBN 2020 untuk Tangani Covid-19 Capai Rp 405,1 T
Kamis, 02 April 2020 - 07:07

Rumah makan dan warkop di Inhil dilarang sediakan kursi dan meja
Kamis, 02 April 2020 - 06:55

Cegah Covid-19, Forkopimcam Kelayang Gerak Bersama Semprot Disinfektan
Kamis, 02 April 2020 - 06:50

WHO Khawatirkan Perkembangan Penyebaran Virus Corona
Kamis, 02 April 2020 - 06:41

Bulog Pastikan Stok Beras Aman di Riau Hingga Tiga Bulan ke Depan
Kamis, 02 April 2020 - 06:33

Pemprov Riau Siapkan Pergub Penghapusan Denda Pajak
Kamis, 02 April 2020 - 06:31

Luas Lahan Terbakar Riau Hingga 1 April Mencapai 996,58 Hektare
Kamis, 02 April 2020 - 06:26

Gubri: Karantina Wilayah Harus Persetujuan Pusat
Kamis, 02 April 2020 - 06:22

TPID Kampar Cek Stabilitas Harga Pangan Pengaruh Wabah Covid-19 dan Sambut Ramadhan
Kamis, 02 April 2020 - 06:07

BPBD Kabupaten Siak Semprot Lingkungan Disinspektan Kota Siak dan Sekitarnya.
Kamis, 02 April 2020 - 06:00

Dilepas Bupati Sukiman, Water Canon dan Mobil Damkar Dikerahkan Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Rabu, 01 April 2020 - 21:49

Corona, Arab Minta Umat Islam Tunda Rencana Haji Tahun Ini
Rabu, 01 April 2020 - 06:51

Sekjen PBB Peringatkan Virus Corona Bisa Picu Konflik Dunia
Rabu, 01 April 2020 - 06:46

Larangan WNA Masuk Indonesia Berlaku 2 April
Rabu, 01 April 2020 - 06:41

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com