Home
Diduga Hina Jokowi soal Corona, Buruh di Kepri Ditangkap | Bantuan Puluhan Unit Westafel Portable Dengan Kapasitas 500 Liter Diterima Polres Inhu | Pemko Pekanbaru Diminta Siapkan Anggaran untuk Tiga Bulan Jika Terapkan PSBB | Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp150 Juta Perdesa, Ini Kegunaannya | Untuk Sementara Inhu Aman Dari Covid-19, Stok Sembako Aman Untuk 3 Bulan Kedepan | Diterima Bupati Alfedri Secara Simbolis, BRI Siak Salurkan Bantuan Wastafel Portable Untuk Masyaraka
Kamis, 09 April 2020
/ Riau Region / 14:53:16 / Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru /
Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53:16 WIB

PEKANBARU - Peneliti Universitas Riau Dr. Komala Sari, ST, M.Si, mengevaluasi pengelolaan drainase perkotaan di Pekanbaru pada Wilayah Pengembangan (WP) IV studi kasus Jalan Sudirman Jl. Parit Indah (MTQ) Jl. Arifin Ahmad, kota itu.

"Berdasarkan evaluasi pengelolaan drainase di Kota Pekanbaru ditemukan beragam permasalahan di antaranya pembangunan drainase tidak berpedoman dengan dokumen perencanaan sehingga dimensinya tidak sesuai, drainase air hujan bercampur dengan air limbah, kurangnya peran stakeholder dalam mengelola drainase," kata Dr. Komala Sari, ST, M.Si, di Pekanbaru, Jumat.

Berdasarkan penelitiannya itu, Komala juga menemukan masalah kurangnya penegakan hukum yang tegas dari kelembagaan terkait sehingga menyebabkan terganggunya keseimbangan ekologi, tidak menguntungkan secara ekonomi dan berpengaruh negatif pada aspek sosial.

Menurut dia, untuk menindaklanjuti evaluasi tersebut, diperlukan upaya terintegrasi mulai dari perencanaan saluran drainase yang mempertimbangkan debit saluran rencana, yang selama ini dilakukan secara konvensional dapat dipadukan dengan beberapa metode 'ecodrain' seperti lubang resapan biopori, sumur resapan, kolam konservasi dan penampungan air hujan.

Untuk proses pelaksanaannya, katanya, mempertimbangkan keseimbangan aspek ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, kelembagaan, dukungan stakeholder dalam memelihara lingkungan secara holistik baik dari metode struktur dan metode non struktur.

"Oleh karenanya penelitian yang dilakukan ini tidak membuat teori baru, akan tetapi lebih bersifat mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan sehingga diperoleh rancangan pengelolaan drainase berkelanjutan di Kota Pekanbaru," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi eksisting drainase pada lokasi sampling terdapat yang rusak dan tidak terawat, banyak inlet yang tertutup sampah dan tanah serta ketidaksesuaian dimensi saluran drainase.

Selain itu terjadinya limpasan merupakan akibat dari buruknya kinerja drainase. dan secara ekologi, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja drainase di Kota Pekanbaru yaitu distribusi curah hujan, intensitas hujan dan durasi hujan.

"Dilihat dari distribusi curah hujan, perhitungan debit banjir rencana naik secara signifikan mulai dari periode ulang hujan 2 tahun sebesar 451,91 mm/tahun sampai nilai tertinggi pada periode ulang hujan 25 tahun sebesar 517,69 mm/tahun," katanya.

Berdasarkan Permen PU No. 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan, Kota Pekanbaru termasuk kategori kota besar karena jumlah penduduknya lebih dari 1 juta jiwa yaitu sebanyak 1.162.052 jiwa sehingga daerah tangkapan air berada pada rentang 10-100 Ha, sehingga periode ulang hujan yang digunakan pada rentang 2-5 tahun yaitu pada debit banjir rencana 451,91- 478,24 mm/tahun yang akan digunakan dalam perhitungan debit rancangan banjir.

Sementara itu untuk menindaklanjuti evaluasi tersebut, diperlukan upaya terintegrasi mulai dari perencanaan saluran drainase yang mempertimbangkan debit saluran rencana, yang selama ini dilakukan secara konvensional dapat dipadukan dengan beberapa metode ecodrain seperti lubang resapan biopori, sumur resapan, kolam konservasi dan penampungan air hujan.

Proses pelaksanaannya mempertimbangkan keseimbangan aspek ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, kelembagaan, dukungan stakeholder dalam memelihara lingkungan secara holistik baik dari metode struktur dan metode nonstruktur.

Sedangkan prioritas penanganan drainase yakni perlunya menjalin komunikasi dan mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah untuk membantu pembiayaan dan pengelolaan drainase, pengembangan sarana prasarana dengan memanfaatkan ketersediaan lahan dan konsep ecodrain, pembangunan drainase sesuai dengan ketentuan dokumen perencanaan dan disertai dengan prosedur pengelolaannya (SOP). Peningkatan SDM pengelola drainase dan pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas kelembagaan dan penegakan hukum yang tegas, mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan drainase, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk optimalisasi fungsi dan pengembangan drainase, pengelolaan drainase air hujan terpisah dengan air limbah dan lainnya. (ANTARA)

   
 
Tanggap Covid-19, Diskominfo, Babinsa Dan Lurah Lipat Kain Sambangi Pasar Lipat Kain
Selasa, 07 April 2020 - 20:29

Pantau Pergerakan ODP, Pemkab Siak Bersiap Manfaatkan Teknologi Aplikasi Berbasis GPS
Selasa, 07 April 2020 - 20:25

Hasil Rapid Test Pasien Terindikasi Covid-19 di Inhil Reaktif
Selasa, 07 April 2020 - 07:25

Pemda Kampar Naikkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 07:21

PDP Bertambah, Bupati Wardan Minta Masyarakat Tenang
Selasa, 07 April 2020 - 07:16

Bupati Tinjau Rencana Lokasi Isolasi di Taman Rekreasi Stanum
Selasa, 07 April 2020 - 07:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil Bantu Rp 50 Juta Untuk Penanganan Covid 19
Selasa, 07 April 2020 - 07:05

1.521 Napi di Riau Sudah Dibebaskan
Selasa, 07 April 2020 - 06:41

Kejati Riau Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 06:38

Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Akan Beroperasi Bulan Ini
Selasa, 07 April 2020 - 06:29

Cegah Penularan Corona, Gubri Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Selasa, 07 April 2020 - 06:25

87 PDP di Riau Dinyatakan Sehat dan Dipulangkan
Selasa, 07 April 2020 - 06:22

Okupansi Hotel di Pekanbaru Terus Anjlok, Sudah Enam Hotel Tutup
Senin, 06 April 2020 - 07:29

Wapres Ekuador Minta Maaf Banyak Jenazah Terlantar di Jalanan
Senin, 06 April 2020 - 07:25

Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak
Senin, 06 April 2020 - 07:17

AS Memasuki Pekan Mengerikan, Mayat-mayat Korban Corona Ditumpuk dalam Kantong Oranye
Senin, 06 April 2020 - 06:58

Waspada Covid-19, Layanan Pernikahan di Pekanbaru Tutup Sementara
Senin, 06 April 2020 - 06:43

Pasein Terifeksi Covid-19 di Rohul Membaik, Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Medis
Senin, 06 April 2020 - 06:29

Gunakan Mobil Pengeras Suara Diskominfo Sosialisasi Bahaya Corona ke Desa-desa
Senin, 06 April 2020 - 06:15

Di Tengah Bahaya Covid-19, Warga Rohul Dilanda Banjir
Senin, 06 April 2020 - 06:04

Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus
Senin, 06 April 2020 - 05:59

Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan
Senin, 06 April 2020 - 05:47

17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Minggu, 05 April 2020 - 07:21

Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu
Minggu, 05 April 2020 - 07:17

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com