Home
Bupati Inhu Lantik 62 Kades Terpilih Pilkades Serentak 2019 | Sensus Penduduk Online di Kabupaten Siak, Perdana Dimulai Dari Kediaman Bupati Siak | Polda Riau Tangkap Pelaku Perdagangan Kulit dan Organ Tubuh Harimau di Inhu | Hadiri Tabligh Akbar, Bupati Sukiman Harapkan Masyarakat Semakin Laksanakan Nilai Keagamaan | UT Pokjar Sei Lala Adakan Kegiatan OSMB dan PKBJJ Bagi Mahasiswa Baru Pasca Sarjana | Manfaat Minum Coklat Panas Setiap Hari dan Cara Membuatnya
Senin, 17 Februari 2020
/ Peristiwa / 08:14:53 / Peras Kades Rp39 Juta, Empat Wartawan Mengaku KPK Ditangkap /
Peras Kades Rp39 Juta, Empat Wartawan Mengaku KPK Ditangkap
Senin, 27 Januari 2020 - 08:14:53 WIB

AMBON - Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat menyatakan kepolisian . menangkap empat orang wartawan yang menyamar sebagai tim KPK perwakilan Maluku karena dugaan pemerasan. Mereka kini diamankan di Mapolres Maluku Barat Daya usai diduga memeras beberapa kepala desa (kades) di Wenwaru, Moa, Maluku Barat Daya.

Keempatnya, yakni Abraham Sahetapy alias Ampi (53), Onisimus Robibawala alias Oni (27), Yance Frans alias Yance (47), dan Septian Dion Irwanto alias Dion (24). Total duit yang mereka dapat dari hasil memeras mencapai Rp39 juta.

"Sudah diamankan bersama barang bukti uang senilai Rp39 juta di Polres MBD," kata Ohoirat, Sabtu (25/1) malam.

Ohoirat mengatakan peristiwa pemerasan terjadi pada Jumat (25/1). Elias Tenggawna, Kades Wenwaru, Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya diperas para pelaku. Empat oknum wartawan berpura-pura menyamar sebagai tim KPK perwakilan Maluku dan memeras Elias Rp8 juta.

Kades Wenwaru, kata Ohoirat 'diperiksa' oleh keempatnya terkait proyek pembangunan jalan beton sepanpang 300 meter dan proyek air bersih di desa Wenwaru, Kecamatan Moa, Maluku Barat Daya yang menggunakan alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2018. Namun, proyek tersebut belum rampung.

Mereka mengancam bahwa hasil 'temuan' pada proyek itu terdapat penyimpangan. Elias pun dimintai duit agar tidak masuk penjara.

"Ini temuan, mau tidak mau bapak Elias Tenggawna bisa masuk penjara," kata Ohoirat meniru ucapan pelaku kepada Elias.

Elias awalnya hanya sanggup membayar Rp5 juta, namun para pelaku meminta tambahan Rp3 juta dan akhirnya disepakati.

"Korban setuju dan memanggil bendahara desa memberikan uang Rp8 juta," ujarnya.

Ohoirat menambahkan para pelaku saat beraksi melengkapi diri dengan tanda pengenal dan surat tugas pimpinan KPK pusat yang dicetak sendiri untuk mempermudah aksi mereka memeras kades yang tersandung masalah ADD dan AD di kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Selain itu, para pelaku juga memeras kepala desa lain. Total uang yang didapat hasil memeras mencapai Rp39 juta.

"Peras terhadap Kades Kaiwatu Rp10 juta, Kades Tounwawan Rp1 juta, Kades Wakarleli Rp10 juta, dan Kades Moin Rp10 juta," kata ohoirat.

Atas perbuatan, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan. Mereka kini ditahan di Rutan Mapolres Maluku Barat Daya. (CNN Indonesia)

   
 
HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:39

6 Warga Riau Dipulangkan Hari Ini Pasca Karantina, DPRD Minta Masyarakat Tak Panik
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:25

Ibu Kota Baru Disebut Merusak Alam, Jokowi: Hutannya Juga Sudah Rusak
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:16

Pasca Karantina di Natuna, 6 Mahasiswa Riau Dipulangkan Melalui Badan Penghubung
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:11

Jalan Tuanku Tambusai Rohul Kembali Direndam Luapan Sungai Batang Lubuh
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:07

Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Lebih dari 1.500 Orang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:02

Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53

Tiga Proyek Wisata di Siak Ini Tak Kunjung Diresmikan, Ada Apa?
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:49

Gandeng Fuad Ahmad, Asri Auzar Nyatakan Keseriusan Maju Pilkada Rohil
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:44

Gangguan Pencernaan, Puan Pandan Wangi Mati di Pusat Latihan Gajah Minas
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:38

Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih Menuju Kadur
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:14

Buntut Penggerebekan PSK di Padang, Andre Rosiade Diadukan ke Ombudsman
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:38

Fatwa Haram Soal Valentine dan Kasih Sayang dalam Islam
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:17

Honda Jazz Baru Resmi Meluncur, Lebih Irit dari LCGC
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:05

Efektif Turunkan Berat Badan, Ini Cara Tepat Konsumsi Buah
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:00

Beragam Sejarah di Balik Perayaan Valentine Ternyata Menyedihkan
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:52

Tim Jumat Barokah Polsek Kelayang Beri Bantuan ke Warga Kurang Mampu
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:37

Soroti Kecelakaan Kerja Proyek Tol Pekanbaru-Dumai, Menaker: Perusahaan Wajib Terapkan K3
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:30

Gubri Sebut Pertumbuhan Ekonomi Riau 2019 Naik, tapi Rendah Dibanding Nasional
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:28

Komisi III DPRD Pelalawan Kunker ke Kemenkominfo RI, Ini Tujuannya
Jumat, 14 Februari 2020 - 11:20

Ketum PSSI Sebut Rumput Stadion Utama Riau Tak Standar FIFA
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:16

Tiga Hotspot Terpantau di Riau Pagi Ini, Potensi Huja Masih Terjadi
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:12

Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:04

Pemkab Kampar Berharap Perhatian Pemerintah Pusat Terhadap Infrastruktur
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com