Home
Umat Islam Tiongkok Donasikan Rp 185 M Perangi Corona, Muslim Uighur Ikut Berkontribusi | COVID-19 Terus Mewabah, Ini Cara Tingkatkan Sistem Imun Tubuh | Cuaca Ekstrem, Luas Lahan Terbakar di Dumai Capai 35,5 Hektar | Korban Meninggal Infeksi Virus Corona Capai 2.763 Jiwa | Bupati Kampar Lantik 31 Kades | Memenuhi Syarat, Kendaraan Dinas Dilelang
Rabu, 26 Februari 2020
/ Metropolitan / 14:08:30 / Korwil Honorer K2 Anggap Sistem Kontrak PPPK Sangat Merugikan, Sadis /
Korwil Honorer K2 Anggap Sistem Kontrak PPPK Sangat Merugikan, Sadis
Selasa, 14 Januari 2020 - 14:08:30 WIB

JAKARTA - Aturan sistem kontrak kerja PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) sebagaimana tertera dalam surat izin prinsip besaran gaji dan tunjangan PPPK dari Menkeu Sri Mulyani tertanggal 27 Desember 2019, dinilai merugikan honorer K2. Pasalnya, ada ketentuan perpanjangan masa kerja setiap tahunnya.

"Kalau tiap tahun diperpanjang berarti tiap tahun kami dalam rasa waswas. Sebab, bisa saja kontrak kerjanya diputus," kata Koordinator Wilayah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Tengah Ahmad Saefudin kepada JPNN.com, Selasa (14/1).

Ahmad yang lulus seleksi PPPK tahap I 2019 ini menambahkan, meski ada kesempatan ikut tes lagi bila kontrak tidak diperpanjang, tetapi justru membunuh honorer K2. Lantaran jika lulus tes lagi, masa kerja yang sebelumnya tidak diperhitungkan.

"Ini aturan mainnya sadis dan sangat merugikan. Kami kan tidak tahu apakah masa kerja akan diperpanjang atau tidak. Apalagi pemerintah hanya menetapkan standar minimal masa kerja satu tahun, setelah itu tergantung pimpinan instansi," terangnya.

Terpisah, Sunandar, guru honorer K2 Kabupaten Pati yang tidak lulus PPPK jadi pesimistis membaca surat Menkeu dimaksud.

PPPK hanya bisa bernapas lega sesaat karena masa pengabdiannya diperhitungkan. Namun, setelah bekerja, kondisi itu bisa berubah menjadi kecemasan. Ketika, kontraknya tidak diperpanjang, otomatis mereka tidak lagi bekerja dan masa kerjanya hilang.

"Memang dikasih kesempatan ikut tes lagi tetapi kekhususan honorer K2 hilang. Semua dihitung seperti PPPK umum. Saya kok jadi bersyukur ya enggak lulus PPPK karena ngeri juga lihat aturannya," tandasnya.

Saat ini Sunandar yang juga koordinator honorer K2 Kabupaten Pati berharap revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa segera dibahas agar mereka tidak perlu lagi ikut tes PPPK.

Dia berharap, revisi UU ASN segera kelar dan honorer K2 bisa diangkat menjadi PNS. (jpnn)


   
 
Hujan Bakal Mengguyur Riau Hari Ini
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:39

Plt Bupati Bengkalis: Pantai Rupat Tak Kalah Indahnya dengan Bali
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:36

Pemprov Riau akan Lelang 40 Unit Mobdin Bekas
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:32

Dua Bakal Pasangan Calon Bupati Inhu Maju Jalur Independen
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:24

Perjuangkan DBH Sawit, Gubri Bakal Temui DPR RI Asal Riau Minta Dukungan
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:20

Camat Kelayang Pimpin Rapat Persiapan MTQ Tingkat Kecamatan
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:17

Ustadz KH Yusuf Abdurrahman Bimbing Hendra Valentinus Seorang Warga Talang Mamak Masuk Islam
Selasa, 25 Februari 2020 - 10:11

Di Rakor Lintas Sektor Pembahasan RDTR,
Bupati Alfedri Paparkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura
Senin, 24 Februari 2020 - 19:44

Kukuhkan Pejuang Subuh Kecamatan Tualang, Alfedri: Semoga Meluas ke Seluruh Kecamatan
Senin, 24 Februari 2020 - 19:32

Tingkatkan Disiplin dan Profesional Prajurit TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Minggu Militer
Senin, 24 Februari 2020 - 19:25

Bupati Ekspose RTDP BWP Perkotaan
Senin, 24 Februari 2020 - 19:19

Kado Hari Jadi Ke 28 Desa Pasir Luhur Dari Bupati H Sukiman Janjikan Pembangunan Aspal
Senin, 24 Februari 2020 - 19:12

Prabowo Calon Terkuat di 2024, Gerindra Sebut Terlalu Dini
Senin, 24 Februari 2020 - 12:26

Tekanan Darah Tinggi, Perusak Organ Tubuh Manusia
Senin, 24 Februari 2020 - 12:23

Korban Meninggal akibat Corona Mencapai 2.465 Jiwa
Senin, 24 Februari 2020 - 12:20

Susu Bubuk VS Susu Segar, Lebih Sehat Mana?
Senin, 24 Februari 2020 - 11:17

Arus Listrik TPS di STC Diputus, Satpol PP Minta Pedagang Kooperatif
Senin, 24 Februari 2020 - 11:06

Tinjau Lokasi Banjir, Babinsa Koramil 10 Bantu Warga
Senin, 24 Februari 2020 - 09:34

Januari 2020 Jadi Bulan Pertama Terpanas Sepanjang 141 Tahun
Senin, 24 Februari 2020 - 09:27

Hotspot Terdeteksi di Meranti, Bengkalis dan Pelalawan
Senin, 24 Februari 2020 - 09:23

Fahri Hamzah: Salam Pancasila Bukti Elite Sedang Gamang
Senin, 24 Februari 2020 - 09:19

SPP UPMS I: Pertamina Siap 100 Persen Mengelola Blok Rokan
Senin, 24 Februari 2020 - 08:54

Ketum PB PGRI Apresiasi Program PGRI Riau Hormati Guru Sayangi Teman
Senin, 24 Februari 2020 - 08:50

Tindaklanjuti Laporan Masyarakat, Sopir Truk Pemakai Sabu Dibekuk Polsek Kelayang
Senin, 24 Februari 2020 - 08:46

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com