Home
Serahakan 1.281 Sertifikat PTSL, Ini Pesan Bupati Kepada Masyarakat | Bupati Alfedri Ajak Petani dan Peternak Manfaatkan Program KUR | Massa Anti-RUU HIP dan RUU Ciptaker Akan Demo DPR Hari Ini | 1.357 Mahasiswa Miskin di Riau Sudah Dapat Bansos Pendidikan | Rilis Dua Lagu Sekaligus Karya Chossypratama, Atthahirah Gadis Sumsel Siap Melejit | HWK SUMBAR Rilis Lagu "Senyuman Terindah" untuk Semangati Masyarakat Hadapi Pandemi Covid-19
Kamis, 16 Juli 2020
/ Peristiwa / 08:25:31 / Agar Kepercayaan Publik Tidak Hilang, Seharusnya KPK Berani Periksa Hasto /
Agar Kepercayaan Publik Tidak Hilang, Seharusnya KPK Berani Periksa Hasto
Selasa, 14 Januari 2020 - 08:25:31 WIB

JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan berbuntut pada terjaringnya orang dekat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bernama Saeful Bahri.

Saeful Bahri yang sehari-hari menjadi staf Hasto di DPP PDIP terjerat pasal sebagai pemberi suap kepada Wahyu Setiawan terkait pergantian antar waktu anggota DPR RI daerah pemilihan (Daapil) Sumatera Selatan I, Riezki Aprilia.

Bahkan saat OTT yang dilakukan pada Rabu siang (8/1) penyelidik KPK sempat ditolak saat akan menggeledah di salah satu ruangan Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro No 58, Menteng, Jakarta Pusat.


Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan, KPK harus membuktikan kepada publik bahwa lembaganya bekerja secara independen, berintegritas dan profesional.

Menurut Suparji, jika memang Hasto selaku Sekjen partai penguasa perlu diperiksa sebagai saksi, maka tidak ada pilihan lain bagi KPK untuk segera melakukan tindakan hukum.

"Seharusnya KPK tidak takut memeriksa siapapun, termasuk Sekjen partai jika memang yang bersangkutan memiliki kapasitas untuk diperiksa sebagai saksi," kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (13/1/2020).

Menurut Suparji, agenda pemeriksaan KPK terhadap Hasto bukan berarti tindakan penghakiman terhadap elite parti penguasa.

Kata alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, pemeriksaan itu diperlukan dalam rangka mencegah spekulasi publik apakah Hasto terlibat atau tidak dalam skandal suap oknum penyelenggara Pemilu.

"Pemeriksaan tidak dimaknai sebagai penghukuman atau penghakiman, tetapi sebagai upaya menciptakan kepastian hukum dan memberi keadilan supaya tidak terjadi fitnah atau macam-macam spekulasi (terhadap Hasto)," papar Suparji.

Suparji menegaskan, keberanian memeriksa Hasto adalah pertaruhan besar bagi KPK. Jika KPK tidak berani memeriksa, maka jangan salahkan publik apabila kepercayaan terhadap lembaga antirasuah menghilang.

"Saya bilang ini pertaruhan besar KPK. Blunder kalau hanya gegap gempita di awal tapi sunyi senyap berikutnya. Sudah terang jangan bikin gelap lagi. Ayo KPK, buat terang semuanya," pinta Suparji dengan penuh harap.

[RMOL.id]

   
 
OJK Masih Dalami Rekam Jejak Calon Komut dan Direksi BRK
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:13

Hari Ini, Empat Pasangan Calon Bupati akan Terima SK dari Golkar
Sabtu, 11 Juli 2020 - 06:08

Bupati Siak Serahkan 254 Sertifikat Hak Milik Tanah Program PTSL kepada masyarakat Sabak Auh
Jumat, 10 Juli 2020 - 07:23

Alfedri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan MIN 1 Siak Sabak Auh
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:57

Empat Pulau di Riau Terancam Tenggelam
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:40

Cuti Panjang Setelah Dilantik, Mulyadi Pertanyakan Keseriusan M Noer Jadi Kadiskes
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:36

Tingkat Kesembuhan Pasien Postif di Riau Capai 90,8 Persen
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:24

Hari Ini Pengadilan Turki Putuskan Hagia Sophia Tetap Museum atau Diubah Jadi Masjid
Jumat, 10 Juli 2020 - 06:15

WHO Ulas Laporan Penelitian Virus Corona Menular Lewat Udara
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:14

Wacana Penurunan Ambang Batas Pencalonan Presiden Mencuat
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:07

Apa Itu Redenominasi Rupiah? Sri Mulyani Gagas Mata Uang Rp1.000 Jadi Rp 1
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:59

Tren Penularan Covid 19 di Riau Menurun
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:42

Chossypratama Gandeng Nadya, Model Cantik dari Bali
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:33

Glenn Pratama Garap Versi Terbaru Lagu Poetri Karya Chossypratama
Rabu, 08 Juli 2020 - 07:22

Pengamat Bandingkan Amarah Jokowi dengan Senyum Soeharto dalam Politik Jawa
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:45

Hari Ini Terakhir Pendaftaran, Disdik Pekanbaru:Banyak yang Salah Paham Tentang Sistem Zonasi
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:39

Sempat Kabur, Pasien ODGJ di Dumai Negatif Covid-19
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:31

Israel Mau Caplok Tepi Barat, Palestina: Kobarkan Gelombang Ketiga Intifada
Selasa, 07 Juli 2020 - 10:27

Relawan Covid-19 Mahasiswa Unri Gelar Pelatihan Membuat Handsanitizer kepada Masyarakat Siak
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:57

Tim Gugus Covid-19 Siak Masih Tetap Lakukan Pengecekan dan Himbauan pada Masyarakat
Jumat, 03 Juli 2020 - 22:18

Peduli Covid Karyawan PT BOB Salurkan Bantuan
Jumat, 03 Juli 2020 - 21:55

Tak Ingin Siak Menjadi Penyumbang Positif Covid-19, Warga Disarankan Jangan Buat Hajatan
Selasa, 30 Juni 2020 - 06:43

Bupati Siak Ingatkan Warga Jangan Keliru Pahami New Normal
Senin, 29 Juni 2020 - 06:39

Pemkab Siak Maksimalkan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Tempat Umum dan Wisata
Sabtu, 27 Juni 2020 - 06:32

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com