Home
UT Pokjar Sei Lala Adakan Kegiatan OSMB dan PKBJJ Bagi Mahasiswa Baru Pasca Sarjana | Manfaat Minum Coklat Panas Setiap Hari dan Cara Membuatnya | Asyik Menyelam, Pria Ini Syok Bertatap Muka dengan Anaconda Raksasa | Daerah-daerah Ini Alami Pemadaman Listrik Bergilir Hari Ini dan Besok | PSPS Riau Datangkan Belasan Pemain Anyar | Diduga Jadi Tempat Judi, Gelper di Pangkalan Kerinci Hanya Kantongi Izin Permainan Anak
Senin, 17 Februari 2020
/ Peristiwa / 08:25:31 / Agar Kepercayaan Publik Tidak Hilang, Seharusnya KPK Berani Periksa Hasto /
Agar Kepercayaan Publik Tidak Hilang, Seharusnya KPK Berani Periksa Hasto
Selasa, 14 Januari 2020 - 08:25:31 WIB

JAKARTA - Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan berbuntut pada terjaringnya orang dekat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bernama Saeful Bahri.

Saeful Bahri yang sehari-hari menjadi staf Hasto di DPP PDIP terjerat pasal sebagai pemberi suap kepada Wahyu Setiawan terkait pergantian antar waktu anggota DPR RI daerah pemilihan (Daapil) Sumatera Selatan I, Riezki Aprilia.

Bahkan saat OTT yang dilakukan pada Rabu siang (8/1) penyelidik KPK sempat ditolak saat akan menggeledah di salah satu ruangan Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro No 58, Menteng, Jakarta Pusat.


Pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad mengatakan, KPK harus membuktikan kepada publik bahwa lembaganya bekerja secara independen, berintegritas dan profesional.

Menurut Suparji, jika memang Hasto selaku Sekjen partai penguasa perlu diperiksa sebagai saksi, maka tidak ada pilihan lain bagi KPK untuk segera melakukan tindakan hukum.

"Seharusnya KPK tidak takut memeriksa siapapun, termasuk Sekjen partai jika memang yang bersangkutan memiliki kapasitas untuk diperiksa sebagai saksi," kata Suparji kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (13/1/2020).

Menurut Suparji, agenda pemeriksaan KPK terhadap Hasto bukan berarti tindakan penghakiman terhadap elite parti penguasa.

Kata alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu, pemeriksaan itu diperlukan dalam rangka mencegah spekulasi publik apakah Hasto terlibat atau tidak dalam skandal suap oknum penyelenggara Pemilu.

"Pemeriksaan tidak dimaknai sebagai penghukuman atau penghakiman, tetapi sebagai upaya menciptakan kepastian hukum dan memberi keadilan supaya tidak terjadi fitnah atau macam-macam spekulasi (terhadap Hasto)," papar Suparji.

Suparji menegaskan, keberanian memeriksa Hasto adalah pertaruhan besar bagi KPK. Jika KPK tidak berani memeriksa, maka jangan salahkan publik apabila kepercayaan terhadap lembaga antirasuah menghilang.

"Saya bilang ini pertaruhan besar KPK. Blunder kalau hanya gegap gempita di awal tapi sunyi senyap berikutnya. Sudah terang jangan bikin gelap lagi. Ayo KPK, buat terang semuanya," pinta Suparji dengan penuh harap.

[RMOL.id]

   
 
Jalan Tuanku Tambusai Rohul Kembali Direndam Luapan Sungai Batang Lubuh
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:07

Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Lebih dari 1.500 Orang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:02

Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53

Tiga Proyek Wisata di Siak Ini Tak Kunjung Diresmikan, Ada Apa?
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:49

Gandeng Fuad Ahmad, Asri Auzar Nyatakan Keseriusan Maju Pilkada Rohil
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:44

Gangguan Pencernaan, Puan Pandan Wangi Mati di Pusat Latihan Gajah Minas
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:38

Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih Menuju Kadur
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:14

Buntut Penggerebekan PSK di Padang, Andre Rosiade Diadukan ke Ombudsman
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:38

Fatwa Haram Soal Valentine dan Kasih Sayang dalam Islam
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:17

Honda Jazz Baru Resmi Meluncur, Lebih Irit dari LCGC
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:05

Efektif Turunkan Berat Badan, Ini Cara Tepat Konsumsi Buah
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:00

Beragam Sejarah di Balik Perayaan Valentine Ternyata Menyedihkan
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:52

Tim Jumat Barokah Polsek Kelayang Beri Bantuan ke Warga Kurang Mampu
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:37

Soroti Kecelakaan Kerja Proyek Tol Pekanbaru-Dumai, Menaker: Perusahaan Wajib Terapkan K3
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:30

Gubri Sebut Pertumbuhan Ekonomi Riau 2019 Naik, tapi Rendah Dibanding Nasional
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:28

Komisi III DPRD Pelalawan Kunker ke Kemenkominfo RI, Ini Tujuannya
Jumat, 14 Februari 2020 - 11:20

Ketum PSSI Sebut Rumput Stadion Utama Riau Tak Standar FIFA
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:16

Tiga Hotspot Terpantau di Riau Pagi Ini, Potensi Huja Masih Terjadi
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:12

Komisi V DPR RI Tinjau Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang
Jumat, 14 Februari 2020 - 10:04

Pemkab Kampar Berharap Perhatian Pemerintah Pusat Terhadap Infrastruktur
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:57

Ekspose di Forum Konsultasi Publik,
Bupati Alfedri Sampaikan Tiga Poin Penting Terkait Capaian Pembangunan
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:48

2020 Ini Pemkab Siak Dapat Bantuan Sektor Penunjang Usaha Mikro dan UKM
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:38

Buapati Inhu Akan Lantik Kades Terpilih Secara Serentak
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:31

HIPMI Siap Menggandeng Pengusaha Australia untuk Dorong Perekonomian Indonesia
Jumat, 14 Februari 2020 - 09:26

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com