Home
Hukum Makan Kelelawar dan Ular dalam Islam | Peras Kades Rp39 Juta, Empat Wartawan Mengaku KPK Ditangkap | Kelelawar, Hewan Pembawa 137 Virus Penyakit | Pemkot Pekanbaru Akan Bebaskan 1.500 Ha Lahan untuk Sawit | Mumi Berusia 3.000 Tahun Terdengar Mengeluarkan Suara | Saksikan Penobatan Ninik Mamak, Bupati: Mari Bersatu Padu Wujudkan Kampar yang Maju
Senin, 27 Januari 2020
/ Riau Region / 13:51:02 / Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular King Kobra /
Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular King Kobra
Senin, 11 November 2019 - 13:51:02 WIB

JAKARTA - King Kobra merupakan salah satu jenis ular paling berbisa di dunia. Beberapa hari lalu, seorang pemuda asal Depok, Rendy Arga Yudha (18) meninggal dunia pada Rabu (6/11) setelah digigit ular king kobra peliharaannya sendiri.

Mengutip WebMD, keberadaan ular memang kerap tak terdeteksi. Biasanya, berbagai jenis ular akan banyak keluar dari sarang dan cenderung menjadi agresif saat cuaca memanas.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan, bila ditangani dengan tepat, gigitan ular jarang berakibat fatal atau menyebabkan kematian. Namun, sejumlah ular seperti king kobra bisa menyebabkan kerusakan organ yang serius sehingga perlu mendapatkan penanganan yang komprehensif.

Tak hanya di AS, ular juga banyak ditemukan di negara tropis seperti Indonesia. Sayangnya, sejumlah cara yang disarankan selama ini justru dapat memperparah keadaan.

"Bisa King Kobra punya neurotoksin kuat yang bisa menewaskan dalam hitungan jam," kata peneliti Herpetologi LIPI, Amir Hamidy, kepada CNNIndonesia.com saat dihubungi lewat sambungan telepon, Senin (11/11).

Neurotoksin sendiri merupakan bisa yang menyerang saraf. Bisa ular king kobra menyerang saraf pernapasan sehingga bisa menyebabkan penderita kesulitan bernapas.

Tak hanya butuh penanganan dokter, gigitan ular juga membutuhkan pertolongan pertama yang dilakukan dengan tepat. Dengan begitu kondisi penderita tak akan memburuk dengan cepat.

Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan sebagai pertolongan pertama pada gigitan ular seperti king kobra.

1. Pastikan area gigitan tidak banyak digerakkan. Misalnya bila Anda tergigit pada area kaki, maka pastikan kaki tidak banyak bergerak untuk memperlambat penyebaran racun. Agar tak banyak bergerak, Anda bisa meletakkan kayu pada sisi-sisi kaki lalu diikat, lakukan seperti pada pertolongan pada patah tulang.

2. Catat waktu gigitan sehingga dokter bisa menghitung seberapa banyak waktu yang telah berlalu dan kemungkinan risiko yang dapat timbul.

3. Bila gigitan terjadi di tangan, lepas semua perhiasan seperti cincin atau gelang karena pembengkakan bisa terjadi.

4. Selain tidak disarankan untuk mengikat bagian tubuh dengan tali, berusaha menyedot racun juga tak disarankan. Selain tidak efektif, racun tersebut juga bisa masuk lewat mulut.

5.Hindari mengonsumsi aspirin, ibuprofen, serta penghilang rasa sakit lain yang dapat mengencerkan darah.

6. Hindari pula teknik tourniquet yaitu memotong aliran darah ke area gigitan karena dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan jaringan.

7. Termasuk hindari mengikat bagian tubuh dengan kain atau tali dengan harapan menghentikan laju racun. Cara ini justru dapat membuat pembuluh darah tersumbat dan menyebabkan komplikasi yang lebih berbahaya.

8. Segera menuju ke rumah sakit sesegera mungkin untuk mendapat penanganan yang intensif. Walau digigit ular yang tidak beracun sekalipun, gigitan ular berisiko membuat Anda terinfeksi tetanus serta bakteri berbahaya.

Lamanya perawatan akibat gigitan ular bisa bergantung pada jenis ular dan seberapa parah dampak racun pada tubuh. Gigitan ular dan bisa king kobra tentunya butuh perawatan yang lebih intensif dibanding gigitan ular lainnya.  (CNN indonesia)

   
 
Dalam Sepekan, Jalan di Kampar Amblas di Dua Titik
Sabtu, 25 Januari 2020 - 16:55

Gudang Beku Ikan Bakal Dioperasikan di Kampar
Sabtu, 25 Januari 2020 - 16:41

Investor Malaysia Bakal Tanam Modal di Pekanbaru, Nilainya Mencapai Rp3 Triliun
Sabtu, 25 Januari 2020 - 16:37

13 Hotspot Terdeteksi di Riau, Terbanyak di Bengkalis
Sabtu, 25 Januari 2020 - 16:33

Dewan Pers Proses AMSI Jadi Konstituen Dewan Pers
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:49

Bupati Sukiman Resmikan dan Bantu 100 Juta Untuk Bangunan Masjid Al Ghufron Ujung Batu
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:39

Bupati Hadiri MPTB BUMDesa Luberti Jaya Desa Lubuk Bendahara Timur
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:32

Indosat Tambah BTS Perkuat Jaringan di Riau
Sabtu, 25 Januari 2020 - 11:12

Pascasarjana Unilak dan IDI Riau Realisasikan Magister Hukum Kesehatan
Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:55

Kapal Karam di Bengkalis, Polisi Amankan Penampung dan Penyalur TKI Ilegal
Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:51

Bupati Kampar Ingin Ubah Wajah Kota: Dari Membangun Taman Kota Hingga Memindahkan Stadion
Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:45

Dewan Pimpinan Harian LAMR Ajak IPK Bersinergi Jaga dan Bangun Riau
Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:40

KSOP Dumai: Waspada Gelombang Tinggi Perairan
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:54

Bupati Catur Sugeng Nyatakan Siap Bangun Kantor PWI Kampar
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:44

1.500 Hektare Lahan di KIT Bakal Jadi Industri Hilirisasi Agro
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:38

Ahmad Syah Minta Petani Kelapa Sawit Buat Kelompok dalam Wadah Koperasi
Jumat, 24 Januari 2020 - 20:28

Fatwa Haram Rokok Elektronik Upaya Koreksi Kiblat Bangsa
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:11

Jangan Panik, Begini Cara Agar Tak Terjangkit Virus Corona Wuhan
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:01

Jalan Lintas Kampar-Kuansing Amblas, Pengendara Diminta Sabar
Jumat, 24 Januari 2020 - 14:02

DPRD Pekanbaru Sarankan Nama KIT Ubah Jadi KIP, Ini Alasannya
Jumat, 24 Januari 2020 - 13:58

Hujan Disertai Petir akan Mengguyur Riau
Jumat, 24 Januari 2020 - 13:54

Malaysia Ikut Bantu Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Perairan Riau
Jumat, 24 Januari 2020 - 13:44

Cegah Virus Corona Masuk ke Riau, Bandara SSK II Pekanbaru Aktifkan Thermo Scanner
Jumat, 24 Januari 2020 - 10:56

Riau Kontribusi 40 Persen Terhadap Ekspor CPO Nasional
Jumat, 24 Januari 2020 - 10:51

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com