Home
Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19 | PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan | Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina | Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea | Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu | Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Rabu, 27 Mei 2020
/ Peristiwa / 09:26:48 / Pilot Dilarang Terbang karena Ketahuan Bawa Wanita ke Kokpit /
Pilot Dilarang Terbang karena Ketahuan Bawa Wanita ke Kokpit
Rabu, 06 November 2019 - 09:26:48 WIB

JAKARTA - Pilot asal China diberi hukuman larangan terbang seumur hidup karena memasukkan wanita ke dalam kokpit. Aksi sang pilot ketahuan setelah foto seorang wanita duduk di kursi kokpit beredar di media sosial.

Dikutip dari CNN, Selasa (5/11/2019), maskapai Air Guilin membenarkan foto wanita di kursi pilot itu diambil dari dalam pesawatnya, yakni saat penerbangan dari Guilin menuju Yangzhou pada 4 Januari 2019.

Pihak maskapai juga mengonfirmasi bahwa pilot yang tak disebutkan identitasnya itu telah diberi hukuman larangan terbang seumur hidup karena melanggar aturan penerbangan.

Selain pilot, kru kabin lain dalam penerbangan itu turut dilarang bertugas hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Pihak maskapai kini sedang menunggu investigasi lanjutan.

Pihak maskapai mengungkapkan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama. Maskapai menegaskan tidak ada toleransi bagi seluruh bentuk tindakan tidak profesional yang membahayakan penerbangan.

"Kami memiliki kebijakan untuk tidak menoleransi segala bentuk tindakan yang tidak profesional dan salah yang dapat membahayakan keamanan dalam penerbangan. Kami akan meningkatkan panduan keamanan kami dengan tegas untuk menghindari insiden serupa kembali terjadi," kata seorang perwakilan maskapai.

Foto tersebut awalnya ditemukan seorang blogger dari akun Weibo milik wanita di kokpit itu. Ketika diidentifikasi, foto itu diketahui diambil dari dalam penerbangan.

Dia kemudian mengkritisi maskapai tersebut karena mengabaikan keamanan penerbangan. Sejak saat itu, foto dihapus wanita tersebut.

Media People's Daily mengidentifikasi wanita di dalam foto sebagai mahasiswi yang mengambil kuliah pramugari di Universitas Pariwisata Guilin. Tetapi tidak diketahui apakah wanita tersebut memiliki hubungan dengan pilot yang bersangkutan.

"Ini membahayakan nyawa penumpang di dalam pesawat," kata seorang netizen.

Netizen lain mempertanyakan pemahaman maskapai terhadap aturan dasar keamanan penerbangan.

Kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Pada 2018, pilot Donghai Airlines diskorsing setelah pihak maskapai memergoki dengan mengundang istrinya ke dalam kokpit sebanyak tiga kali.

Semua maskapai di seluruh dunia telah memperketat peraturan keamanan terkait dengan kokpit setelah kasus 9/11 di Amerika Serikat.

Mantan direktur pelaksana Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS, Peter Goelz, mengatakan semua pesawat AS telah memasang pengunci otomatis pada pintu kokpit untuk mencegah penyusup mendapatkan akses sistem kontrol pesawat.

Selain itu, Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) juga melarang pilot menggunakan ponsel mereka untuk kebutuhan pribadi saat penerbangan, kecuali jika mendapatkan izin.

[Cnnindonesia.com]

   
 
PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

Bersama Bupati Kampar, Gubernur Riau Serahkan Bantuan APD kepada RSUD Bangkinang
Senin, 18 Mei 2020 - 17:18

Bupati Siak Ingatkan Camat dan Penghulu Lakukan Sosialisasi Secara Intensif
Senin, 18 Mei 2020 - 17:06

Gubri Imbau Umat Muslim di Riau Patuhi Fatwa MUI, Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah
Senin, 18 Mei 2020 - 17:02

349 Karyawan di PHK dan 6.000 Dirumahkan Selama Pandemi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 16:54

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka Fungsional Mulai 18 Mei Sampai H+7 Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 16:35

Polri Halau 48.472 Kendaraan Pemudik
Senin, 18 Mei 2020 - 16:32

MUI Beri Kelonggaran Salat Id Untuk Daerah Zona Hijau Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 13:58

Mal Disesaki Warga, DPRD Pekanbaru Minta Pemprov Riau Ikut Sukseskan PSBB
Senin, 18 Mei 2020 - 13:53

3 Hal Ini Jadi Fokus Polda Riau dalam Pelaksanaan PSBB di Riau
Senin, 18 Mei 2020 - 13:49

Pansus Covid-19 Temukan APD yang Dibeli Diskes Bengkalis untuk Tenaga Medis Tidak Standar
Senin, 18 Mei 2020 - 13:38

Gubri Luncurkan Operasi Pasar untuk Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 13:30

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 13:27

Setiap Orang Masuk ke Riau akan Dipantau dan Wajib Karantina Mandiri
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:47

H-7 Idul Fitri, Mal di Pekanbaru Dipadati Pengunjung
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:43

DPRD Pastikan Riau Dapat Pajak Air Permukaan PLTA Koto Panjang Rp 3,4 Miliar Mulai 2020
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:19

Rendang Sajian Alternatif di Masa Pandemi Covid-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:09

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com