Home
Kasus Pemotongan Pohon Mulai Terungkap, Walikota Minta Tangkap Aktor Intelektual | Wako Pekanbaru Larang ASN Keluar Daerah Saat Libur Panjang | Bupati HM.Wardan Rapat Bersama Asosiasi Pedagang Kaki Lima | Kantongi Pil Ekstasi, Seorang Pemuda Di Tangkap Satres Narkoba Polres Siak | Gasak Barang Inventaris Sekolah di Beberapa Wilayah Siak, 5 Pria Paruh Baya Diamankan Poliisi | Sampai Kapan Pelayanan Roro Bengkalis Amburadul?
Sabtu, 24 Oktober 2020
/ Showbiz / 14:24:55 / Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan /
Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan
Kamis, 24 Oktober 2019 - 14:24:55 WIB

RIAUTRUST.com - Aktris Pakistan Yashma Gill melewati perjalanan panjang hingga akhirnya menemukan Islam. Tidak banyak orang yang tahu bahwa bintang muda yang tengah naik daun ini memiliki kisah menarik dalam perjalanan rohaninya, saat kembali memeluk Islam setelah melalui fase menjadi seorang ateis.

Gill mengungkapkan, bahwa dia pernah memiliki konflik batin dengan Sang Khalik. Dia terus bertanya, mengapa orang yang berbuat salah namun mereka tidak ditimpa apapun. Gill sebelumnya meniadakan adanya Tuhan dan memilih menjadi seorang ateis.

"Ketika anda memiliki iman yang lemah, tabir jatuh menutupi pikiran Anda, dan bahkan jika seseorang menjawab pertanyaan anda, Anda tidak mengerti apa-apa," kata Gill, dalam percakapan baru-baru ini di acara internet Samina Peerzada, dilansir di The Express Tribune, Rabu (9/10).

"Saya biasa memantau dan menganalisis segalanya secara berlebihan. Saya akan memastikan bahwa saya tidak menyinggung siapa pun dan bersikap baik kepada semua orang namun saya terluka. Itu mencapai titik dimana saya kehilangan keyakinan. Saya sering berkata pada diri sendiri bahwa 'jika ada seseorang di sana maka saya tidak akan terlalu menderita'," lanjutnya.

Gill lantas berbagi tentang bagaimana dia dikenal lantaran berdebat tentang agama selama masa kuliahnya di Australia. Dia adalah orang yang menentang gagasan agama sepenuhnya. Hingga dia kemudian bertemu dengan seorang teman bernama Warda.

Gill menuturkan bahwa dirinya selalu menceritakan tentang sosok Warda kepada siapapun. Saat ini, teman Muslimnya itu masih tinggal di Australia. Warda, menurut cerita Gill, adalah Muslimah berhijab.

Awalnya, Gill berpikir tidak akan berteman dekat dengan Warda lantaran dia seorang Muslimah yang taat. Gill berpikir temannya akan menghakiminya. Sehingga, dia mulai mengabaikannya.

Akan tetapi, Warda menurutnya rupanya orang yang baik dan tidak pernah menghakiminya. Bahkan, sang teman memahami Gill dan masalah yang ia hadapi, serta mulai menjelaskan banyak hal kepadanya melalui perspektif Gill.

"Dia meminta saya untuk mencoba satu hal terakhir dan itu adalah memperbaharui keyakinan saya. Dia berkata 'oke coba saja ini dan jika keimananmu kepada Tuhan tidak kembali setelah ini, maka kamu bisa terus menjadi ateis'," katanya.

Seiring waktu, rasa perhatian satu sama lain tumbuh. Wardah lantas meminta Gill untuk beribadah shalat lima waktu sehari dan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Gill pun menyetujuinya. Gill hanya ingin membuktikan satu hal bahwa apapun yang temannya itu minta untuk dia lakukan itu tidak ada gunanya. Dia lebih lanjut menjelaskan bagaimanad ia menganggap itu sebagai sebuah tugas dan memutuskan untuk menuruti perintah Warda. Warda juga memastikan agar Gill memahami setiap ayat yang dia baca selama shalat.

Saat bulan berakhir dan setelah Gill melakukan segalanya, dia pergi ke Warda dan mengatakan bahwa ia memberi kepastiannya. Namun, dia belum menerima bimbingan apapun. Dua hari setelah dia berhenti beribadah, Gill merasakan ada sesuatu yang hilang setiap kali dia mendengar seruan azan.

"Saya gelisah, fase-fase kecemasan yang telah lenyap dari waktu ke waktu mulai kembali terasa. Rasanya seperti saya melewatkan kuliah atau sesuatu yang penting untuk dilakukan," ujarnya.

Butuh beberapa waktu bagi Gill menyadari keyakinannya. Selama satu bulan saat Ramadhan, dia mulai mendapatkan pekerjaan di Australia dan berhasil menyelesaikan beberapa masalah keluarga.

Gill yang mulai menyadari akan pencariannya terhadap keyakinan agama lantas pergi menemui Warda dan menangis. Dia memberitahu temannya itu tentang perasaannya.

Warda kemudian mengatakan kepadanya bahwa dia harus bertanya kepada Gill tentang semua kesalahpahaman yang ada dibenaknya. Warda lalu menjelaskan semua itu kepada Gill dan memberikan referensi beberapa pemahaman tentang Islam kepadanya.

"Anda tidak akan percaya, tapi dulu saya tidak pernah mengerti hal-hal seperti itu, tetapi untuk pertama kalinya, hari itu tidak ada pertentangan dengan jawaban yang saya dapatkan sebelumnya, muncul dalam benak saya dan saya mendapatkan kepuasan diri ini," ungkapnya.

Realisasi dan konfrontasi tersebut lantas meyakinkan Gill, yang secara terbuka meninggalkan Islam untuk ateisme, lalu kembali ke Islam. Dia merasa menemukan kedamaian dalam memiliki keimanan kepada Tuhan. [Republika]


   
 
Pastikan Lahan tak Masalah, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Pembangunan Proyek KIT
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:28

Ada Operasi Mengantuk di Tol Permai, yang Mengantuk Diberi Kopi
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:23

Peringatan Hari Pangan se-dunia, Bupati Inhil Lakukan Penen Raya Jagung
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:13

Memiliki Paket Sabu, Polsek Lubuk Dalam Amankan Pria 56 Tahun
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:34

Kapolres Inhu Serahkan Rompi Relawan Covid-19 dan Gandeng STIE-I Untuk Bagikan Bantuan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:23

Pemkab Inhu Sunnat Massal Anak Di Kecamatan Kelayang
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:17

Polsek Kelayang Ringkus Pengedar Sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:14

Sekretaris KPU Provinsi Riau Lantik 3 Pejabat Eselon III
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:11

Uji Coba Vaksin Sinovac Tak Berikan Efek Samping Berat bagi Relawan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:59

Tak Sengaja, Balita Kirimkan Foto Telanjang Ibunya ke Kontak Snapchat
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:46

Guna Mewujudkan Pemerintahan Bersih dan Berwibawa, Pemkab-Korwil V KPK Sosialisasikan COI
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:29

Satres Narkoba Polres Siak Ringkus Pengedar Sabu-sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:27

Calon Bupati H Hamulian-M Sahril Topan Dikunjungi Warga Dari Berbagai Suku
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:11

Pemprov Riau Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Lahan Tol Rengat-Jambi
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56

Tiang Reklame Ilegal Banyak di Pekanbaru, Pemko Dinilai Tidak Tegas
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:50

Lebih dari 1.000 Warga Tampan Terpapar Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:45

Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir akan Mengguyur Riau
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:35

2 Cara UMKM Cek dan Lapor Bila Belum Dapat BLT Rp2,4 Juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:27

Dipeluk Ibu, Bayi Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:21

Laksanakan Safari Ibadah,
Kapolres Siak: Mari Ciptakan Situasi Aman, Kondusif,Tolak Anarkisme dan Peduli Kesehatan
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:32

Bupati Inhil HM.Wardan Kukuhkan Satgas Pramuka Peduli Angkatan Ke-III
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:22

Kurangi Dampak Banjir, Ketua DPRD Inhil Terjun Langsung Bersihkan Anak Sungai
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:12

Tolak Aksi Anarkis, Sekda Kabupaten Siak Pimpin Deklarasi Cinta Damai dan Peduli Kesehatan
Minggu, 18 Oktober 2020 - 20:06

Peresmian Kantor UPT KPH Tasik Besar Serkap Resort Dosan,
Wujud Kerjasama Segitiga Pemkab Siak-Pemprov Riau-PT.Arara Abadi Dalam Pengelolaan Hutan
Minggu, 18 Oktober 2020 - 19:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com