Home
Penyeludupan TKI, Lima Warga Rupat Terancam Hukuman Berat | Dewan Minta Pemprov Riau Kaji Baik-Buruknya Stadion Utama Dikelola Investor Asing | Enam Mahasiswa Riau Berada di Wuhan China Dalam Kondisi Sehat, Begini Penjelasannya | PT SDS Akui CPO Tumpah di Perairan Dumai, Ini Penyebabnya | Gubri Minta Bupati/ Wali Kota Siaga Hadapi Potensi Karhutla | Tolak Pembekuan Izin Serta Diduga Keliru, Aktifis Minta Kadis PMPTSP Rohul Lakukan Peninjauan
Selasa, 28 Januari 2020
/ Showbiz / 14:24:55 / Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan /
Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan
Kamis, 24 Oktober 2019 - 14:24:55 WIB

RIAUTRUST.com - Aktris Pakistan Yashma Gill melewati perjalanan panjang hingga akhirnya menemukan Islam. Tidak banyak orang yang tahu bahwa bintang muda yang tengah naik daun ini memiliki kisah menarik dalam perjalanan rohaninya, saat kembali memeluk Islam setelah melalui fase menjadi seorang ateis.

Gill mengungkapkan, bahwa dia pernah memiliki konflik batin dengan Sang Khalik. Dia terus bertanya, mengapa orang yang berbuat salah namun mereka tidak ditimpa apapun. Gill sebelumnya meniadakan adanya Tuhan dan memilih menjadi seorang ateis.

"Ketika anda memiliki iman yang lemah, tabir jatuh menutupi pikiran Anda, dan bahkan jika seseorang menjawab pertanyaan anda, Anda tidak mengerti apa-apa," kata Gill, dalam percakapan baru-baru ini di acara internet Samina Peerzada, dilansir di The Express Tribune, Rabu (9/10).

"Saya biasa memantau dan menganalisis segalanya secara berlebihan. Saya akan memastikan bahwa saya tidak menyinggung siapa pun dan bersikap baik kepada semua orang namun saya terluka. Itu mencapai titik dimana saya kehilangan keyakinan. Saya sering berkata pada diri sendiri bahwa 'jika ada seseorang di sana maka saya tidak akan terlalu menderita'," lanjutnya.

Gill lantas berbagi tentang bagaimana dia dikenal lantaran berdebat tentang agama selama masa kuliahnya di Australia. Dia adalah orang yang menentang gagasan agama sepenuhnya. Hingga dia kemudian bertemu dengan seorang teman bernama Warda.

Gill menuturkan bahwa dirinya selalu menceritakan tentang sosok Warda kepada siapapun. Saat ini, teman Muslimnya itu masih tinggal di Australia. Warda, menurut cerita Gill, adalah Muslimah berhijab.

Awalnya, Gill berpikir tidak akan berteman dekat dengan Warda lantaran dia seorang Muslimah yang taat. Gill berpikir temannya akan menghakiminya. Sehingga, dia mulai mengabaikannya.

Akan tetapi, Warda menurutnya rupanya orang yang baik dan tidak pernah menghakiminya. Bahkan, sang teman memahami Gill dan masalah yang ia hadapi, serta mulai menjelaskan banyak hal kepadanya melalui perspektif Gill.

"Dia meminta saya untuk mencoba satu hal terakhir dan itu adalah memperbaharui keyakinan saya. Dia berkata 'oke coba saja ini dan jika keimananmu kepada Tuhan tidak kembali setelah ini, maka kamu bisa terus menjadi ateis'," katanya.

Seiring waktu, rasa perhatian satu sama lain tumbuh. Wardah lantas meminta Gill untuk beribadah shalat lima waktu sehari dan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Gill pun menyetujuinya. Gill hanya ingin membuktikan satu hal bahwa apapun yang temannya itu minta untuk dia lakukan itu tidak ada gunanya. Dia lebih lanjut menjelaskan bagaimanad ia menganggap itu sebagai sebuah tugas dan memutuskan untuk menuruti perintah Warda. Warda juga memastikan agar Gill memahami setiap ayat yang dia baca selama shalat.

Saat bulan berakhir dan setelah Gill melakukan segalanya, dia pergi ke Warda dan mengatakan bahwa ia memberi kepastiannya. Namun, dia belum menerima bimbingan apapun. Dua hari setelah dia berhenti beribadah, Gill merasakan ada sesuatu yang hilang setiap kali dia mendengar seruan azan.

"Saya gelisah, fase-fase kecemasan yang telah lenyap dari waktu ke waktu mulai kembali terasa. Rasanya seperti saya melewatkan kuliah atau sesuatu yang penting untuk dilakukan," ujarnya.

Butuh beberapa waktu bagi Gill menyadari keyakinannya. Selama satu bulan saat Ramadhan, dia mulai mendapatkan pekerjaan di Australia dan berhasil menyelesaikan beberapa masalah keluarga.

Gill yang mulai menyadari akan pencariannya terhadap keyakinan agama lantas pergi menemui Warda dan menangis. Dia memberitahu temannya itu tentang perasaannya.

Warda kemudian mengatakan kepadanya bahwa dia harus bertanya kepada Gill tentang semua kesalahpahaman yang ada dibenaknya. Warda lalu menjelaskan semua itu kepada Gill dan memberikan referensi beberapa pemahaman tentang Islam kepadanya.

"Anda tidak akan percaya, tapi dulu saya tidak pernah mengerti hal-hal seperti itu, tetapi untuk pertama kalinya, hari itu tidak ada pertentangan dengan jawaban yang saya dapatkan sebelumnya, muncul dalam benak saya dan saya mendapatkan kepuasan diri ini," ungkapnya.

Realisasi dan konfrontasi tersebut lantas meyakinkan Gill, yang secara terbuka meninggalkan Islam untuk ateisme, lalu kembali ke Islam. Dia merasa menemukan kedamaian dalam memiliki keimanan kepada Tuhan. [Republika]

   
 
DPRD Siak Tinjau Lahan PT Arara Abadi yang Bermasalah
Selasa, 28 Januari 2020 - 07:49

Super Ketat, Peserta Tes CPNS Siak Dilakukan Body Checking
Senin, 27 Januari 2020 - 20:30

Jumat Barokah, Polsek KelayangBantu Warga Kurang Mampu
Senin, 27 Januari 2020 - 20:24

Sekda Berharap Kinerja dan Kedisiplinan ASN Siak Terus Meningkat
Senin, 27 Januari 2020 - 20:15

Tanggapi Pernyataan Mahfud MD,
Ustaz Tengku: Yang Haram Itu Sistem Pemerintahan Firaun dan Namrud
Senin, 27 Januari 2020 - 13:50

Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir akan Mengguyur Riau
Senin, 27 Januari 2020 - 12:40

Mulai Bersinar, Ini Daftar Harga Mobil Merek China per Januari 2020
Senin, 27 Januari 2020 - 12:34

Novel Karya Gadis Berusia 18 Tahun Ini Akan Difilmkan
Senin, 27 Januari 2020 - 12:10

Bupati Inhu Buka Liga Sepak Bola Lubuk Batu Jaya
Senin, 27 Januari 2020 - 12:03

Jalan Masuk RAM Bongkal Malang Kelayang Tempat Transaksi Sabu, Dua Pemuda Dibekuk Polisi
Senin, 27 Januari 2020 - 11:50

Virus Corona Mematikan Dan Belum Ada Obatnya, Tetapi Bukan Berarti Tidak Bisa Sembuh
Senin, 27 Januari 2020 - 11:46

Legenda NBA, Kobe Bryant Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Helikopter
Senin, 27 Januari 2020 - 09:43

Pajak Air Permukaan PLTA Sepenuhnya untuk Riau Per Januari Ini
Senin, 27 Januari 2020 - 09:41

Unilak Gelar Training Mulok Budaya Melayu Riau Selama 6 Hari
Senin, 27 Januari 2020 - 09:32

RSUD Arifin Achmad Jadi RS Rujukan Kasus Corona
Senin, 27 Januari 2020 - 09:29

Israel Larang Khutbah di Masjid Al-Aqsa Selama 4 Bulan
Senin, 27 Januari 2020 - 08:58

Dipuja-puji Jokowi Dan BG, Sandiaga: Jangan Terjebak Politik 2024
Senin, 27 Januari 2020 - 08:55

Mulai Pagi Ini 6.178 CPNS Riau Jalani Ujian SKD
Senin, 27 Januari 2020 - 08:52

Bupati H Sukiman Bangga Pada
KSU Parnados, Upayakan Penyediaan Pupuk Subsidi Untuk Petani
Senin, 27 Januari 2020 - 08:45

Bupati H Sukiman Peran Bumdes Dongkrak Perekonomian Masyarakat
Senin, 27 Januari 2020 - 08:31

Hukum Makan Kelelawar dan Ular dalam Islam
Senin, 27 Januari 2020 - 08:21

Peras Kades Rp39 Juta, Empat Wartawan Mengaku KPK Ditangkap
Senin, 27 Januari 2020 - 08:14

Kelelawar, Hewan Pembawa 137 Virus Penyakit
Senin, 27 Januari 2020 - 08:08

Pemkot Pekanbaru Akan Bebaskan 1.500 Ha Lahan untuk Sawit
Senin, 27 Januari 2020 - 08:04

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com