Home
Dakwah UAS Dikawal Marinir, DPR Sebut untuk Cegah Penyerangan | Pendeta di Papua Ditembak, Istana Bentuk Tim Investigasi | Gubri: Truk ODOL Dilarang Masuk Tol Permai | Polda Riau Buru Dua Pria Diduga Pembunuh Alhadar, Ini Penampakannya | Polsek Kelayang Sosialisasi Prokes Covid-19 Kepada Masyarakat | Kapolres Inhu Sertijab Kasatres Narkoba Dan Kapolsek Kelayang, Ini Pesan Kapolres
Selasa, 29 09 2020
/ Showbiz / 14:24:55 / Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan /
Dulu Islam Lalu Ateis, Gill: Saya Gelisah Tiap Dengar Azan
Kamis, 24 Oktober 2019 - 14:24:55 WIB

RIAUTRUST.com - Aktris Pakistan Yashma Gill melewati perjalanan panjang hingga akhirnya menemukan Islam. Tidak banyak orang yang tahu bahwa bintang muda yang tengah naik daun ini memiliki kisah menarik dalam perjalanan rohaninya, saat kembali memeluk Islam setelah melalui fase menjadi seorang ateis.

Gill mengungkapkan, bahwa dia pernah memiliki konflik batin dengan Sang Khalik. Dia terus bertanya, mengapa orang yang berbuat salah namun mereka tidak ditimpa apapun. Gill sebelumnya meniadakan adanya Tuhan dan memilih menjadi seorang ateis.

"Ketika anda memiliki iman yang lemah, tabir jatuh menutupi pikiran Anda, dan bahkan jika seseorang menjawab pertanyaan anda, Anda tidak mengerti apa-apa," kata Gill, dalam percakapan baru-baru ini di acara internet Samina Peerzada, dilansir di The Express Tribune, Rabu (9/10).

"Saya biasa memantau dan menganalisis segalanya secara berlebihan. Saya akan memastikan bahwa saya tidak menyinggung siapa pun dan bersikap baik kepada semua orang namun saya terluka. Itu mencapai titik dimana saya kehilangan keyakinan. Saya sering berkata pada diri sendiri bahwa 'jika ada seseorang di sana maka saya tidak akan terlalu menderita'," lanjutnya.

Gill lantas berbagi tentang bagaimana dia dikenal lantaran berdebat tentang agama selama masa kuliahnya di Australia. Dia adalah orang yang menentang gagasan agama sepenuhnya. Hingga dia kemudian bertemu dengan seorang teman bernama Warda.

Gill menuturkan bahwa dirinya selalu menceritakan tentang sosok Warda kepada siapapun. Saat ini, teman Muslimnya itu masih tinggal di Australia. Warda, menurut cerita Gill, adalah Muslimah berhijab.

Awalnya, Gill berpikir tidak akan berteman dekat dengan Warda lantaran dia seorang Muslimah yang taat. Gill berpikir temannya akan menghakiminya. Sehingga, dia mulai mengabaikannya.

Akan tetapi, Warda menurutnya rupanya orang yang baik dan tidak pernah menghakiminya. Bahkan, sang teman memahami Gill dan masalah yang ia hadapi, serta mulai menjelaskan banyak hal kepadanya melalui perspektif Gill.

"Dia meminta saya untuk mencoba satu hal terakhir dan itu adalah memperbaharui keyakinan saya. Dia berkata 'oke coba saja ini dan jika keimananmu kepada Tuhan tidak kembali setelah ini, maka kamu bisa terus menjadi ateis'," katanya.

Seiring waktu, rasa perhatian satu sama lain tumbuh. Wardah lantas meminta Gill untuk beribadah shalat lima waktu sehari dan berpuasa selama bulan Ramadhan.

Gill pun menyetujuinya. Gill hanya ingin membuktikan satu hal bahwa apapun yang temannya itu minta untuk dia lakukan itu tidak ada gunanya. Dia lebih lanjut menjelaskan bagaimanad ia menganggap itu sebagai sebuah tugas dan memutuskan untuk menuruti perintah Warda. Warda juga memastikan agar Gill memahami setiap ayat yang dia baca selama shalat.

Saat bulan berakhir dan setelah Gill melakukan segalanya, dia pergi ke Warda dan mengatakan bahwa ia memberi kepastiannya. Namun, dia belum menerima bimbingan apapun. Dua hari setelah dia berhenti beribadah, Gill merasakan ada sesuatu yang hilang setiap kali dia mendengar seruan azan.

"Saya gelisah, fase-fase kecemasan yang telah lenyap dari waktu ke waktu mulai kembali terasa. Rasanya seperti saya melewatkan kuliah atau sesuatu yang penting untuk dilakukan," ujarnya.

Butuh beberapa waktu bagi Gill menyadari keyakinannya. Selama satu bulan saat Ramadhan, dia mulai mendapatkan pekerjaan di Australia dan berhasil menyelesaikan beberapa masalah keluarga.

Gill yang mulai menyadari akan pencariannya terhadap keyakinan agama lantas pergi menemui Warda dan menangis. Dia memberitahu temannya itu tentang perasaannya.

Warda kemudian mengatakan kepadanya bahwa dia harus bertanya kepada Gill tentang semua kesalahpahaman yang ada dibenaknya. Warda lalu menjelaskan semua itu kepada Gill dan memberikan referensi beberapa pemahaman tentang Islam kepadanya.

"Anda tidak akan percaya, tapi dulu saya tidak pernah mengerti hal-hal seperti itu, tetapi untuk pertama kalinya, hari itu tidak ada pertentangan dengan jawaban yang saya dapatkan sebelumnya, muncul dalam benak saya dan saya mendapatkan kepuasan diri ini," ungkapnya.

Realisasi dan konfrontasi tersebut lantas meyakinkan Gill, yang secara terbuka meninggalkan Islam untuk ateisme, lalu kembali ke Islam. Dia merasa menemukan kedamaian dalam memiliki keimanan kepada Tuhan. [Republika]


   
 
Pengumuman! Masa Berlaku Paspor Bakal Menjadi 10 Tahun
Jumat, 25 September 2020 - 07:22

Tiga Pasang Paslon Bupati dan Wakil Bupati Siak Teken Fakta integritas Protokol Kesehatan
Jumat, 25 September 2020 - 07:17

Hadiri Pelantikan DPC Granat, Bupati H Sukiman Dukung Pembarantasan Narkoba Rohul
Jumat, 25 September 2020 - 07:13

Pengamat: Praktik Politik Uang Telah Lama Dimulai Internal Parpol
Kamis, 24 September 2020 - 16:31

Pemprov Riau Jemput SK Pj dan Pjs Bupati ke Kemendagri, Sabtu Pelantikan
Kamis, 24 September 2020 - 16:27

3 Pimpinan DPRD Riau Mundur, Bagaimana Nasib APBD-P 2020?
Kamis, 24 September 2020 - 16:24

Besok Presiden akan Resmikan Jalan Tol Permai Secara Virtual
Kamis, 24 September 2020 - 16:22

PSBM Diberlakukan, Kasus Positif Covid di Tampan Cenderung Turun
Kamis, 24 September 2020 - 16:18

Paslon Bupati Rohul Hamulian-M Sahril Topan Dapat Nomor Urut 1
Kamis, 24 September 2020 - 16:08

Tingkatkan kualitas pelayanan perizinan. Bupati Alfedri Wacanakan Mall Pelayanan Publik Satu Pintu
Kamis, 24 September 2020 - 16:02

Pimpin Pengamanan, Kapolres Siak: Jangan Ada Keragu-raguan Utamakan Keselamatan
Kamis, 24 September 2020 - 15:56

Bupati Alfedri : Gedung Puskesmas Baru, Pelayanan Kesehatan Juga Harus Meningkat
Kamis, 24 September 2020 - 15:51

Siak Cetak Sejarah Ponpes Hadist Pertama di Riau..
Bupati Alfedri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Belajar Santri Darul Hadist Sultan Yahya
Selasa, 22 September 2020 - 06:42

IWO Siak bagikan 500 Masker kepada Masyarakat
Selasa, 22 September 2020 - 06:38

Paripurna Tanggapan Bupati Terhadap Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD Tentang RAPBD-P 2020
Selasa, 22 September 2020 - 06:33

Kapolres Inhil Pimpin Anggotanya Ikuti Baksos Donor Darah yang Diselenggarakan Kodim 0314/Inhil
Selasa, 22 September 2020 - 06:27

Warga Heboh, Honorer Staf Kantor Camat Kelayang Dimakamkan Dengan Prokes Covid-19
Selasa, 22 September 2020 - 06:22

Kapolda Riau Turun Tangan Periksa Penanganan Pasien Covid-19
Selasa, 22 September 2020 - 06:19

Resmikan Taman Syarifah Sembilan, Bupati Alfedri Terkenang Masa Lalu Di Sungai Apit
Selasa, 22 September 2020 - 06:14

Resmikan Pustu Kampung Lalang, Bupati Alfedri: Kesehatan Pilar Pembangunan
Selasa, 22 September 2020 - 06:10

Plt Camat Rakit Kulim Terjun Ke Pasar Rakyat Desa Kelayang Imbau Warga Patuhi Prokes Covid-19
Senin, 21 September 2020 - 08:33

Masih Ada Waktu, Begini Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 9
Senin, 21 September 2020 - 08:21

Berakhirnya Perjalanan Pelaku Curanmor di Posko Gugus Tugas Covid-19 Koto Gasib
Senin, 21 September 2020 - 08:17

Direncanakan Sejak Lama, 4 Pemegang Saham Setuju PT BSP Bangun Gedung 6 Lantai Tahun Depan
Senin, 21 September 2020 - 08:08

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com