Home
Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19 | PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan | Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina | Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea | Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu | Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Kamis, 28 Mei 2020
/ Mozaik / 08:53:42 / Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur /
Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:53:42 WIB

XINJIANG - Cina kedapatan telah menghancurkan lahan pemakaman etnis Uighur dari generasi ke generasi. Aktivis menilai hal ini sebagai upaya eradikasi kelompok etnis di Xinjiang.

Upaya Cina dalam menghancurkan lahan pemakaman milik etnis Uighur ini terekam dalam pencitraan satelit. Analis pencitraan satelit Earthrise Alliance mengatakan ada lusinan lahan pemakaman yang sudah dihanurkan di wilayah barat laut hanya dalam dua tahun.

Berdasarkan gambar dari pencitraan satelit, beberapa lahan sudah diubah menjadi tempat parkir mobil. Sebagian lahan lain bahkan diubah menjadi taman bermain.

Yang cukup mengkhawatirkan, beberapa lahan pemakaman hanya dibersihkan dengan sedikit pemeliharaan. Seperti dilansir Mail Online, jurnalis AFP melihat adanya tulang-belulang manusia yang dibiarkan saja tanpa dikubur di tiga lokasi. Di beberapa lokasi lain, batu nisan tampak hancur dan berserakan di tanah.

Pencitraan satelit ini dimunculkan setelah otoritas Xinjiang mengaku bahwa mereka hanya melakukan pekerjaan 'normal'. Pernyataan ini diungkapkan otoritas Xinjiang setelah adanya footage mengejutkan yang menampilkan ratusan tahanan Muslim sedang dipindahkan dalam keadaan dibelenggu dan ditutup matanya.

Pejabat setempat memberikan penjelasan bahwa penghancuran makam tersebut merupakan upaya standarisasi makam tua sebagai bagian dari pengembangan kota. Namun para etnis Uighur yang kini berada di luar negeri mengatakan penghancuran makam tersebut merupakan salah satu tindakan keras pemerintah untuk mengontrol tiap elemen dalam kehidupan mereka.

"Ini merupakan bagian dari kampanye Cina untuk mengeradikasi bukti mengenai siapa kami secara efektif, untuk memanggil kami dengan sebutan Cina Han," ungkap Salih Hudayar.

Hudayar mengungkapkan, bahwa makam kakek dan neneknya termasuk yang ikut dihancurkan oleh pemerintah Cina. Menurut Hudayar, penghancuran makam ini merupakan upaya untuk memutus hubungan etnis Uighur yang ada saat ini dengan sejarah dan pendahulu mereka.

"Karena itu mereka menghancurkan semua situs bersejarah ini, makam-makam ini," tutur Hudayar.

Cina tetap pada sikapnya meski kritik global terhadap perlakuan Cina kepada Uighur meningkat. Minggu ini, Amerika Serikat bahkan mengambil tindakan untuk membatasi visa pejabat Cina terkait dugaan penyiksaan terhadap etnis Uighur. Selain itu, Amerika Serikat juga memasukkan 28 perusahaan Cina ke dalam daftar hitam. [Republika]

   
 
PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

Bersama Bupati Kampar, Gubernur Riau Serahkan Bantuan APD kepada RSUD Bangkinang
Senin, 18 Mei 2020 - 17:18

Bupati Siak Ingatkan Camat dan Penghulu Lakukan Sosialisasi Secara Intensif
Senin, 18 Mei 2020 - 17:06

Gubri Imbau Umat Muslim di Riau Patuhi Fatwa MUI, Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah
Senin, 18 Mei 2020 - 17:02

349 Karyawan di PHK dan 6.000 Dirumahkan Selama Pandemi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 16:54

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka Fungsional Mulai 18 Mei Sampai H+7 Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 16:35

Polri Halau 48.472 Kendaraan Pemudik
Senin, 18 Mei 2020 - 16:32

MUI Beri Kelonggaran Salat Id Untuk Daerah Zona Hijau Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 13:58

Mal Disesaki Warga, DPRD Pekanbaru Minta Pemprov Riau Ikut Sukseskan PSBB
Senin, 18 Mei 2020 - 13:53

3 Hal Ini Jadi Fokus Polda Riau dalam Pelaksanaan PSBB di Riau
Senin, 18 Mei 2020 - 13:49

Pansus Covid-19 Temukan APD yang Dibeli Diskes Bengkalis untuk Tenaga Medis Tidak Standar
Senin, 18 Mei 2020 - 13:38

Gubri Luncurkan Operasi Pasar untuk Jaga Harga Pangan Jelang Lebaran
Senin, 18 Mei 2020 - 13:30

Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 13:27

Setiap Orang Masuk ke Riau akan Dipantau dan Wajib Karantina Mandiri
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:47

H-7 Idul Fitri, Mal di Pekanbaru Dipadati Pengunjung
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:43

DPRD Pastikan Riau Dapat Pajak Air Permukaan PLTA Koto Panjang Rp 3,4 Miliar Mulai 2020
Minggu, 17 Mei 2020 - 16:19

Rendang Sajian Alternatif di Masa Pandemi Covid-19
Minggu, 17 Mei 2020 - 15:09

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com