Home
Beda dari PBNU, PKS Nilai Salam Agama Lain Bukan Toleransi | Mahfud Tantang Rizieq Kirim Surat Pencekalan: Kok Hanya di TV | Pertolongan Pertama Saat Digigit Ular King Kobra | Malaysia Buka Peluang Ekspor Ikan Patin Lebih Besar Lagi | Mau Daftar di Situs sscn.bkn.go.id ? Belum Mulai, Masih Coming Soon | Dapat Kuota 346 CPNS, Pemko Pekanbaru Masih Kekurangan 2.000 ASN
Selasa, 12 November 2019
/ Mozaik / 08:53:42 / Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur /
Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:53:42 WIB

XINJIANG - Cina kedapatan telah menghancurkan lahan pemakaman etnis Uighur dari generasi ke generasi. Aktivis menilai hal ini sebagai upaya eradikasi kelompok etnis di Xinjiang.

Upaya Cina dalam menghancurkan lahan pemakaman milik etnis Uighur ini terekam dalam pencitraan satelit. Analis pencitraan satelit Earthrise Alliance mengatakan ada lusinan lahan pemakaman yang sudah dihanurkan di wilayah barat laut hanya dalam dua tahun.

Berdasarkan gambar dari pencitraan satelit, beberapa lahan sudah diubah menjadi tempat parkir mobil. Sebagian lahan lain bahkan diubah menjadi taman bermain.

Yang cukup mengkhawatirkan, beberapa lahan pemakaman hanya dibersihkan dengan sedikit pemeliharaan. Seperti dilansir Mail Online, jurnalis AFP melihat adanya tulang-belulang manusia yang dibiarkan saja tanpa dikubur di tiga lokasi. Di beberapa lokasi lain, batu nisan tampak hancur dan berserakan di tanah.

Pencitraan satelit ini dimunculkan setelah otoritas Xinjiang mengaku bahwa mereka hanya melakukan pekerjaan 'normal'. Pernyataan ini diungkapkan otoritas Xinjiang setelah adanya footage mengejutkan yang menampilkan ratusan tahanan Muslim sedang dipindahkan dalam keadaan dibelenggu dan ditutup matanya.

Pejabat setempat memberikan penjelasan bahwa penghancuran makam tersebut merupakan upaya standarisasi makam tua sebagai bagian dari pengembangan kota. Namun para etnis Uighur yang kini berada di luar negeri mengatakan penghancuran makam tersebut merupakan salah satu tindakan keras pemerintah untuk mengontrol tiap elemen dalam kehidupan mereka.

"Ini merupakan bagian dari kampanye Cina untuk mengeradikasi bukti mengenai siapa kami secara efektif, untuk memanggil kami dengan sebutan Cina Han," ungkap Salih Hudayar.

Hudayar mengungkapkan, bahwa makam kakek dan neneknya termasuk yang ikut dihancurkan oleh pemerintah Cina. Menurut Hudayar, penghancuran makam ini merupakan upaya untuk memutus hubungan etnis Uighur yang ada saat ini dengan sejarah dan pendahulu mereka.

"Karena itu mereka menghancurkan semua situs bersejarah ini, makam-makam ini," tutur Hudayar.

Cina tetap pada sikapnya meski kritik global terhadap perlakuan Cina kepada Uighur meningkat. Minggu ini, Amerika Serikat bahkan mengambil tindakan untuk membatasi visa pejabat Cina terkait dugaan penyiksaan terhadap etnis Uighur. Selain itu, Amerika Serikat juga memasukkan 28 perusahaan Cina ke dalam daftar hitam. [Republika]

   
 
Din Syamsuddin: Pernah IPNU Lalu Muhammadiyah
Minggu, 10 November 2019 - 10:06

Riau Berhasil Pertahankan Juara Umum Porwil Sumatera
Minggu, 10 November 2019 - 09:28

Fahri Hamzah Bocorkan Faktor Banyaknya Kader PAS Pindah Ke Gelora
Minggu, 10 November 2019 - 09:22

Rizieq Shihab: Arab Saudi Bisa Cabut Cekal Asal Saya Tidak Diganggu
Minggu, 10 November 2019 - 09:14

Tuding Kasus Novel Baswedan Rekayasa, Dewi Tanjung Telah Hina Rumah Sakit Hingga Polisi
Minggu, 10 November 2019 - 09:12

Tunggakan BPJS Kesehatan Senilai Rp400 Miliar Disorot DPRD Riau
Sabtu, 09 November 2019 - 12:03

Bumdes Olang Putie Desa Sungai Alah Terbentuk
Sabtu, 09 November 2019 - 11:55

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Warga Keluhkan Kualitas PDAM, Pembuatan E-KTP, dan Tenaga Kerja Lokal di Reses Dewan Suryono
Sabtu, 09 November 2019 - 11:34

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Reses I Dewan Suryono, Warga Minas Barat Keluhkan Pengadaan Sarana Pendidikan dan Air Bersih
Sabtu, 09 November 2019 - 11:32

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Anggota DPRD, Suryono Sambangi Korban Kebakaran di Minas dan Beri Bantuan
Jumat, 08 November 2019 - 15:21

Pelajar SMP Pekanbaru Korban Perundungan Sampai Harus Jalani Operasi di RS
Jumat, 08 November 2019 - 15:14

Jangan Bingung, Ini 9 Susunan Acara Lamaran Pernikahan
Jumat, 08 November 2019 - 15:07

Dewi Tanjung, Caleg Gagal Pelapor HRS, Novel, Hingga Amien
Jumat, 08 November 2019 - 14:58

Mengerikan, Hacker Paling Banyak Serang Ponsel Orang Indonesia!
Jumat, 08 November 2019 - 14:55

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN SIAK
Reses Dewan Suryono, Masyarakat Keluhkan Wacana Pembangunan Pabrik Limbah B3 di Minas
Jumat, 08 November 2019 - 14:45

Fahira Perkarakan Ade Armando Bukan Karena Anies, Tapi Demi Penegakan Hukum
Jumat, 08 November 2019 - 14:37

Wiper Getar Saat Menyeka Air di Kaca Mobil? Ini Lho Penyebabnya
Jumat, 08 November 2019 - 11:32

Lampu Indikator Nyala di Dasbor, Boleh Panik tapi Lihat Warnanya Dulu
Jumat, 08 November 2019 - 11:28

Pelaku Karhutla Bukan KTP Riau
Jumat, 08 November 2019 - 11:21

Karhutla Riau Habiskan Rp468 Miliar Bikin Sedih Ponakan Prabowo
Jumat, 08 November 2019 - 11:10

Triparti Pekanbaru Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp2,9 Juta
Jumat, 08 November 2019 - 11:08

Hindari Polemik, MUI Pekanbaru Minta Pemerintah Buat Definisi Radikalisme
Jumat, 08 November 2019 - 08:10

Mahathir Mohamad Tak Akan Mundur Sebelum Masalah Negara Selesai
Jumat, 08 November 2019 - 07:54

Jokowi Tunjuk Pratikno Jadi Ketua Tim Seleksi Dewan Pengawas KPK
Jumat, 08 November 2019 - 07:50

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com