Home
Bupati: Puluhan Bangunan di Kuansing Rusak Akibat Puting Beliung | Perppu KPK Jadi Pembuktian Jokowi Tunduk Pada Rakyat Atau Oligarki | Deklarasi Oposisi Rocky Gerung, Siapa Mau Bergabung? | Kursi Wabup Siak Masih Kosong, Komitmen Alfedri Dipertanyakan | Kejati Riau Periksa Pimpinan BRK Pangkalan Kerinci | Berharap Moratorium Bantuan Rumah Ibadah Dibuka
Rabu, 16 Oktober 2019
/ Metropolitan / 14:02:59 / Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap /
Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 - 14:02:59 WIB

PEKANBARU - Paramedis RS Tabrani, dr Susiana Tabrani, Kamis (19/9/19) menyebutkan bahwa kabut asap di Riau hasil dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memiliki partikel besar dan kecil. Partikel berukuran besar akan tertahan pada saluran pernafasan atas, sedangkan partikel kecil (inhalable) akan masuk ke paru-paru dan bertahan di dalam tubuh dalam waktu yang lama.

"Partikel inhalable adalah partikel dengan diameter di bawah 10 μm (PM10). PM10 diketahui dapat meningkatkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pernafasan. Pada konsentrasi 140 μg/m3 dapat menurunkan fungsi paru-paru pada anak-anak, sementara pada konsentrasi 350 μg/m3 dapat memperparah kondisi penderita bronkhitis," terangnya.

Ada sejumlah penyakit yang mengintai akibat paparan kabut asap karhutla berdasarkan Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Pertama adalah Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Walau penyebabnya adalah virus, paparan kabut asap yang intens dapat melemahkan kemampuan paru dan saluran pernapasan untuk melawan infeksi. Sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena ISPA, terutama anak-anak dan lansia.

Kedua adalah Asma. Salah satu penyebab asma ialah buruknya kualitas udara. Kabut asap akibat karhutla membawa partikel berukuran kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu sistem pernapasan. Partikel itu dapat membuat asma muncul atau bertambah parah.

Ketiga adalah Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK merupakan penyakit radang paru, salah satu jenisnya ialah bronkitis. Kabut asap dapat memperburuk kinerja paru-paru dan dalam jangka panjang dapat memunculkan PPOK.

Keempat adalah Penyakit jantung. Kabut asap mengandung partikel mini yang dikenal dengan PM2,5. Saking kecilnya, partikel ini bisa masuk ke saluran pernapasan. Jika terus-terusan terpapar, penelitian menunjukkan seseorang dapat mengembangkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Penyakit kelima adalah iritasi. Tak perlu waktu lama, paparan kabut asap dapat berpengaruh langsung dan menyebabkan iritasi pada mata, tenggorokan, hidung. Termasuk memicu timbulnya sakit kepala hingga alergi. Iritasi ditandai dengan kemerahan, gatal, kering, hingga radang. (MCR)

   
 
Baznas Bina Mualaf Suku Akit di Pulau Mendol, Riau
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:30

Konflik Gajah Sumatera dengan Manusia di Riau Meningkat Akibat Kebakaran Tesso Nilo
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:13

Main Judi, Oknum Kades di Kampar tak Berkutik Bibekuk Polisi
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:10

Riau Jadi Provinsi Pertama Luncurkan Kebun PSR Berstandar GAP
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:01

Layanan BPJS Kesehatan Lebih Dinikmati Orang Kaya Dibanding yang Miskin
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:59

Semester III 2019, Penerimaan Pajak di Riau Rp10,512 Triliun
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:49

Wah, 753 Titik Panas Terdeteksi di Pulau Sumatra
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:59

Siang hingga Malam Sebagian Riau Diguyur Hujan
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:57

Hari Ini Pansel Umumkan Seleksi Empat Jabatan BRK
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:54

Ditolak UGM, Fahira Idris: Terima Kasih UII Sudah Undang UAS
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:45

Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:53

Eks Ketua DPRD Pekanbaru Masih Kuasai Mobil Dinas yang Diduga Telah Dijual
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:43

Pemko Bentuk Tim Percepatan Pembangunan KIT
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:37

Prabowo Temui Jokowi, PA 212 Tetap Minta Rizieq Shihab Pulang
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:27

Surya Paloh dan Prabowo Sepakat Amandemen UUD 1945 Menyeluruh
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:22

Beredar Kabar Ribuan Mahasiswa Kembali Demo, Polda Metro: Belum Ada Pemberitahuan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:14

Bukan Terpapar Radikalisme, Komentar Istri Kolonel Hendi Karena Efek Pilpres 2019
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:10

Dianggap Langgar Etika Politik Jika Gabung Jokowi, Wajar Pendukung Prabowo Kecewa
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:03

"Gerakan Emak-emak Indonesia Bersuara" Minta Jokowi Hentikan Kekerasan Pada Rakyat
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:00

Pemko Dumai Diminta Tinjau Ulang Izin Usaha Terindikasi Maksiat
Senin, 14 Oktober 2019 - 07:54

Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Cerah Berawan, Hotspot Terpantau 33 Titik
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:25

Dewan Riau: Perbaiki Dulu Kualitas Layanan BPJS Baru Naikkan Iuran
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:22

Ustaz Abdul Somad Tolak Hadiah Motor Custom Nan Keren Ini
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:04

Kaca Mobil Baru Dipasangi Stiker Kode, Apa sih Fungsinya?
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com