Home
Bupati: Puluhan Bangunan di Kuansing Rusak Akibat Puting Beliung | Perppu KPK Jadi Pembuktian Jokowi Tunduk Pada Rakyat Atau Oligarki | Deklarasi Oposisi Rocky Gerung, Siapa Mau Bergabung? | Kursi Wabup Siak Masih Kosong, Komitmen Alfedri Dipertanyakan | Kejati Riau Periksa Pimpinan BRK Pangkalan Kerinci | Berharap Moratorium Bantuan Rumah Ibadah Dibuka
Rabu, 16 Oktober 2019
/ Ekbis / 09:56:05 / Pemerintah Upayakan Sawit Indonesia Gantikan Minyak Kedelai /
Pemerintah Upayakan Sawit Indonesia Gantikan Minyak Kedelai
Kamis, 19 September 2019 - 09:56:05 WIB

JAKARTA - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPBD KS) menyebut, tengah fokus meningkatkan ekspor sawit ke China. Perang dagang AS-Cina yang masih berlangsung memberikan celah bagi sawit Indonesia menggantikan posisi minyak kedelai atau soybean dari AS yang dikonsumsi masyarakat China.

Kepala BPBD KS, Dono Boestomi, mengatakan, komoditas sawit di tengah tekanan dari Uni Eropa masih diandalkan pemerintah sebagai komoditas utama penghasil devisa. Pada tahun lalu, sawit secara total berkontribusi hingga Rp 240 triliun terhadap total ekspor tahun lalu.

"Di China kami kejar target. Konsumsi minyak nabati China 40 persen dipenuhi oleh soybean oil, sawit baru 20 persen. Kami harapkan sawit naik jadi 30 persen menggantikan soybean oil," kata Dono kepada wartawan di The Westin Jakarta, Rabu (18/9).

Ia menjelaskan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk Indonesia berani memperluas pasar. Lewat forum Trade Expo Indonesia yang bakal digelar Oktober 2019 mendatang, BPDP KS siap melakukan misi dagang demi mempertahankan eksistensi ekspor sawit.

Pihaknya menargetkan ekspor sawit ke China tahun ini bisa tembus 6,6 juta ton agar terus mendekati angka 30 persen. "Kita ketahui, sawit sekarang diserang dimana-mana. Tentu kami juga meminta Kementerian Luar Negeri membantu kita. Ini akan sangat menolong petani yang sedang dilanda (kejatuhan) harga," kata Dono.

Lebih lanjut, Dono menerangkan, ekspor sawit ke negara selain China juga masih memiliki prospek. BPDP KS mengestimasikan ekspor sawit ke India tahun ini tembus 9,7 juta ton.

Sementara itu, ke negara-negara Eropa sekitar 7,7 juta ton, Pakistan 3 juta ton, dan Nigeria 2,5 juta ton. Di satu sisi, ia menerangkan bahwa permintaan dalam negeri harus segera ditingkatkan. Itu bisa dicapai jika pemerintah bersama pelaku usaha mampu menciptakan pasar dalam negeri bagi minyak sawit.

Salah satu yang telah dilakukan yakni kebijakan bauran biodiesel 20 persen dan 30 persen yang bakal diterapkan mulai tahun depan. "Kita juga akan meluncurkan penggunaan minyak goreng sehat. Sebetulnya banyak sekali manfaat sawit. Ini kita dorong terus," katanya.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Dody Edward, mengatakan, dari sejumlah pertemuan pimpinan kedua negara, China membuka diri kepada Indonesia untuk memasok berbagai produk ke China. Pihak China, kata dia, secara jelas memberikan sinyal bagi Indonesia untuk bisa menggantikan posisi AS sebagai pemasok produk-produk yang sebelumnya di konsumsi masyarakat China.

Bahkan, Dody menyebut, terdapat beberapa produk yang sangat potensial untuk di ekspor ke China. Di antaranya yakni eskpor tekstil dan produk tekstil (TPT), makanan dan minuman, hingga sarang burung walet, hingga buah-buahan memiliki peluang kuat untuk ditingkatkan ke China. [Republika]

   
 
Baznas Bina Mualaf Suku Akit di Pulau Mendol, Riau
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:30

Konflik Gajah Sumatera dengan Manusia di Riau Meningkat Akibat Kebakaran Tesso Nilo
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:13

Main Judi, Oknum Kades di Kampar tak Berkutik Bibekuk Polisi
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:10

Riau Jadi Provinsi Pertama Luncurkan Kebun PSR Berstandar GAP
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:01

Layanan BPJS Kesehatan Lebih Dinikmati Orang Kaya Dibanding yang Miskin
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:59

Semester III 2019, Penerimaan Pajak di Riau Rp10,512 Triliun
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:49

Wah, 753 Titik Panas Terdeteksi di Pulau Sumatra
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:59

Siang hingga Malam Sebagian Riau Diguyur Hujan
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:57

Hari Ini Pansel Umumkan Seleksi Empat Jabatan BRK
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:54

Ditolak UGM, Fahira Idris: Terima Kasih UII Sudah Undang UAS
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:45

Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:53

Eks Ketua DPRD Pekanbaru Masih Kuasai Mobil Dinas yang Diduga Telah Dijual
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:43

Pemko Bentuk Tim Percepatan Pembangunan KIT
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:37

Prabowo Temui Jokowi, PA 212 Tetap Minta Rizieq Shihab Pulang
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:27

Surya Paloh dan Prabowo Sepakat Amandemen UUD 1945 Menyeluruh
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:22

Beredar Kabar Ribuan Mahasiswa Kembali Demo, Polda Metro: Belum Ada Pemberitahuan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:14

Bukan Terpapar Radikalisme, Komentar Istri Kolonel Hendi Karena Efek Pilpres 2019
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:10

Dianggap Langgar Etika Politik Jika Gabung Jokowi, Wajar Pendukung Prabowo Kecewa
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:03

"Gerakan Emak-emak Indonesia Bersuara" Minta Jokowi Hentikan Kekerasan Pada Rakyat
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:00

Pemko Dumai Diminta Tinjau Ulang Izin Usaha Terindikasi Maksiat
Senin, 14 Oktober 2019 - 07:54

Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Cerah Berawan, Hotspot Terpantau 33 Titik
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:25

Dewan Riau: Perbaiki Dulu Kualitas Layanan BPJS Baru Naikkan Iuran
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:22

Ustaz Abdul Somad Tolak Hadiah Motor Custom Nan Keren Ini
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:04

Kaca Mobil Baru Dipasangi Stiker Kode, Apa sih Fungsinya?
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com