Home
Gubri Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp25,2 Triliun | Gelombang Aksi Penolakan Ahok Bakal Dimulai Pekan Depan | Salim Segaf: Ada Masalah Selesaikan, Bukan Bikin Partai Baru | Guru Sertifikasi Terus Mengadu, Dewan akan Penggil Pemko Pekanbaru | Tim Putri Malaysia Terpaksa Berlaga di Kategori Putra di SISB, Ini Penyebabnya.. | Forkopimca Kelayang Gelar Sosialisasi Karlahut
Sabtu, 16 November 2019
/ Peristiwa / 13:26:40 / Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit /
Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:26:40 WIB

SELATPANJANG - Sudah hampir dua minggu lamanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Insit Kecamatan Tebing Tinggi Barat terjadi.

Walaupun sudah sempat dilakukan pendinginan, namun karena tiupan angin yang kencang api kembali menyala dan sudah membakar seluas 5 Hektar lebih.

Ketika api belum lagi padam, dan persediaan air makin menipis. Petugas dari BPBD Kepulauan Meranti terpaksa menggunakan air laut.

"Kita sudah maksimal melakukan upaya pemadaman, mulai dari pagi, sampai malam hari. Namun suplai air yang kita ambil dari Kolam Telaga Bening sudah hampir kering, untuk itu kita terpaksa menggunakan air laut yang kita ambil melalui Pelabuhan Roro," kata Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, Selasa (20/8/2019).

Edy mengatakan pemadaman yang memanfaatkan air laut hanya dapat dilakukan sampai siang karena kondisi air sedang naik. Sementara pada sore hari, hal itu tidak dapat dilakukan mengingat kondisi permukaan laut yang surut.

Dia menjelaskan, jarak antara bibir pantai dengan air laut pada saat surut sangat jauh, sehingga pada siang hari hal itu tidak memungkinkan untuk dilakukan.

"Persediaan air di lokasi kebakaran susah kering. Kebakaran ini terjadi lagi karena kita kalah dengan air, karena ketika menunggu suplai air tiba, api menyala terus," kata Edy.

Kalaksa BPBD itu mengatakan banyak resiko ketika melakukan pemadaman menggunakan air laut, selain menyebabkan tangki mobil pemadam menjadi karat, juga bisa menyebabkan mesin menjadi rusak.

"Ini sangat beresiko. Selain tangki karat, mesin juga bisa rusak, ini sangat terpaksa kita lakukan. Nanti setelah selesai, tinggal kami bersihkan dan cuci bagian dalam tangki armada damkar menggunakan air bersih," ungkapnya.

Diungkapkan Edy, selain kebakaran terjadi di Desa Insit, di lokasi yang berbeda tepatnya di Kampung Balak Desa Tanjung Peranap juga kembali membara.

"Iya, api kembali menyala di Kampung Balak, saat ini masih fokus disini, karena Insit masuk dalam wilayah kota, namun disana personil sudah standby 1 regu. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Manggala Agni Daops Siak, namun untuk menjemput mereka di Tanjung Buton, kapal kita masih rusak," ujar M Edy Afrizal.[HRC]

   
 
Protes Ahok Masuk BUMN, PA 212: Akan Ada Gelombang Penolakan Besar
Kamis, 14 November 2019 - 08:40

Kecamatan Rakitkulim Gelar Sosialisasi Karhutla
Kamis, 14 November 2019 - 08:32

Tokoh Muda Kuansing di Pekanbaru Apresiasi Berdirinya BMKSB
Kamis, 14 November 2019 - 08:27

Warga Dumai Protes Pemberlakuan Satu Arah di Jalan Pangeran Hidayat
Kamis, 14 November 2019 - 08:19

Alfedri Undang Pengusaha Berinvestasi di KITB
Kamis, 14 November 2019 - 08:02

Sekda Siak Hadiri Pengukuhan FKPMR Riau.
Kamis, 14 November 2019 - 07:57

Jalin Silaturrahmi, Klub Mobil BaverRiau Turing ke Lembah Harau
Kamis, 14 November 2019 - 07:55

Bangkitkan Semangat Berinovasi Untuk Menjadi Pahlawan Masa Kini
Kamis, 14 November 2019 - 07:52

Hampir 4 Bulan, Pelaku Curanmor Baru Tertangkap Polisi
Kamis, 14 November 2019 - 07:49

Jelang Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Kuansing Buka Pendaftaran Panwascam
Rabu, 13 November 2019 - 19:58

Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polisi
Rabu, 13 November 2019 - 14:12

Rumah Tempat Transaksi Narkoba Digrebek Polisi, Dua Tersangka Diringkus
Rabu, 13 November 2019 - 14:10

Hamili Anak Sendiri, Ayah Bejat ini Ditangkap
Rabu, 13 November 2019 - 14:08

Maruf Amin Sebut Potensi Zakat Indonesia Capai Rp 230 Triliun
Rabu, 13 November 2019 - 14:06

SK Sekdaprov Riau Definitif Belum Keluar, BKD Ajukan Ahmad Syah Sebagai Plh
Rabu, 13 November 2019 - 13:11

Hari Ini Hujan akan Guyur Sebagian Riau
Rabu, 13 November 2019 - 13:09

MPP Klaim STC Sudah 86 Persen, Begini Kondisinya
Rabu, 13 November 2019 - 13:07

Ganti Rugi Proyek Rigid Jalan Badak Masih Terkendala Peta Bidang
Rabu, 13 November 2019 - 13:05

Kuasa Hukum Rizieq: Bermasalah di Arab, Kok Tak Dideportasi?
Rabu, 13 November 2019 - 12:40

Erick Thohir Ajak Ahok Urus BUMN
Rabu, 13 November 2019 - 12:37

Trik Bikin Motor Bekas Mulus ala Pedagang
Rabu, 13 November 2019 - 12:27

Tolak Diskriminasi Sawit, Wamenlu Mahendra Layangkan Surat Protes Ke Uni Eropa
Rabu, 13 November 2019 - 10:18

Imigrasi Belum Koordinasi Dengan FPI Terkait Pencekalan Habib Rizieq
Rabu, 13 November 2019 - 09:11

Riau Kembali Bangun 2.000 Unit Rumah Sehat Layak Huni Tahun 2020
Rabu, 13 November 2019 - 09:04

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com