Home
Mengetahui Cara Cek Keaslian Ijazah | Komunitas Sahabat Boy Rafli Gelar Lomba Cover Lagu Bertema Nasionalisme | Sempat Buang BB Saat Digerebek, Pemuda LBJ Dicokok Polisi | Polemik BLT, Kades Bongkal Malang: Pendataan dan Keputusan Penerima BLT DD Sesuai Aturan | Hati-hati Bagi Preman, Selama Sebulan Penuh, Polres Inhu Gelar Operasi Bina Kusuma | Pengelola Pasar Rakyat Banjar Seminai Himbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan
Kamis, 13 08 2020
/ Ekbis / 14:03:14 / Upaya Indonesia Agar CPO Bisa Diterima di Pasar Global /
Upaya Indonesia Agar CPO Bisa Diterima di Pasar Global
Kamis, 08 Agustus 2019 - 14:03:14 WIB

JAKARTA - Ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dari Indonesia ke Uni Eropa saat ini menghadapi tantangn. Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai perwakilan Indonesia dalam mengurus hambatan teknis perdagangan atau technical barriers to trade (TBT) terus berupaya agar CPO Indonesia dapat diterima pasar global.

Sejak 2018 kemarin hingga kini, pemerintah Indonesia telah memperjuangkan CPO terhadap kebijakan diskriminatif Uni Eropa di forum TBT Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organisation (WTO). Seperti diketahui, Uni Eropa telah mendiskriminasi produk CPO dari luar Uni Eropa dengan produk vegetable oil lainnya yang berasal dari negaranya sebagai bahan baku biofuel.

"Kami akan terus menyampaikan concern dan keberatan atas kebijakan tersebut dan menekan Uni Eropa untuk memenuhi ketentuan dalam TBT WTO, agar produk CPO dari Indonesia dapat menembus pasar Uni Eropa,” ujar Kepala BSN Bambang Prasetya saat membuka Workshop Pemanfaatan TBT WTO Agreement dalam Menembus Pasar Perdagangan Global bagi Industri di Menara Kadin, sebagaimana dalam keterangan pers yang diterima Republika, Kamis (8/8).

Perjanjian TBT, kata dia, mengatur setiap anggota WTO untuk memenuhi prinsip-prinsip nondisksriminasi, ekuivalensi, harmonisasi dengan standar internasional, transparansi, dan saling pengakuan antara lain melalui penggunaan Mutual Recognition Arrangement (MRA) atau Multilateral Arrangement (MLA).

Sebagai pemenuhan prinsip transparansi, setiap negara anggota WTO berkewajiban untuk membentuk suatu Notification Body (NB) dan Enquiry Point (EP), yaitu suatu institusi yang berperan untuk menangani penyampaian rancangan peraturan teknis ke sekretariat TBT WTO. Selain itu mereka juga diwajibkan menjawab semua pertanyaan baik dari anggota WTO maupun masyarakat luas mengenai standar, regulasi teknis, dan prosedur penilaian kesesuaian.

“BSN telah diamanatkan menjadi EP dan NB untuk penerapan Perjanjian TBT WTO di Indonesia. Perjanjian TBT WTO ini harus dimanfaatkan sebesar besarnya oleh para pelaku usaha dalam menembus pasar ekspor ke anggota WTO lainnya,” kata Bambang.

Menurut dia, pemenuhan terhadap regulasi negara tujuan menjadi sangat penting dalam meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar global. Perjanjian TBT WTO memberikan kesempatan bagi anggota WTO untuk melakukan perdagangan secara adil dan transparan.

Untuk mencapai hal tersebut, kata dia, setiap negara diharuskan untuk melaksanakan pemenuhan kewajiban terhadap perjanjian khususnya terkait prinsip non diskriminasi dan transparansi terhadap pemberlakuan standar dan penilaian kesesuaian.

Dalam rangka peningkatan daya saing produk Indonesia yang dilakukan melalui perjanjian baik bilateral, regional, dan multilateral, dia menilai diperlukan partisipasi aktif dalam pemenuhan kewajiban terhadap perjanjian tersebut, khususnya terkait standar dan penilaian kesesuaian. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi para stakeholder dalam mencapai tujuan kepentingan nasional.

Partisipasi aktif dalam pembahasan perjanjian kesepakatan pun, menurut dia baik bilateral, regional, serta multilateral diperlukan untuk memastikan kepentingan nasional terakomodasi.

"Sebagai contoh, Indonesia melalui BSN-KAN telah melakukan kerjasama dengan UAE (Uni Emirat Arab) dalam memfasilitasi eksportir untuk keberterimaan sertifikat halal. Sekarang ekspor produk halal kita ke UAE sudah lancar, karena kini mereka menerima sertifikat halal dari lembaga sertifikasi yang telah terakreditasi KAN,” kata Bambang.

Bambang pun berharap para pelaku usaha dapat pro aktif dalam memberikan informasi terkait permasalahan yang dihadapi dalam melakukan perdagangan internasional. Sehingga ke depannya perdagangan dapat diperjuangkan oleh BSN melalui sekretariat TBT WTO.

“Setiap anggota WTO berhak memberikan tanggapan, klarifikasi serta keberatan terhadap regulasi yang diberlakukan oleh anggota WTO lain. Kepatuhan terhadap perjanjian internasional akan mengurangi concern dan menghindari dispute dalam perdagangan internasional yang akan merugikan negara,” kata dia.

Bambang menilai, partisipasi aktif Indonesia baik dalam regulasi dan menanggapi rancangan regulasi anggota WTO lainnya masih perlu ditingkatkan. Melalui forum tersebut dia berharap terjadi penguatan sinergi antara BSN sebagai NB dan EP TBT-WTO dengan para pelaku usaha dalam pemanfaatan akses notifikasi regulasi teknis. [republika]


   
 
Buron Kasus Korupsi Pipa Transmisi di Inhil, Plt Bupati Bengkalis Non Aktif Muhammad Ditangkap
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:25

Sore dan Dini Hari Nanti Sebagian Riau akan Diguyur Hujan
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:15

Soal Sekolah di Zona Kuning Boleh Belajar Tatap Muka, Gubri: Ragu Kami
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:12

Gubernur Riau Perintahkan OPD Segera Laksanakan Tender Kegiatan
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:04

Gubri dan Komisi II DPRD Riau Gelar Pertemuan Bahas Lahan Perkebunan di Provinsi Riau
Senin, 10 Agustus 2020 - 14:02

Kasus Covid-19 Tanpa Gejala Meningkat, Yuk Pakai Masker
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:59

Dalam Penegakan Disiplin Tim Gabungan Beri Himbauan Warga yang Lagi Kumpul
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:54

Polsek Kerinci Kanan Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Ibadah
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:52

Jumlah Covid 19 Meningkat, Gugus Tugas Siak Adakan Pertemuan dengan Management PT Indah Kiat
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:45

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Siak Kembali Bertambah Menjadi 108 Orang
Senin, 10 Agustus 2020 - 13:41

Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:47

Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Gondai, Pelalawan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:41

Kasus Covid-19 Melejit, DPRD Riau akan Buat Perda Agar Roda Ekonomi Tetap Jalan
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:37

Polisi Temukan Unsur Pidana, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Dipenjara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:34

Ini Kriteria Pekerja Bergaji Rp5 Juta yang Terima BLT Corona
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:27

DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Ambil Kebijakan Bantu Biaya Internet Siswa Tak Mampu
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:23

Riau Sangat Potensial Terbitkan Sukuk Daerah
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:15

Abrasi di Bengkalis Merusak Aset Negara
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:13

Chevrolet Rilis Varian Baru Blazer Berkapasitas Lima Kursi Penumpang
Jumat, 07 Agustus 2020 - 14:05

95 Paket Bantuan Terdampak Covid 19 Diserahkan kepada Perempuan, Anak, dan Lansia di Siak
Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:56

Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:45

Paling Realistis Buat Marc Marquez di MotoGP 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:38

19 Penambahan COVID-19 Siak, Terbanyak dari klaster Subkontraktor PT IKPP Perawang
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:32

Pemkam Laksamana, Kapolsek Sabak Auh, Babinsa Berserta Petugas Penanganan Covid-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 06:23

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com