Home
WASPADA! Tiga Mobil Tertimbun Longsor Jalan Sumbar-Riau | Penemuan Bongkahan Emas Terbesar Pecahkan Rekor, Nilainya Rp1,45 Miliar | Jilbab Wanita Muslimah, Bukan Untuk Berhias | Rasidah Alfedri dan Rahimawati Hamzah Sampaikan Ucapan Tahniah | 6 Bulan Jadi Tahanan Kota, Akhirnya Mantan Kepala Bapemaspemdes Inhu Diseret ke Rutan Rengat | Inhu Siaga Banjir dan Antisipasi Karhutla 2020
Selasa, 10 Desember 2019
/ / / /
Mengeluh Bantuan Gempa, Pengungsi Dituntut Jaksa 8 Bulan Penjara
Rabu, 17 Juli 2019 - 14:12:11 WIB

JAKARTA - Tim Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengajukan kasasi atas terdakwa Amusrien Kholil. Jaksa tetap menuntut Kholil agar dipenjara selama 8 bulan penjara karena mengeluhkan Pemda soal bantuan gempa.

Kasus bermula saat Kholil mengungsi dan tinggal di daerah pengungsian di Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Dalam pengungsian itu, ia mengomentari unggahan status akun Feri EF pada September 2018.

Dalam statusnya, Feri EF menulis 'sudah dua bulan korban gempa di pengungsian namun bantuan dana rumah tidak kunjung datang'.

Kholil lalu menanggapi status itu dengan kalimat:

Bunuh dan seret semua jajaran PEMDA KLU kalau tidak segera merealisasikan dana bantuan tersebut...........bantai semua para pemangku kebijakan yang bertele2 dlm mengayomi warga korban....sy sangat tidak setuju dan semua kebijakan yg dikeluarkan olh PEMDA.....

Pemda tidak terima dengan status itu. Kabag Hukum Kabupaten Lombok Utara yang ketika itu dijabat Raden Eka Asmarahadi, kemudian melaporkannya ke Polda NTB. Pemda beralasan komentar itu dapat memprovokasi dan membuat keresahan di lingkup Pemda Lombok Utara.

Kholil akhirnya duduk di kursi pesakitan. Jaksa menuntut Kholil dijatuhi pidana penjara delapan bulan dan denda Rp 2 juta subsider dua bulan kurungan.

Pada 10 Juli 2019, PN Mataram menyatakan Kholil tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan tunggal. Majelis hakim kemudian membebaskan terdakwa oleh karena itu dari dakwaan Penuntut Umum.

Tidak terima dengan vonis bebas itu, jaksa mengajukan kasasi.

"Jaksa wajib mengajukan kasasi atas vonis bebas pada pengadilan tingkat pertama," kata Kepala Kejari Mataram Ketut Sumadana sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (17/7/2019).

Dalam konteks kasasi ini, kata dia, jaksa mempunyai batas waktu 14 hari ke depan untuk mengajukan memori kasasinya. Hal itu terhitung sejak pernyataan kasasi diajukan dalam kurun waktu tujuh hari dari vonis Majelis Hakim.

"Jadi memori kasasinya sedang kita susun. Namun pada intinya pertimbangannya akan sesuai dengan yang ada pada surat tuntutan jaksa," ucapnya.

Sementara itu, penasihat hukum Kholil, Yan Mangandar mengaku menghormati putusan majelis hakim yang menyatakan kliennya tidak dapat dijatuhi hukuman.

Pemerasan dan pengancaman yang dimaksud pada Pasal 27 Ayat 4 UU ITE tidak terbukti. Hal itu pun merujuk pada Pasal 368 atau 369 KUHP, yakni unsur keuntungan yang didapatkan Kholil dari pengancaman itu tidak dapat dibuktikan.

"Jadi tidak ada penyerahan barang atau penghapusan dari Pemda KLU terhadap Kholil," kata Yan Mangandar.

Begitu juga dengan unsur pengancaman yang merujuk pada personal atau diri pribadi, juga tidak terbukti. Seperti yang diuraikan dalam persyaratan Pasal 29 UU ITE.

"Itu jelas menyebut perorangan, pasal itu mengatur khusus mengenai pengancaman. Tidak ada yang terbukti," ujarnya.

[Detik.com]

   
 
Angkat Kisah Bibi Nabi Muhammad SAW, DARWISH Melejit Lewat Lagu Safiyyah
Selasa, 10 Desember 2019 - 08:41

Bareskrim Tolak Laporan Politisi PDIP Terhadap Rocky Gerung
Senin, 09 Desember 2019 - 17:38

Jalan Lintas di Mahato Rusak, Banyak Truk Terpuruk
Senin, 09 Desember 2019 - 17:11

Gelar Trail Bersama, Camat Rakitkulim Kelilingi Sejumlah Desa
Senin, 09 Desember 2019 - 17:02

Sanksi Tegas Menunggu Sekolah yang Lakukan Pungutan
Senin, 09 Desember 2019 - 17:01

Waspada! Sore Ini Tiga Pintu PLTA Koto Panjang Dibuka Setinggi 30 Cm
Senin, 09 Desember 2019 - 16:59

PA 212 Sebut Khilafah dan Jihad Ajaran Islam, Tak Boleh Dihapus
Senin, 09 Desember 2019 - 13:53

Marquez Diprediksi Bakal Melewati Rekor Juara Milik Rossi
Senin, 09 Desember 2019 - 13:50

Survei: 79,45% Warganet Tak Setuju Majelis Taklim Harus Terdaftar
Senin, 09 Desember 2019 - 13:48

Ekonomi Nyungsep, Ramalan Rizal Ramli 9 Bulan Lalu Yang Jadi Kenyataan
Senin, 09 Desember 2019 - 13:42

Sandi: Kok Indonesia Malah Jadi Pengimpor Produk Halal Terbesar?
Senin, 09 Desember 2019 - 13:41

Jika Tak Perhatikan Hal ini, Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang Ancam Perekonomian Masyarakat
Senin, 09 Desember 2019 - 13:32

Daftar ke 5 Parpol dan Punya Simpul Relawan, Johny Setiawan Makin Serius Maju Pilkada Inhu
Senin, 09 Desember 2019 - 13:26

Persiapan Tol Pekanbaru-Bangkinang, HK Mulai Pasok Material Konstruksi di Rimbo Panjang
Senin, 09 Desember 2019 - 13:20

Pengusaha Ogah Serahkan JPO, Pemko Pekanbaru akan Bentuk Tim Penyegelan
Senin, 09 Desember 2019 - 13:17

Pondok Pesantren Besuk Pasuruan Ikut Kecam Ceramah Gus Muwafiq
Senin, 09 Desember 2019 - 08:34

Empat Masalah Kesehatan Ini Mengincar Kamu yang Sering Sarapan Terlalu Cepat
Senin, 09 Desember 2019 - 08:22

Bupati Pelalawan Ultimatum OPD dan BPBJ Soal Proyek Gagal Lelang di 2019
Senin, 09 Desember 2019 - 08:18

Peta Drainase Pekanbaru Bisa Digunakan Tahun 2020
Senin, 09 Desember 2019 - 08:00

Tanggapi Rocky Gerung, Sandiaga Uno: Pilpres 2024 Masih Lama
Senin, 09 Desember 2019 - 07:57

96 Titik Api Belum Padam, Suhu Sydney Naik Hingga 40 Derajat Celcius
Senin, 09 Desember 2019 - 07:55

Waspada, Riau akan Diguyur Hujan Lebat
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:42

Untung Vs Rugi Punya Mr P Besar dan Panjang, Ini Penjelasan Ahli
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:36

Berada di Puncak Ketenaran, Waria Ini Putuskan Jadi Pria Tulen setelah Mimpi Ditabrak Truk
Minggu, 08 Desember 2019 - 11:13

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com