Home
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa | Pria Ini Kantongi Rp 21 Triliun dari Bisnis Camilan Sehat | Kisah Mahasiswa Papua di Jakarta: Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung | Polisi Pastikan Akan Periksa Hotman Paris Hutapea Dalam Kasus Dugaan Pornografi | Lukman Edy dan Karding Tak Diundang Muktamar PKB: Buntut Soal Cawapres | Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit
Selasa, 20 08 2019
/ Ekbis / 15:01:31 / Utang Luar Negeri RI 5.444 Triliun, Dipakai Apa Saja? /
Utang Luar Negeri RI 5.444 Triliun, Dipakai Apa Saja?
Senin, 15 Juli 2019 - 15:01:31 WIB

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis data utang luar negeri (ULN) periode Mei 2019 tercatat US$ 386,1 miliar atau setara dengan Rp 5.444 triliun (asumsi kurs Rp 14.100).

Dari angka tersebut posisi ULN pemerintah tidak termasuk bank sentral tercatat US$ 186,3 miliar atau sekitar Rp 2.626 triliun atau tumbuh 3,9% meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya 3,4%. Peningkatan ini didorong oleh penerbitan global bonds.

Untuk apa saja utang tersebut?

Mengutip statistik utang luar negeri Indonesia (SULNI) periode Juli 2019 disebutkan ada 17 posisi ULN menurut sektor ekonomi.

Paling banyak ULN Indonesia berada di sektor jasa keuangan dan asuransi yang mencapai US$ 78,51 miliar. Kemudian posisi kedua ditempati oleh Pengadaan listrik, gas, uap atau air panas dan udara sebesar US$ 36,25 miliar.

Selanjutnya ada sektor industri pengolahan sebanyak US$ 35,87 miliar. Lalu untuk jasa kesehatan dan kegiatan sosial tercatat US$ 35,48 miliar. Sementara itu untuk sektor konstruksi tercatat US$ 32,39 miliar.

Kemudian sektor pertambangan dan penggalian menyumbang ULN US$ 31,97 miliar. Lalu posisi berikutnya adalah di jasa pendidikan sebanyak US$ 29,44 miliar. Lalu administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib tercatat US$ 28 miliar.

Setelah itu ada sektor US$ 18,96 miliar untuk transportasi dan pergudangan. Selanjutnya ada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan sebesar US$ 15,7 miliar. Kemudian sektor ekonomi jasa lainnya tercatat sebesar US$ 11,43 miliar. Sementara itu untuk sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tercatat 9,7 miliar.

Berikutnya untuk sektor informatika dan komunikasi tercatat US$ 8,2 miliar. Sedangkan untuk real estate tercatat US$ 6,3 miliar, jasa perusahaan US$ 3 miliar. Terakhir penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum US$ 556 juta.

BI menyebut struktur ULN Indonesia tetap sehat. Kondisi tersebut tercermin antara lain dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada akhir Mei 2019 sebesar 36,1%, relatif stabil dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya.

"Selain itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi oleh ULN berjangka panjang dengan pangsa 87,3% dari total ULN," tulisnya.

Dalam rangka menjaga struktur ULN tetap sehat, Bank Indonesia dan Pemerintah terus meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan ULN, didukung dengan penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya.

Peran ULN akan terus dioptimalkan dalam menyokong pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian.

[Detik.com]

   
 
Kapolsek Kelayang Irup Penurunan Bendera HUT ke-74 RI
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59

Hendrisan launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:53

Partai PKS Inhu Ajak Kader dan Masyarakat Upacara HUT RI ke-74 di Kantor Sekretariat
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:50

260 Titik Panas Tersebar di Wilayah Sumatera, Riau 57 Titik
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:47

Asisten Budhi Yuwono Sebut, Kerja Keras dan Displin Kunci Keberhasilan
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:45

Tabligh Akbar UAS di Masjid At-Taqwa Simpang Kelayang Dipenuhi Ribuan Umat Muslim
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:40

Siang Ini Bank Riau Kepri Gelar RUPS
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:49

Jamaah Haji Riau Menunggu Tiga Jam di Batam
Senin, 19 Agustus 2019 - 11:47

Peringatan HUT RI ke-74 Kecamatan Bantan
Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Didaulat Bacakan Teks Prok
Senin, 19 Agustus 2019 - 10:59

Rocky Gerung: Buat Apa Ibukota Baru, Memerintah Kan Bisa Dari Smartphone
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:38

Wasekjen MUI: UAS Tengah Jawab Pertanyaan Jamaah di Ruang Tertutup Dan Eksklusif
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:34

Semua Setuju Ekstremisme Tidak Punya Tempat, Tapi Jangan Produksi "Hantu-Hantu"
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:32

Perang Proxy di Balik Viral Ceramah Ustaz Abdul Somad?
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:29

Fahri Setuju Yusril, Adat Dan Islam Pondasi Struktur Negara
Senin, 19 Agustus 2019 - 09:16

Alfedri: Teruskan Perjuangan Pahlawan Dengan Bersama-sama Memajukan Daerah
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:53

Camat Rakit Kulim Ramah Tamah Dengan Anggota Paskibra dan Orangtua
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:45

Camat Rakit Kulim Irup HUT RI ke-74
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:36

Tuan Rumah Siak Keluar Sebagai Juara Pacu Sampan Tradisional
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:28

Upacara Penurunan Bendera di Siak Berlangsung Khidmat
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:22

Rayakan HUT RI ke-74 Pemkec Rakitkulim Gelar Lomba Pawai dan Karnaval
Senin, 19 Agustus 2019 - 08:19

Jamaah Haji Riau Tiba Di EHA Tanggal 19 Mendatang
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:53

Duh, Kasatpol PP Salah Sebut Umur Indonesia Saat Upacara di Pulau Reklamasi
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:45

7 Fakta Penting Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:38

Bupati Siak Alfedri Gelar Ramah Tamah Bersama Pejuang Veteran
Sabtu, 17 Agustus 2019 - 10:33

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com