Home
Media Diminta Jadi Mitra Pemko Pekanbaru Menuju Kota Layak Anak | Merapat Ke Jokowi, Pemilih Prabowo Akan Tinggalkan Gerindra Pada Pemilu 2024 | Selain Kursi Menteri, Pasti Ada Deal Yang Fantastis Antara Prabowo Dan Jokowi | Minyak Serai, Produk Tradisional Khas Pedalaman Riau | Mengeluh Bantuan Gempa, Pengungsi Dituntut Jaksa 8 Bulan Penjara | Dua Unit Rumah Warga di Kota Medan Terbakar
Kamis, 18 Juli 2019
/ Peristiwa / 22:46:55 / Abrasi di Riau dapat Perhatian Pemerintah Pusat /
Abrasi di Riau dapat Perhatian Pemerintah Pusat
Selasa, 25 Juni 2019 - 22:46:55 WIB

PEKANBARU - Persoalan abrasi di Pulau Rupat, Bengkalis dan Rangsang, Provinsi Riau menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Pasalnya patok batas negara Indonesia dengan negara tetangga bergeser karena abrasi.

"Jadi masalah abrasi ini sudah menjadi perhatian pusat," kata Wakil Gubernur (Wagub) Riau, Edy Natar Nasution kepada CAKAPLAH.COM, Selasa (25/6/2019) saat memaparkan hasil pertemuan Pemprov Riau dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan baru-baru ini.

Karena itu, Wagub Edy Natar berharap apa yang menjadi keinginan Provinsi Riau untuk penanganan abrasi di tiga pulau tersebut dengan pusat bisa sinergi.

"Saya kan sudah turun ke pulau Rangsang. Kalau persoalan abrasi ini tak ditangani dari sekarang, nanti rumah warga yang ada di sana bisa hanyut kena ombak. Karena pulau di sana kontur tanahnya gambut, sehingga kalau ombak sedikit besar saja terjadi abrasi," ujarnya.

Atas kondisi itu, lanjut Edy, Menko Kemaritiman meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang hadir dalam rapat itu untuk turun ke lapangan melakukan kajian.

"Petunjuk dari pak Menko Kemaritiman, beliau minta BPPT melakukan studi di tiga pulau itu dalam dua sampai tiga minggu ke depan. Kemudian hasil studi itu diharapkan memberi masukan apa yang seharusnya kita lakukan. Kemudian hasil dari studi BPPT itu akan dipaparkan kembali di hadapan Menko Kemaritiman," bebernya.

Terkait masalah patok batas negara yang bergeser, lanjut Edy Natar, berdasarkan penjelasan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, bergesernya patok batas negara di Selat Malaka itu tidak mempengaruhi posisi kedudukan pulau Bengkalis, Rupat, dan Ransang.

"Kemarin pemahaman sebagian orang, seakan-akan bergesernya patok akan berpengaruh terhadap batas negara. Apalagi di tiga pulau kita terjadi abrasi, sementara negara tetangga melakukan reklamasi. Ternyata tidak, karena batas itu sudah tercatat walau patok bergeser," paparnya.

Dari rapat itu, tambah dia, pemasangan patok dilakukan di lokasi abrasi yang ada saat ini. Karena itu tidak mempengaruhi batas negara.

"Tapi itu belum keputusan itu belum final. Tunggu hasil studi BPPT. Kalau pemasangan patok dilakukan di lokasi abrasi pertama terjadi, itu biayanya sangat besar," tukasnya. [cakaplah.com]

   
 
MA Putuskan tak Terima Permohonan PAP Prabowo-Sandi
Selasa, 16 Juli 2019 - 13:12

Pengamat: Posisi Gerindra Bergantung Pada Jokowi Bukan Lagi Prabowo
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:47

Harga Cabai dan Ayam Ras Gila-gilaan, Pengelola Rumah Makan Menjerit
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:19

Peminat Sekolah Madrasah di Rohul Membludak
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:09

Firdaus Ganti Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:07

DAK Fisik Riau Senilai Rp1,8 Triliun Terancam Tidak Bisa Dicairkan
Selasa, 16 Juli 2019 - 12:04

Lieus: Tak Ada Gunanya Rekonsiliasi Tanpa Kepulangan Habib Rizieq
Selasa, 16 Juli 2019 - 10:44

Tahapan Pendaftaran Calon Ketua KONI Dumai Dimulai
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:36

Pada Apel Pagi, Bupati Siak Alfedri Serahkan Tiga Penghargaan
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:32

Resmikan Gedung Baru, Bupati Alfedri Berharap Anak-Anak Belajar di Ruang Respesentatif
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:29

Gejala Shock Breaker Mobil Rusak, Mulai dari Amblas sampai Bocor
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:25

Cabut Dukungan ke Prabowo Usai Pilpres, GNPF Ulama: Mau Jadi Apalagi?
Selasa, 16 Juli 2019 - 09:17

Ini Agenda Ijtima Ulama ke-4 Menurut Munarman
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:56

Anggaran PUPR 2020 Naik Drastis Jadi Rp 120 Triliun
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:51

Kemahalan, Pogba Ditinggal Real Madrid dan Juventus
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:48

Pengamat: Gerindra, PKS, dan PAN Bisa Jadi Oposisi yang Kuat
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:38

GNPF akan Tentukan Sikap Politik Usai Ijtima Ulama ke-4
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:35

Tidak Merokok Jadi Syarat Naik Jabatan di Bone Bolango
Selasa, 16 Juli 2019 - 08:32

Tagih Janji Jadi Ketua PAN Riau, Utusan DPP Temui Syamsuar
Senin, 15 Juli 2019 - 15:04

Utang Luar Negeri RI 5.444 Triliun, Dipakai Apa Saja?
Senin, 15 Juli 2019 - 15:01

Tuduh Pria Berjubah dan Berjanggut Teroris, Dua Penumpang Diusir dari Pesawat
Senin, 15 Juli 2019 - 14:57

Golkar Terbuka Berkoalisi dengan Oposisi di Parlemen
Senin, 15 Juli 2019 - 14:52

Mungkinkah WNI di Australia Bisa Capai Karier Menjadi Bos?
Senin, 15 Juli 2019 - 14:49

Waduh.. Realisasi DAK Fisik Riau Masih Rendah, Baru 7,19 Persen
Senin, 15 Juli 2019 - 13:48

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com