Home
Bupati: Puluhan Bangunan di Kuansing Rusak Akibat Puting Beliung | Perppu KPK Jadi Pembuktian Jokowi Tunduk Pada Rakyat Atau Oligarki | Deklarasi Oposisi Rocky Gerung, Siapa Mau Bergabung? | Kursi Wabup Siak Masih Kosong, Komitmen Alfedri Dipertanyakan | Kejati Riau Periksa Pimpinan BRK Pangkalan Kerinci | Berharap Moratorium Bantuan Rumah Ibadah Dibuka
Rabu, 16 Oktober 2019
/ Nasional / 07:38:57 / Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Kamusnya TNI Makar /
Gatot Nurmantyo: Tidak Ada Kamusnya TNI Makar
Rabu, 12 Juni 2019 - 07:38:57 WIB

JAKARTA – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menegaskan tuduhan yang dialamatkan kepada sejumlah purnawirawan TNI sebagai dalang kasus makar pada kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta, merupakan tuduhan yang sangat menyakitkan bagi para purnawirawan.

Untuk itu, beberapa purnawirawan TNI hadir menemui Presiden Joko Widodo di Istana untuk mengklarifikasi tuduhan yang kepada beberapa purnawirawan TNI yang ditetapkan menjadi tersangka kasus makar.

Menurut Gatot, bagi masyarakat awam tuduhan makar mungkin dianggap biasa. Tapi bagi para purnawirawan TNI yang sudah mengabdikan jiwa raganya untuk bangsa dan negara, tuduhan makar itu sangat menyakitkan.

"Sama aja dikatakan pengkhianat. Lebih baik dikatakan kamu maling, itu enggak usah ke Presiden. Tapi begitu dikatakan makar, saya dikatakan sebagai ksatria kok (makar) habis sudah semuanya perjuangan selama ini," kata Gatot di tvOne, Selasa malam, 11 Juni 2019.

Gatot tahu persis para seniornya di TNI, yang belakangan jadi tersangka makar punya dedikasi tinggi, sebagian besar hidupnya disumbangkan untuk negara. "Tiba-tiba hanya gara-gara komunikasi dikatakan makar. Bagi seorang patriot ini sangat menyakitkan karena mengkhianati negara," imbuhnya.

Dalam situasi seperti ini, Gatot mengajak semua pihak mengedepankan cara-cara persatuan dan komunikasi publik yang menyejukan. Tidak mendiskreditkan satu institusi tertentu, apalagi dikaitkan dengan kasus makar yang ancaman hukumannya bisa sampai hukuman mati.

"Enggak ada dalam kamusnya TNI itu makar, enggak ada. Kalau mau makar, wong dia senjata lengkap, terlatih, tapi itu enggak ada. Maka, dalam konteks ini jangan sampai opini publik ini menuduh bahwa purnawirawan TNI lah ini menjadi dalang kemudian yang nembak-nembakin," ujar Gatot.

Seperti diketahui, tiga mantan pejabat tinggi TNI dan Polri tersangkut kasus makar atau tindakan melawan negara. Mereka adalah Eks Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen, Eks Danjen Kopassus Soenarko dan Eks Kapolda Metro Jaya Sofyan Jacob.[VIVA]

   
 
Baznas Bina Mualaf Suku Akit di Pulau Mendol, Riau
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:30

Konflik Gajah Sumatera dengan Manusia di Riau Meningkat Akibat Kebakaran Tesso Nilo
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:13

Main Judi, Oknum Kades di Kampar tak Berkutik Bibekuk Polisi
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:10

Riau Jadi Provinsi Pertama Luncurkan Kebun PSR Berstandar GAP
Senin, 14 Oktober 2019 - 13:01

Layanan BPJS Kesehatan Lebih Dinikmati Orang Kaya Dibanding yang Miskin
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:59

Semester III 2019, Penerimaan Pajak di Riau Rp10,512 Triliun
Senin, 14 Oktober 2019 - 12:49

Wah, 753 Titik Panas Terdeteksi di Pulau Sumatra
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:59

Siang hingga Malam Sebagian Riau Diguyur Hujan
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:57

Hari Ini Pansel Umumkan Seleksi Empat Jabatan BRK
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:54

Ditolak UGM, Fahira Idris: Terima Kasih UII Sudah Undang UAS
Senin, 14 Oktober 2019 - 09:45

Satelit Tunjukkan Upaya Cina Hancurkan Kuburan Muslim Uighur
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:53

Eks Ketua DPRD Pekanbaru Masih Kuasai Mobil Dinas yang Diduga Telah Dijual
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:43

Pemko Bentuk Tim Percepatan Pembangunan KIT
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:37

Prabowo Temui Jokowi, PA 212 Tetap Minta Rizieq Shihab Pulang
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:27

Surya Paloh dan Prabowo Sepakat Amandemen UUD 1945 Menyeluruh
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:22

Beredar Kabar Ribuan Mahasiswa Kembali Demo, Polda Metro: Belum Ada Pemberitahuan
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:14

Bukan Terpapar Radikalisme, Komentar Istri Kolonel Hendi Karena Efek Pilpres 2019
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:10

Dianggap Langgar Etika Politik Jika Gabung Jokowi, Wajar Pendukung Prabowo Kecewa
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:03

"Gerakan Emak-emak Indonesia Bersuara" Minta Jokowi Hentikan Kekerasan Pada Rakyat
Senin, 14 Oktober 2019 - 08:00

Pemko Dumai Diminta Tinjau Ulang Izin Usaha Terindikasi Maksiat
Senin, 14 Oktober 2019 - 07:54

Prakiraan Cuaca Riau Hari Ini: Cerah Berawan, Hotspot Terpantau 33 Titik
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:25

Dewan Riau: Perbaiki Dulu Kualitas Layanan BPJS Baru Naikkan Iuran
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:22

Ustaz Abdul Somad Tolak Hadiah Motor Custom Nan Keren Ini
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:04

Kaca Mobil Baru Dipasangi Stiker Kode, Apa sih Fungsinya?
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:00

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com