Home
Kisah Ayah Gendong Jasad Bayinya karena Ditolak Saat Dimakamkan | Gubri: Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bisa Tembus Internasional | KPK Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi 4 Proyek Bengkalis | Rasulullah tak Pernah Ajarkan Kebencian, Malah Sebaliknya | Pelaku Mutilasi Mayat Tanpa Kepala di Dumai Berhasil Ditangkap di Pekanbaru | Kisruh Natuna, Indonesia Dinilai Bisa Gunakan Klaim Sejarah
Minggu, 19 Januari 2020
/ Politik / 17:19:32 / Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda /
Evaluasi Total, Bila Perlu Pengurus Golkar 80 Persen Anak Muda
Kamis, 30 Mei 2019 - 17:19:32 WIB

JAKARTA - Partai Golkar didorong melakukan evaluasi pasca Pemilu serentak 2019. Pasalnya, perolehan kursi parlemen pusat partai berlambang pohon beringin yang dipimpin Airlangga Hartarto ini mengalami penurunan.

Berdasarkan rekapitulasi Pemilu 2019, Partai Golkar hanya berada di posisi ketiga dengan perolehan suara 17.229.789 atau 12,31 persen. Jika dikonversikan pada kursi Golkar meraih 85 kursi. Dengan demikian, Golkar kehilangan 6 kursi di DPR karena pada Pemilu 2014 Golkar bisa meraih 91 kursi DPR.

Politisi Partai Golkar, Ridwan Hisjam mengatakan diperlukan evaluasi total bagi Golkar. Evaluasi ini sangat penting untuk mengetahui penyebab kenapa Golkar kerap mengalami penurunan perolehan kursi di DPR setiap kali pemilu.

"Ini yang menurut saya harus dievaluasi. Kalau Munas (Musyawarah Nasional) bisa Oktober 2019," ujar Ridwan dalam acara Ngopi dan Sahur Bareng para aktivis, di Hotel Century Senayan, Jakarta, Kamis dinihari (30/5).

Ridwan menilai tidak tercapainya terget suara Golkar pada pesta demokrasi nasional lima tahunan kerena kurangnya persiapan dan kerja keras partainya. Kerja politik untuk memenangkan Golkar, kata dia, sebenarnya dibutuhkan waktu minimal lima tahun.

"Kerja politik itu sudah cukup lima tahun jika kita ingin Golkar menang Pemilu 2024," katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan perlu ada regenerasi di kepengurusan partai Golkar. Anak-anak muda harus diberi peluang untuk menata dan memperbaiki Golkar di masa mendatang. Menurut dia, jika anak-anak muda diberi kesempatan Golkar bisa menjadi pemenang Pemilu 2024.

"Kalau bisa 80 persen anak muda yang jadi pengurus. Karena anak muda ini kuat dan siap kerja. Gagasan-gagasannya juga bagus," katanya.

Sementara itu, pengamat politik dan hukum, Syamsuddin Radjab menilai tepat jika Golkar segera menggelar Munas sesuai jadwal pada Oktober nanti. Jika Munas digelar, kata dia, diperlukan banyak figur calon Ketua Umum untuk berkompetisi. Apalagi, figur calon pemimpinan di Golkar cukup banyak.

"Bukan hanya 2-3 orang, kalau perlu 20 juga boleh. Karena Golkar itu partai besar, artinya menghadirkan banyak calon, banyak figur sehingga alternatifnya banyak bagi pemilih. Dan saya kira satu periode 5 tahun ini Golkar dalam kondisi sangat terpojok ya, setiap tahun berantakan internalnya, setiap tahun pergantian ketua umum. Itu yang menyebabkan perolehan kursi Golkar 2019 ini sangat drastis turun. Di beberapa daerah malah Golkar enggak mendapat kursi," ucap Syamsuddin.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Jenggala Center ini meminta agar Golkar lebih giat dan intensif melakukan pembenahan dalam rekrutmen. Menurutnya, sebagai partai besar dan pengalaman, Golkar mau tidak mau harus memperkuat kaderisasi karena dari proses perkaderan inilah Golkar nantinya akan menjadi partai matang dan diperhitungkan, bahkan bisa menjadi pemenang pemilu.

"Diantaranya soal bagaimana soal rekrutmen partai itu dibenahi. Jadi jangan tiba-tiba mau caleg, lalu kemudian direkrut untuk pencalonan jadi caleg atau jadi pengurus dan seterusnya. Partai politik itu harus mengkader dan kader inilah yang menjadi harapan partai politik kedepan, bukan caleg yang tiba-tiba dipungut di jalan hanya karena istri atau suaminya pejabat daerah. Nah itulah yang terjadi di banyak daerah, banyak caleg oplosan yang lolos ke parlemen," tuturnya.

Sementara kerja-kerja parlemen tidak berimbang dengan lolosnya sang calon karena ketiadaan kapasitas atau low capacity. Akibatnya, beberapa parpol mengalami penambahan kursi tapi secara kualitatif sangat turun, belum lagi soal dalam pembuatan rancangan undang-undang yang membutuhkan keahlian tertentu.

"Kedepan saya kira kualitas undang-undang produk DPR akan semakin jauh dari harapan publik". tandas Syamsuddin Radjab yang biasa disapa Ollenk menutup perbincangan dini hari sebelum sahur bareng. [Rmol]

   
 
Karhutla di Kawasan Konservasi SM Giam Siak, Satgas Berjibaku Padamkan Api
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:58

Siapkan APBD Pro Rakyat, DPRD Riau dan Pemprov Sepakati Ini
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:53

Rudal Baru AS Bisa Jangkau Sasaran di Seluruh Dunia Kurang dari 1 Jam
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:43

Tahun Ini Pemko Pekanbaru Fokus ke DED Penanggulangan Banjir
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:35

Ada Kebakaran Lahan di Rumbai, Diduga Disengaja
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:32

Hari Ini Hujan akan Mengguyur Sejumlah Wilayah di Riau
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:27

Pemilik Saham akan Pilih 4 Pimpinan Bank Riau Kepri Siang Ini
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:24

#KPKMencretLawanPDIP Trending Topic, Netizen: Kok Makin Amburadul Begini?
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:11

Halangi KPK Lakukan Penggeledahan, PDIP Dinilai Telah Langgar Hukum
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:06

Jae Deen Penyanyi Islami Amerika Siap Berkiprah di Asia Tenggara
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:57

Baznas Bengkalis Rekrut Dai Pesisir
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:49

Jajaran Polda Riau Komit Cegah dan Tangani Karhutla 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:46

India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:42

Pilkada Bengkalis 2020, ASN Dituntut Netral
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:38

Kampar Dapat 283 RLH di APBD Riau 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:34

16 Titik Panas Terdeteksi di Bengkalis
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:32

Fitra Riau Sorot Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:40

Gudang Farmasi RSUD Arifin Achmad Terbakar
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:37

Masuk Nominasi Adipura Kencana 2019, Alfedri Exspos di Depan Dewan Pertimbangan Adipura
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:34

Disprindag Dan Dinas Pasar Permudah Masyarakat Pantau Harga Sembako Melalui Website Sikompang
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:29

Suap Revisi Alih Fungsi Lahan Riau Bikin Zulhas Dipanggil KPK
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:35

Online Learning Makin Marak, Perguruan Tinggi Diminta Lebih Adaptif
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:29

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Jadi Rp2.229,41/Kg
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:19

Seleksi Komisaris Utama BRK Tuntas, Besok Akan Dilaksanakan RUPS
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:16

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com