Home
PKB Berambisi Duduki Kursi Mendikbud dan Menristekdikti | BW: Keterangan Anas 02 Dan Anas 01 Sama | Bawaslu Riau Siap Songsong Pilkada Serentak 2020 | Abrasi di Riau dapat Perhatian Pemerintah Pusat | 600-an Mahasiswa Kukerta UR Ditempatkan di Tujuh Kecamatan di Siak | Awal Juli, Gaji 13 ASN Pekanbaru Dibayarkan
Rabu, 26 Juni 2019
/ Peristiwa / 09:25:35 / Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya /
Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:25:35 WIB

JAKARTA - Memasuki awal Ramadan, Israel kembali melancarkan serangan ke wilayah Palestina hingga menewaskan puluhan warga sipil. Meski begitu warga Palestina khususnya di Gaza tetap semangat menjalani ibadah pada bulan suci ini. 

Imam asal Gaza, Muzhaffar S A Alnawati, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada satu pun Ramadan tanpa serangan Israel. "Tabiat Israel selalu ingin merusak syiar Islam. Mereka tidak pernah ridha terhadap Islam sehingga salah satunya dengan merusak kesucian Ramadan," katanya saat ditemui Republika.co.id di Masjid Al Aqwam, Jakarta, pada Rabu lalu, (15/5/2019).

Beruntung, kata dia, warga Gaza masih dapat bertahan dan masih diberikan kekuatan serta kemampuan untuk menjalankan ibadah. "Menjalani Ramadan di tengah konflik sudah biasa bagi warga Gaza," lanjut Imam Muzhaffar.

Dia menjelaskan, Ramadan merupakan bulan yang sangat diberkahi. Hanya saja orang-orang di Gaza dalam kondisi yang sangat banyak tantangan, sehingga mereka berupaya memaksimalkan Ramadan sesuai kemampuan mereka.

Walau demikian, tuturnya, ketika Ramadan datang, warga Gaza lebih semangat dalam melakukan beragam kegiatan termasuk beribadah. Orang-orang kaya di Gaza pun semakin banyak berinfak demi mendapat keutamaan Ramadan.

Pada bulan Ramadan, masyarakat Muslim dari seluruh dunia juga semakin banyak yang berdonasi untuk warga Gaza. "Saya ada teman dari London, Indonesia, dan lainnya yang berinfak lewat saya. Setelah infaknya diterima, saya langsung belikan kebutuhan pokok untuk dibagi-bagikan saat Ramadan semangat berbagi lebih tinggi lagi," jelasnya.

Meski Ramadan kali ini, dia berada di Indonesia, namun program berbagi tersebut tetap berjalan di Gaza. "Anak saya yang menjalankannya," ujar Imam Muzhaffar.  

Lebih lanjut, dia bercerita, blokade yang dilakukan Israel, membuat orang luar dipersulit bila ingin masuk Gaza. Akibatnya, penyaluran logistik ke warga Gaza pun tidak mudah.

"Logistik boleh masuk tapi dipersulit. Misalnya 100 kilogram mau masuk maka tidak boleh semuanya melainkan setengahnya," kata dia.

Bahkan Israel melarang, warga Gaza yang tinggal dekat laut untuk mengambil banyak ikan dari laut tersebut. Akibatnya, harga ikan di sana mahal.

Ia mengingatkan, membebaskan Palestina dari jajahan Israel bukan hanya tugas Muslim di Palestina melainkan umat Islam di dunia. Imam Muzhaffar mengatakan, setiap Muslim bisa membantu perjuangan tersebut dengan berbagai cara, baik melalui harta, tenaga, maupun doa. 

"Kita bisa berikan juga kepada anak kita, kita sebarkan informasi mengenai keutamaan membebaskan Baitul Maqdis agar generasi muda kita tahu," ujarnya. Dia bersyukur dukungan umat Muslim Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sangat besar.

Sumber: Republika.co.id

   
 
Karni Ilyas: ILC Segera Tayang, Peselancar Akan Kembali Bermain Gelombang
Senin, 24 Juni 2019 - 07:34

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Gubri Saksikan Acara Balimau Potang Mogang di Langgam, Pelalawan
Senin, 24 Juni 2019 - 07:26

175 SD di Pekanbaru Siap Menampung 14.845 Peserta Didik Baru
Senin, 24 Juni 2019 - 07:18

Pemkab Indragiri Hulu Tinjau Limbah Pabrik Sawit
Senin, 24 Juni 2019 - 07:02

Disdik Pekanbaru Tampung 200 Anak Imigran Bersekolah di SD Negeri
Senin, 24 Juni 2019 - 06:57

Puluhan Sopir Protes Perusahaan Tol Pekanbaru-Dumai tak Bayar Uang Makan Sejak 2018
Senin, 24 Juni 2019 - 06:51

Ini Deddy Corbuzier Alasan Masuk Islam
Senin, 24 Juni 2019 - 06:48

Cerita Harut dan Marut
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:49

Pemprov Riau Tak Persoalkan Kabupaten/Kota Sewa Hotel untuk JCH
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:35

Mantan Istri Deddy Corbuzier Bebaskan Anak Soal Agama
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:21

Tim Prabowo Sebut Kubu Jokowi Blunder Hadirkan Saksi Fakta
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:08

Pekanbaru Kekurangan PNS Tenaga Teknis, Guru dan Perpajakan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:54

Nama Kandidat Bupati Rohul Mulai Muncul, dari Sukiman hingga Joni Irwan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:51

Ratusan JCH Tabungan iB Dhuha Bank Riau Kepri Ikuti Bimbingan Haji
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:43

Erdogan: Eks Presiden Mesir Bukan Meninggal, Dia Dibunuh
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:40

KPPPA Dukung Pemblokiran Iklan Rokok di Internet
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:14

Turki Pamerkan Peta Era Ottoman dalam Penaklukkan Eropa
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:12

Hamdan Zoelva Imbau Rencana Unjuk Rasa di MK Diurungkan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:10

Jelang Putusan, MK Diingatkan Lagi Bukan Mahkamah Kalkulator
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:57

Yorrys Raweyai Sebut 4 Calon Ketua Umum Golkar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:53

BPBD Tangani 20 Kasus Karhutla di Bengkalis
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:37

BWI dan Bank Riau Kepri Sepakat Dorong Peningkatan Wakaf Tunai
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:34

Ranperda Izin Usaha Perikanan Tingkatkan Kontribusi PAD
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:30

Segera Tindak Temuan Kebun Ilegal oleh KPK
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:28

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com