Home
Gubri Terima DIPA Tahun 2020 Sebesar Rp25,2 Triliun | Gelombang Aksi Penolakan Ahok Bakal Dimulai Pekan Depan | Salim Segaf: Ada Masalah Selesaikan, Bukan Bikin Partai Baru | Guru Sertifikasi Terus Mengadu, Dewan akan Penggil Pemko Pekanbaru | Tim Putri Malaysia Terpaksa Berlaga di Kategori Putra di SISB, Ini Penyebabnya.. | Forkopimca Kelayang Gelar Sosialisasi Karlahut
Sabtu, 16 November 2019
/ Peristiwa / 09:25:35 / Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya /
Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:25:35 WIB

JAKARTA - Memasuki awal Ramadan, Israel kembali melancarkan serangan ke wilayah Palestina hingga menewaskan puluhan warga sipil. Meski begitu warga Palestina khususnya di Gaza tetap semangat menjalani ibadah pada bulan suci ini. 

Imam asal Gaza, Muzhaffar S A Alnawati, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada satu pun Ramadan tanpa serangan Israel. "Tabiat Israel selalu ingin merusak syiar Islam. Mereka tidak pernah ridha terhadap Islam sehingga salah satunya dengan merusak kesucian Ramadan," katanya saat ditemui Republika.co.id di Masjid Al Aqwam, Jakarta, pada Rabu lalu, (15/5/2019).

Beruntung, kata dia, warga Gaza masih dapat bertahan dan masih diberikan kekuatan serta kemampuan untuk menjalankan ibadah. "Menjalani Ramadan di tengah konflik sudah biasa bagi warga Gaza," lanjut Imam Muzhaffar.

Dia menjelaskan, Ramadan merupakan bulan yang sangat diberkahi. Hanya saja orang-orang di Gaza dalam kondisi yang sangat banyak tantangan, sehingga mereka berupaya memaksimalkan Ramadan sesuai kemampuan mereka.

Walau demikian, tuturnya, ketika Ramadan datang, warga Gaza lebih semangat dalam melakukan beragam kegiatan termasuk beribadah. Orang-orang kaya di Gaza pun semakin banyak berinfak demi mendapat keutamaan Ramadan.

Pada bulan Ramadan, masyarakat Muslim dari seluruh dunia juga semakin banyak yang berdonasi untuk warga Gaza. "Saya ada teman dari London, Indonesia, dan lainnya yang berinfak lewat saya. Setelah infaknya diterima, saya langsung belikan kebutuhan pokok untuk dibagi-bagikan saat Ramadan semangat berbagi lebih tinggi lagi," jelasnya.

Meski Ramadan kali ini, dia berada di Indonesia, namun program berbagi tersebut tetap berjalan di Gaza. "Anak saya yang menjalankannya," ujar Imam Muzhaffar.  

Lebih lanjut, dia bercerita, blokade yang dilakukan Israel, membuat orang luar dipersulit bila ingin masuk Gaza. Akibatnya, penyaluran logistik ke warga Gaza pun tidak mudah.

"Logistik boleh masuk tapi dipersulit. Misalnya 100 kilogram mau masuk maka tidak boleh semuanya melainkan setengahnya," kata dia.

Bahkan Israel melarang, warga Gaza yang tinggal dekat laut untuk mengambil banyak ikan dari laut tersebut. Akibatnya, harga ikan di sana mahal.

Ia mengingatkan, membebaskan Palestina dari jajahan Israel bukan hanya tugas Muslim di Palestina melainkan umat Islam di dunia. Imam Muzhaffar mengatakan, setiap Muslim bisa membantu perjuangan tersebut dengan berbagai cara, baik melalui harta, tenaga, maupun doa. 

"Kita bisa berikan juga kepada anak kita, kita sebarkan informasi mengenai keutamaan membebaskan Baitul Maqdis agar generasi muda kita tahu," ujarnya. Dia bersyukur dukungan umat Muslim Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina sangat besar.

Sumber: Republika.co.id

   
 
Protes Ahok Masuk BUMN, PA 212: Akan Ada Gelombang Penolakan Besar
Kamis, 14 November 2019 - 08:40

Kecamatan Rakitkulim Gelar Sosialisasi Karhutla
Kamis, 14 November 2019 - 08:32

Tokoh Muda Kuansing di Pekanbaru Apresiasi Berdirinya BMKSB
Kamis, 14 November 2019 - 08:27

Warga Dumai Protes Pemberlakuan Satu Arah di Jalan Pangeran Hidayat
Kamis, 14 November 2019 - 08:19

Alfedri Undang Pengusaha Berinvestasi di KITB
Kamis, 14 November 2019 - 08:02

Sekda Siak Hadiri Pengukuhan FKPMR Riau.
Kamis, 14 November 2019 - 07:57

Jalin Silaturrahmi, Klub Mobil BaverRiau Turing ke Lembah Harau
Kamis, 14 November 2019 - 07:55

Bangkitkan Semangat Berinovasi Untuk Menjadi Pahlawan Masa Kini
Kamis, 14 November 2019 - 07:52

Hampir 4 Bulan, Pelaku Curanmor Baru Tertangkap Polisi
Kamis, 14 November 2019 - 07:49

Jelang Pilkada Serentak 2020, Bawaslu Kuansing Buka Pendaftaran Panwascam
Rabu, 13 November 2019 - 19:58

Spesialis Pembobol Rumah Dibekuk Polisi
Rabu, 13 November 2019 - 14:12

Rumah Tempat Transaksi Narkoba Digrebek Polisi, Dua Tersangka Diringkus
Rabu, 13 November 2019 - 14:10

Hamili Anak Sendiri, Ayah Bejat ini Ditangkap
Rabu, 13 November 2019 - 14:08

Maruf Amin Sebut Potensi Zakat Indonesia Capai Rp 230 Triliun
Rabu, 13 November 2019 - 14:06

SK Sekdaprov Riau Definitif Belum Keluar, BKD Ajukan Ahmad Syah Sebagai Plh
Rabu, 13 November 2019 - 13:11

Hari Ini Hujan akan Guyur Sebagian Riau
Rabu, 13 November 2019 - 13:09

MPP Klaim STC Sudah 86 Persen, Begini Kondisinya
Rabu, 13 November 2019 - 13:07

Ganti Rugi Proyek Rigid Jalan Badak Masih Terkendala Peta Bidang
Rabu, 13 November 2019 - 13:05

Kuasa Hukum Rizieq: Bermasalah di Arab, Kok Tak Dideportasi?
Rabu, 13 November 2019 - 12:40

Erick Thohir Ajak Ahok Urus BUMN
Rabu, 13 November 2019 - 12:37

Trik Bikin Motor Bekas Mulus ala Pedagang
Rabu, 13 November 2019 - 12:27

Tolak Diskriminasi Sawit, Wamenlu Mahendra Layangkan Surat Protes Ke Uni Eropa
Rabu, 13 November 2019 - 10:18

Imigrasi Belum Koordinasi Dengan FPI Terkait Pencekalan Habib Rizieq
Rabu, 13 November 2019 - 09:11

Riau Kembali Bangun 2.000 Unit Rumah Sehat Layak Huni Tahun 2020
Rabu, 13 November 2019 - 09:04

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com