Home
Anwar Ibrahim Sudah Bikin 6 Gebrakan Baru: Tolak Gaji hingga Ogah Naik Mobil Dinas | Polda Riau Belum Tetapkan Tersangka Kredit Fiktif Rp1,8 Miliar BRK Syariah Capem Duri | Plt Kepala Dinas DPMPD Rohul Tegaskan, Pilkades Sialang Jaya Ditunda | Opening Ceremony Tour De Siak 2022 di Buka Ketua PB ISSI | Bupati Siak: Kendaraan Listrik Transportasi Masa Depan | Pascadeklarasi Anies, Elektabilitas Nasdem Naik 5,2 persen
Selasa, 29 November 2022
/ Nasional / 12:04:26 / Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh /
Ijtima Ulama III Dilarang, Germas PMKRI: Pemerintah Kok Makin Aneh
Minggu, 28 April 2019 - 12:04:26 WIB

TERKAIT:
   
 

JAKARTA - Pemerintah diminta mematuhi prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu atau masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasinya. Entah dengan bentuk apapun, asalkan masih dalam koridor aturan dan hukum yang berlaku.

Ketua Gerakan Masyarakat Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (Germas PMKRI) Rinto Namang menangkap kesan penguasa yakni pemerintah kini semakin tak demokratis. Soalnya, ulama yang hendak menggelar Ijtima III pun hendak dilarang-larang dilakukan.

"Ijtima ulama, aksi turun ke jalan, atau apapun bentuknya, sejauh itu berkumpul untuk menyatakan pendapat adalah sah dalam demokrasi yang menjunjung tinggi kebebasan setiap individu sebagai warga Negara," tutur Rinto.

Dia menyikapi pernyataan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko yang hendak menghentikan Ijtima Ulama III.

Rinto menegaskan, gerakan berkumpul dan menyatakan pendapat dalam negara demokrasi itu sah dan dijamin UUD 1945 Pasal 28. Negara, dalam hal ini pemerintah, tidak boleh melarang setiap warga negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat.

Justru sebaliknya, kata dia, negara melindungi hak-hak tersebut agar tidak dikurangi dan diintimidasi oleh pihak manapun.

Karena itu, Rinto berharap meskipun semua unsur di Kantor Presiden saat ini adalah bagian dari pemenangan pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01, bukan berarti apa yang disampaikan Moeldoko itu harus diamini.

Sebab, menurut Rinto, jelas sekali pernyataan Moeldoko itu justru antidemokrasi dan menunjukkan arogansi maupun sikap otoriter kepada masyarakat.

"Saya kira pernyataan Kepala Staf Kepresidenan adalah suatu pernyataan yang bertentangan dengan UUD 1945. Itu juga bertentangan dengan hak dan kebebasan warga negara. Karena itu, atas nama demokrasi, Saudara Moeldoko harus mundur dari jabatannya itu," tutupnya.

Moeldokobaru-baru ini merepon adanya wacana Ijtima Ulama III atas hasil Pemilu 2019. Moeldoko meminta sebaiknya Ijtima Ulama III tidak dilakukan dan harus dihentikan.

Sebagai catatan, Ijtima Ulama III rencananya digelar untuk menetapkan sikap bersama dalam menyikapi kecurangan-kecurangan yang ada dalam Pemilu 2019.

"Persoalan kecurangan selalu diembuskan. TSM ya, terstruktur, sistematis, masif, ada satu lagi mungkin (yang kurang), luar biasa. Jadi menurut saya ini sebuah upaya yang harus kita hentikan, tak boleh kita menjustifikasi sebuah persoalan yang belum tuntas," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) lalu.

Moeldoko mengatakan, ketimbang menggelar Ijtima Ulama, lebih baik persoalan adanya dugaan kecurangan dalam pemilu 2019 diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kalau pun ada kekurangan yang dilakukan atau tidak sengaja dilakukan KPU dengan segala keterbatasannya, selesaikan saja dengan cara-cara konstitusional. Bukan dengan Ijtima, itu apa urusannya? Urusan politik kok dicampuradukkan, enggak karu-karuan, sehingga membingungkan masyarakat?‚ÄĚ cetus Moeldoko. [Rmol]


   
Hadir di Sidang Senat Terbuka Batam Tourism Polytechnic Ini Pesan Bupati Alfedri
Minggu, 27 November 2022 - 16:54

APBD 2023 Disahkan, Balai Kayang Segera Dituntaskan, Dua Ranperda Dalam Pembahasan
Minggu, 27 November 2022 - 16:50

 6 Fakta Banjir Bandang di Jeddah, Makin Sering Terjadi Sejak 13 Tahun Terakhir
Minggu, 27 November 2022 - 08:15

Diserempet Bus, Seorang Anak Tewas di Jembatan Layang Arengka
Minggu, 27 November 2022 - 08:00

Cara Membersihkan File Sampah Biar Laptop Gak Lemot
Minggu, 27 November 2022 - 07:18

Pengamat: Duet Prabowo-Erick Thohir di Pilpres akan Akomodasi Pemilih Lintas Segmen
Minggu, 27 November 2022 - 07:16

Pengamat Nilai Jokowi Isyaratkan Dukung Duet Prabowo-Ganjar
Sabtu, 26 November 2022 - 20:43

KAHMI Muda Deklarasi Erick Thohir sebagai Cawapres 2024
Sabtu, 26 November 2022 - 20:31

Agar Pergerakan Gajah Mudah Dipantau, HK Beli 2 Set Kalung GPS Tahun Ini
Sabtu, 26 November 2022 - 18:45

Beginilah Cara Membangun Ikatan Antara Orang Tua dan Buah Hati
Sabtu, 26 November 2022 - 18:35

5 Bencana Alam Terdahsyat di Dunia, Salah Satunya di Indonesia
Sabtu, 26 November 2022 - 18:08

Sedia Payung Sebelum Hujan, Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Riau Hari Ini
Sabtu, 26 November 2022 - 10:03

Seorang Wanita Melahirkan Tiba-tiba Di Halaman Masjid Nabawi Madinah
Sabtu, 26 November 2022 - 06:53

Gubernur Syamsuar Minta Pemerintah Bangun RS Pusat di Riau
Sabtu, 26 November 2022 - 06:35

Bela Palestina, Sopir Taksi Qatar Usir Jurnalis Israel di Piala Dunia
Sabtu, 26 November 2022 - 06:32

Tindaklanjuti 84 Perusahaan Tanpa Izin HGU, Kejati Riau Tunggu Pembentukan Tim Terpadu
Sabtu, 26 November 2022 - 06:30

Kena Kasus Sodomi, Kenapa Anwar Ibrahim Tetap Banjir Dukungan Jadi PM?
Jumat, 25 November 2022 - 22:04

Siap-siap, 29 November Pebalap Tour de Siak Mulai Datang ke Riau
Jumat, 25 November 2022 - 20:56

5 Situs Download Film Gratis Sub Indo Terbaru, Pengganti Indoxx1 dan LK21!
Jumat, 25 November 2022 - 18:07

 Jatuh dari Jembatan, Pria Lansia Ini Ditemukan tidak Bernyawa
Jumat, 25 November 2022 - 17:57

Dokter: Penanganan Penyakit Jantung Harus Dilakukan di Hulu dan Hilir
Jumat, 25 November 2022 - 17:48

Tour de Siak Jadi Ajang Promosi Pariwisata Provinsi Riau ke Mancanegara
Jumat, 25 November 2022 - 15:43

UMP Riau 2023 Ditetapkan Naik 8,61 Persen, Jadi Rp 3.191.662
Jumat, 25 November 2022 - 15:37

Amplang Udang, Oleh-oleh khas Inhil
Jumat, 25 November 2022 - 13:38

Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com