Home
KPU Beri Waktu 3 Hari untuk Ajukan Sengketa Pilpres ke MK | Selain Tarif Mahal, Ini Penyebab Pemudik Via Jalur Laut Menurun di Riau | Cegah Karhutla, Ini Upaya yang Dilakukan Gubri dan Wagubri | Saudi Tembak Jatuh Rudal Balistik Dekat Makkah Saat Waktu Sahur | Prabowo-Sandiaga Putuskan Gugat Hasil Pilpres ke MK | SPDP Prabowo Ditarik, Satire Fahri: Makar Ditunda Hingga Waktu Yang Tidak Ditentukan
Selasa, 21 Mei 2019
/ Politik / 16:01:08 / Prabowo - Sandi Deklarasikan Kemenangan, AS Hikam: Manuver Politik /
Prabowo - Sandi Deklarasikan Kemenangan, AS Hikam: Manuver Politik
Jumat, 19 April 2019 - 16:01:08 WIB

Perhelatan Pilpres 2019 tengah memasuki masa perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menentukan masa depan Indonesia dalam 5 tahun kedepan. Tentunya, para pasangan calon baik itu kubu duet Jokowi - KH Ma'ruf Amin maupun duet Prabowo-Sandi mesti menghormati masa perhitungan tersebut.

Namun,  paslon Prabowo - Sandi telah mendeklarasikan kemenangan kubunya sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024 walau KPU belum mengumumkan hasil perolehan suara secara resmi.

Hal ini menjadi sorotan publik mengingat pengambilan keputusan tersebut. Ada yang menilai itu sah-sah saja dan ada pula yang menilai bahwa hal tersebut telah mencacati demokrasi yang telah menjadi tonggak sistem kenegaraan Indonesia.

Pengamat politik President University Muhammad AS Hikam menyampaikan bahwa deklarasi yang dilakukan oleh kubu nomor urut 02 tersebut merupakan bentuk manuver politik untuk meyakinkan masyarakat tentang kemenangan Prabowo - Sandi. Terlebih bagi para simpatisan serta pendukungnya.

"Deklarasi ini, sebagai sebuah manuver politik, merupakan sebuah 'fait accompli' politik dan pengkondisian untuk manuver-manuver lanjutan sebelum dan pasca-pengumuman resmi KPU nanti," ungkap AS Hikam kepada TIMES Indonesia dalam keterang tertulisnya, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Ia juga menilai bahwa langkah-langkah yang diambil oleh kubu 02 bukan tanpa ketidaksengajaan. Namun, sudah melalui tahap-tahap pertimbangan oleh para koalisi Adil Makmur tersebut.

"Keputusan melakukan deklarasi hari ini tak bisa dilepaskan dari beberapa hal seperti rencana-rencana gelar "people power" sujud syukur massal, dan tudingan adanya berbagai kecurangan dalam survei dan quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei," ujar AS Hikam.

Lebih lanjut, mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi ini menggambarkan bahwa situasi politik Indonesia saat ini memiliki kemiripan dengan situasi politik yang sedang dialami oleh negara yang terletak di Benua Amerika Selatan yakni Venezuella.

"Ketika Presiden Nicolas Maduro ditandingi dan di gantikan oleh Juan Guiado yang mengklaim sebagai presiden yang legitimate secara politik. Ujung-ujungnya krisis politik pun mendera Republik yang pernah dipimpin Hugo Chavez tersebut," jelas AS Hikam.

Bilamana hal tersebut terjadi, Ia mengatakan hal ini sangat rentan bagi perpolitikan Indonesia. Sebab, campur tangan dunia internasional akan ikut mengambil andil dalam situasi tersebut. Terlebih para negara pemangku kepentingan seperti halnya di Venezuella.

"Perebutan kekuasaan itu makin susah diselesaikan karena negara-negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan sekutunya mendukung Juan Guiado, sedangkan Rusia dan beberapa negara lain di Amerika Latin lebih mendukung Nicolas Maduro," katanya.

Disisi lain, AS Hikam berharap agar hal serupa tidak terjadi di Indonesia. Terlebih deklarasi kemenangan yang dilakukan oleh kubu Prabowo - Sandi diharapkannya hanya berupa letupan ketidakpuasan serta ketidak sabaran dari kubu nomor urut 02 tersebut.

Ia mengimbau agar kubu Prabowo - Sandi dapat lebih menghormati jalannya proses dengan pengawalan ketimbang melakukan langkah-langkah manuver politik yang dapat mengacaukan situasi perpolitikan dalam negeri. Karena hal tersebut secara langsung akan menjaga situasi politik serta jalannya sistem  demokrasi yang ada di Indonesia.

Sebab, perhelatan Pilpres 2019 merupakan bentuk praktik demokrasi terbesar di dunia dan hanya terjadi di Indonesia.

"Seharusnya kita sebagai bangsa layak bangga dengan proses Pilpres yang bisa dikatakan paling akbar di dunia dan berlangsung demokratis, jujur, adil, bebas, dan rahasia. Karena kemampuan inilah Indonesia mampu menjadi salah satu ikon berdemokrasi saat ini dan ummat manusia di seluruh dunia menjadi saksinya," himbau Muhammad AS Hikam.

Sebelumnya, pasca sehari perhelatan Pilpres 2019 tepatnya Kamis (18/4/2019) sore. Kubu duet Prabowo-Sandi deklarasikan kemenangan Pilpres 2019 bersama koalisi, simpatisan serta pendukungnya di kediaman Prabowo di Kartanegara, Jakarta Selatan. Sedangkan, hasil perhitungan suara Pilpres 2019 belum diumumkan oleh KPU. (*)

   
 
Tiga Wajah Baru Duduk Sebagai DPD RI Asal Riau 2019-2024
Senin, 20 Mei 2019 - 17:04

Pansus Ranperda Pembiayaan Transportasi Haji DPRD Bengkalis kunker ke Jambi
Senin, 20 Mei 2019 - 16:57

Ini Nama 45 Caleg yang Akan Duduk di DPRD Bengkalis, Kursi Ketua Jatah PKS
Senin, 20 Mei 2019 - 16:53

Gubernur Sebut Belum Ada ASN Pemprov Riau Ajukan Izin Hadiri Aksi 22 Mei
Senin, 20 Mei 2019 - 16:48

Real Count Sudah 90 Persen, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Mengejutkan
Senin, 20 Mei 2019 - 16:44

Soal THR, Wakil Walikota Warning Perusahaan di Pekanbaru
Senin, 20 Mei 2019 - 16:41

Disaksikan Sang Istri, Begini Kronologis Penangkapan Lieus Sungkharisma
Senin, 20 Mei 2019 - 16:23

PJU Jembatan Siak IV Belum Juga Terpasang, DPRD Salahkan Dinas PUPR
Senin, 20 Mei 2019 - 16:22

Upin Ipin The Movie Suguhkan Dua Cerita Rakyat Indonesia
Senin, 20 Mei 2019 - 08:56

Prabowo Raih 61,26 Persen Suara di Riau
Senin, 20 Mei 2019 - 08:53

Tanggapi Rencana Aksi 22 Mei, Pengamat: Protes Itu Hak Warga
Senin, 20 Mei 2019 - 08:43

Bersiap Hadapi Aksi 22 Mei, Pemprov DKI Gratiskan Seluruh Rumah Sakit
Senin, 20 Mei 2019 - 08:38

Pemerintah 10 Negara Ini Rela Merombak Ibu Kota Demi Selamatkan Bumi
Senin, 20 Mei 2019 - 08:22

Saudi: Bola Perang Ada Di Kaki Iran
Senin, 20 Mei 2019 - 08:12

Jika Ada Pungli di Sekolah Pekanbaru, di Sini Tempat Mengadunya
Senin, 20 Mei 2019 - 08:08

Setelah Masuk Rekor MURI dan WBTB, Lari di Atas Tual Sagu Masuk Nominasi API 2019
Senin, 20 Mei 2019 - 08:02

Golkar Tak Rela Kursi Ketua MPR Jatuh ke Cak Imin
Senin, 20 Mei 2019 - 07:50

Pemprov Riau Segera Pasang Lampu Jalan disekitar Jembatan Siak IV
Senin, 20 Mei 2019 - 07:40

Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
Senin, 20 Mei 2019 - 07:34

Mahfud MD Tegaskan Tak Gabung Tim Asistensi Hukum Wiranto
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:33

Wiranto Tak Peduli Dilaporkan ke Mahkamah Internasional
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:31

Dokter Pakistan Diduga Sengaja Tularkan HIV Kepada Anak-anak
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:29

Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:25

Mardani: Maladministrasi, Jokowi Harus Hentikan Tim Asistensi Hukum Wiranto
Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:14

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com