Home
KPU Beri Waktu 3 Hari untuk Ajukan Sengketa Pilpres ke MK | Selain Tarif Mahal, Ini Penyebab Pemudik Via Jalur Laut Menurun di Riau | Cegah Karhutla, Ini Upaya yang Dilakukan Gubri dan Wagubri | Saudi Tembak Jatuh Rudal Balistik Dekat Makkah Saat Waktu Sahur | Prabowo-Sandiaga Putuskan Gugat Hasil Pilpres ke MK | SPDP Prabowo Ditarik, Satire Fahri: Makar Ditunda Hingga Waktu Yang Tidak Ditentukan
Selasa, 21 Mei 2019
/ Peristiwa / 06:30:28 / Siswi Madrasah Dibakar Hidup-hidup Usai Laporkan Kepala Sekolah Cabul /
Siswi Madrasah Dibakar Hidup-hidup Usai Laporkan Kepala Sekolah Cabul
Jumat, 19 April 2019 - 06:30:28 WIB

RIAUTRUST.com - Remaja putri Nusrat Jahan Rafi harus menanggung kesakitan hingga menemui maut setelah dia disiram dengan bensin dan dibakar hidup-hidup di sekolahnya sendiri di Bangladesh. Kira-kira dua pekan lalu dia diketahui melaporkan kejahatan seksual yang dilakukan oleh kepala sekolahnya.

Keberaniannya melaporkan kasus kekerasan seksual itu dan kematiannya beberapa hari kemudian membuat kasus ini makin mengemuka. Kematian Nusrat menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat Bangladesh. Kematian Nusrat membuat perhatian publik makin sadar soal rentannya potensi kekerasan seksual terhadap remaja putri di negara konservatif itu.

Nusrat baru berusia 19 tahun, berasal dari Feni, sebuah kota kecil sekitar 100 mil di selatan Kota Dhaka. Dia bersekolah di sebuah madrasah. Pada 27 Maret, dia mengatakan bahwa kepala sekolah memanggilnya ke dalam ruangan kantornya dan menyentuhnya pada bagian-bagian vital. Namun akhirnya dia berhasil melarikan diri dari ruang kantor itu.

Diketahui bahwa selama ini tidak sedikit siswi maupun perempuan muda di Bangladesh memilih menutupi kekerasan seksual yang mereka alami hanya karena merasa malu kepada keluarga dan masyarakat. Namun Nusrat memang pribadi yang berbeda dan berani. Dia bahkan dengan dukungan keluarganya mendatangi kantor polisi dan melaporkan kekejian yang dilakukan kepala sekolah.

Sayangnya, di kantor polisi bukannya dijanjikan perlindungan, Nusrat malah divideokan pengakuannya tanpa jaminan perlindungan. Pada 27 Maret 2019 setelah mereka melaporkan kejahatan tersebut, polisi menahan si kepala sekolah.

Namun keadaan tak berpihak pada Nusrat. Sekelompok orang dari jalanan menuntut pembebasan si kepala sekolah yang digawangi sejumlah politisi lokal dan dua pelajar pria. Mereka lalu malah menyalahkan Nusrat.

Kemudian pada 6 April 2019, 11 hari setelah dia dicabuli, Nusrat hadir di sekolah untuk mengikuti ujian. Sekelompok orang lalu datang, menyeretnya dan menyiram dengan bensin lalu membakar Nusrat hingga tewas.

Saudara lelaki Nusrat mengecam pihak sekolah yang tak mengizinkannya mengantarkan adiknya hingga ke dalam sekolah dan menungguinya.

"Saya mengantarkan adik saya ke sekolah namun saya dihalangi saat di depan gerbang dan tak dibolehkan masuk. Seandainya saya tak tidak dihentikan, hal keji ini tentu tak terjadi," kata Mahmudul Hasan Noman, kakak lelaki Nusrat.

Nusrat sempat dilarikan ke rumah sakit Dhaka Medical College. Namun luka bakar yang dialaminya hingga 80 persen membuat dia harus mengembuskan napas terakir beberapa hari sesudahnya.

Pada saat masih bisa berbicara dalam kondisi sekarat, dia berkata, "Guru itu mencabuli saya dan saya akan melawan hingga napas terakhir."

Dia juga mengatakan sejumlah pelajar di madrasah juga ikut membakarnya. Hingga saat ini polisi setempat sudah menahan 15 orang. Tujuh orang di antaranya telah menjadi tersangka pembunuhan atas Nusrat.

[VIVA.co.id]

   
 
Tiga Wajah Baru Duduk Sebagai DPD RI Asal Riau 2019-2024
Senin, 20 Mei 2019 - 17:04

Pansus Ranperda Pembiayaan Transportasi Haji DPRD Bengkalis kunker ke Jambi
Senin, 20 Mei 2019 - 16:57

Ini Nama 45 Caleg yang Akan Duduk di DPRD Bengkalis, Kursi Ketua Jatah PKS
Senin, 20 Mei 2019 - 16:53

Gubernur Sebut Belum Ada ASN Pemprov Riau Ajukan Izin Hadiri Aksi 22 Mei
Senin, 20 Mei 2019 - 16:48

Real Count Sudah 90 Persen, Selisih Suara Jokowi dan Prabowo Mengejutkan
Senin, 20 Mei 2019 - 16:44

Soal THR, Wakil Walikota Warning Perusahaan di Pekanbaru
Senin, 20 Mei 2019 - 16:41

Disaksikan Sang Istri, Begini Kronologis Penangkapan Lieus Sungkharisma
Senin, 20 Mei 2019 - 16:23

PJU Jembatan Siak IV Belum Juga Terpasang, DPRD Salahkan Dinas PUPR
Senin, 20 Mei 2019 - 16:22

Upin Ipin The Movie Suguhkan Dua Cerita Rakyat Indonesia
Senin, 20 Mei 2019 - 08:56

Prabowo Raih 61,26 Persen Suara di Riau
Senin, 20 Mei 2019 - 08:53

Tanggapi Rencana Aksi 22 Mei, Pengamat: Protes Itu Hak Warga
Senin, 20 Mei 2019 - 08:43

Bersiap Hadapi Aksi 22 Mei, Pemprov DKI Gratiskan Seluruh Rumah Sakit
Senin, 20 Mei 2019 - 08:38

Pemerintah 10 Negara Ini Rela Merombak Ibu Kota Demi Selamatkan Bumi
Senin, 20 Mei 2019 - 08:22

Saudi: Bola Perang Ada Di Kaki Iran
Senin, 20 Mei 2019 - 08:12

Jika Ada Pungli di Sekolah Pekanbaru, di Sini Tempat Mengadunya
Senin, 20 Mei 2019 - 08:08

Setelah Masuk Rekor MURI dan WBTB, Lari di Atas Tual Sagu Masuk Nominasi API 2019
Senin, 20 Mei 2019 - 08:02

Golkar Tak Rela Kursi Ketua MPR Jatuh ke Cak Imin
Senin, 20 Mei 2019 - 07:50

Pemprov Riau Segera Pasang Lampu Jalan disekitar Jembatan Siak IV
Senin, 20 Mei 2019 - 07:40

Gubri dan Walikota Pekanbaru Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai
Senin, 20 Mei 2019 - 07:34

Mahfud MD Tegaskan Tak Gabung Tim Asistensi Hukum Wiranto
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:33

Wiranto Tak Peduli Dilaporkan ke Mahkamah Internasional
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:31

Dokter Pakistan Diduga Sengaja Tularkan HIV Kepada Anak-anak
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:29

Mengapa Israel Getol Serang Gaza Saat Puasa? Ini Jawabannya
Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:25

Mardani: Maladministrasi, Jokowi Harus Hentikan Tim Asistensi Hukum Wiranto
Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:14

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com