Home
Anies: Penerbitan PRK Pulau Reklamasi Dikebut Sebelum Saya Kerja | Harga TBS Sawit di Riau Merangkak Naik | Pejabat PBB: Uang tak Selesaikan Masalah Israel-Palestina | PKB Berambisi Duduki Kursi Mendikbud dan Menristekdikti | BW: Keterangan Anas 02 Dan Anas 01 Sama | Bawaslu Riau Siap Songsong Pilkada Serentak 2020
Rabu, 26 Juni 2019
/ Nasional / 09:48:49 / Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh /
Jokowi "Ngamuk" Di Yogyakarta Terkesan Depresi Tingkat Tinggi, Mentalnya Sudah Jatuh
Minggu, 24 Maret 2019 - 09:48:49 WIB

JAKARTA - Pernyataan keras calon presiden nomor urut 01, Jokowi saat berpidato lebih dari setengah jam di Stadion Kridosono Yogyakarta, kemarin (Sabtu, 23/3) kemarin jadi sorotan.

Di hadapan ribuan pendukungnya, capres petahana itu menegaskan tidak ingin diam lagi. Menurutnya, selama 4,5 tahun bertahan dan berdiam diri, kini ia akan melawan segala fitnah yang ditujukan padanya.

Analis sosial Universitas Bung Karno (UBK), Muda Saleh heran menanggapi pernyataan terbuka Jokowi tersebut.
Lomba Foto SelfiePilpres2019

"Pak Jokowi itu kan dikenal baik, ramah, loh ini saya lihat video yang di Yogyakarta beliau ngamuk, marah dan katakan ‘saya akan lawan’. Yang mau dilawan siapa?” ujar Muda dalam keterangan tertulisnya, Minggu (24/3).

Justru menurut dia, dengan berbicara seperti itu, Jokowi memperlihatkan mental dirinya sudah jatuh.

"Kemudian dia coba mengajak emosi masyarakat untuk ikut merasakan seperti apa yang ia rasakan, dan ini tontonan yang buruk sebagai kepala negara, padahal orang Solo itu halus-halus," tambah Muda.

Jokowi terkesan mengalami depresi tingkat tinggi karena orang-orang sekelilingnya terjerat kasus korupsi dan ditangkap oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Romy, mantan ketum PPP ditangkap KPK karena kasus korupsi, Setya Novanto dan Idrus Marham sudah duluan, kini dibidik Menpora Imam Nahrawi, setelah itu digadang-gadang Cak Imin soal kasus kardus durian, ketum Perindo Harytanoe soal Mobile 8, belum lagi Apel Kebangsaan ala Ganjar Pranowo yang dinilai berlebihan karena menghabiskan dana Rp 18 miliar, ini bisa jadi ketakukan yang sangat berlebihan bagi seorang yang ingin mempertahankan kekuasaan," urainya.

Muda mengingatkan Jokowi agar memahami kondisi bangsa Indonesia yang saat ini dilanda berbagai masalah. Mestinya, kata dia, Jokowi empati terhadap nasib petani di berbagai daerah yang terpuruk digempur impor.

"Jangan bicara sakit hati, jangan bicara soal kecewa, dihujat. Lihat dong, petani garam, petani beras, petani tebu, yang nangis di berbagai daerah pada saat panen, barang mereka nggak laku, karena impor berlebihan yang dilakukan menteri Jokowi. Kalau bicara sakit hati, kecewa, direndahkan, siapa yang paling direndahkan, mereka (petani) justru yang direndahkan oleh pemerintah,” tegasnya.

"Sebagai negara dan bangsa yang besar, Jokowi rasanya tak pantas memimpin Indonesia, kalau gini caranya, dia (Jokowi) cuma bisa marah-marah di Indonesia, Kalau berani, jika ada yang ganggu kestabilitasan nasional Jokowi juga harusnya ngamuk ke luar negeri sana, mirip jago kandang. Ini kan enggak, ada yang tak sepaham, diperiksa, padahal hujatan, kritikan, hinaan pada hakikatnya menguatkan kita secara pribadi dan evaluasi kinerjanya, serta menguatkan bangsa Indonesia,” tutupnya. [Rmol]

   
 
Atlit Perpani Siak Raih 3 Medali dari Panglima TNI Open 2019
Senin, 24 Juni 2019 - 08:01

Pemkab Promosikan Seni Tradisi Siak di Bali, Silat Sunting 12 Pukau Pengunjung Pawai FPN
Senin, 24 Juni 2019 - 08:00

Pakar: Siapa Jamin Pendukung Jokowi Tidak Marah Jika 02 Yang Menang?
Senin, 24 Juni 2019 - 07:41

Karni Ilyas: ILC Segera Tayang, Peselancar Akan Kembali Bermain Gelombang
Senin, 24 Juni 2019 - 07:34

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN PELALAWAN
Gubri Saksikan Acara Balimau Potang Mogang di Langgam, Pelalawan
Senin, 24 Juni 2019 - 07:26

175 SD di Pekanbaru Siap Menampung 14.845 Peserta Didik Baru
Senin, 24 Juni 2019 - 07:18

Pemkab Indragiri Hulu Tinjau Limbah Pabrik Sawit
Senin, 24 Juni 2019 - 07:02

Disdik Pekanbaru Tampung 200 Anak Imigran Bersekolah di SD Negeri
Senin, 24 Juni 2019 - 06:57

Puluhan Sopir Protes Perusahaan Tol Pekanbaru-Dumai tak Bayar Uang Makan Sejak 2018
Senin, 24 Juni 2019 - 06:51

Ini Deddy Corbuzier Alasan Masuk Islam
Senin, 24 Juni 2019 - 06:48

Cerita Harut dan Marut
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:49

Pemprov Riau Tak Persoalkan Kabupaten/Kota Sewa Hotel untuk JCH
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:35

Mantan Istri Deddy Corbuzier Bebaskan Anak Soal Agama
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:21

Tim Prabowo Sebut Kubu Jokowi Blunder Hadirkan Saksi Fakta
Sabtu, 22 Juni 2019 - 17:08

Pekanbaru Kekurangan PNS Tenaga Teknis, Guru dan Perpajakan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:54

Nama Kandidat Bupati Rohul Mulai Muncul, dari Sukiman hingga Joni Irwan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:51

Ratusan JCH Tabungan iB Dhuha Bank Riau Kepri Ikuti Bimbingan Haji
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:43

Erdogan: Eks Presiden Mesir Bukan Meninggal, Dia Dibunuh
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:40

KPPPA Dukung Pemblokiran Iklan Rokok di Internet
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:14

Turki Pamerkan Peta Era Ottoman dalam Penaklukkan Eropa
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:12

Hamdan Zoelva Imbau Rencana Unjuk Rasa di MK Diurungkan
Sabtu, 22 Juni 2019 - 16:10

Jelang Putusan, MK Diingatkan Lagi Bukan Mahkamah Kalkulator
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:57

Yorrys Raweyai Sebut 4 Calon Ketua Umum Golkar
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:53

BPBD Tangani 20 Kasus Karhutla di Bengkalis
Sabtu, 22 Juni 2019 - 15:37

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com