Home
Bela Prabowo, JK Tidak Sepenuh Hati Dukung Jokowi | Sekeliling Jokowi, Siapa Yang Bersedia Kembalikan Lahan Seperti Prabowo? | Pernyataan JK Bisa Jadi Senjata Pamungkas Tim Prabowo | Resmi Jadi Gubri, Syamsuar Segera Tunjuk Lima Pejabat untuk Duduk di OPD Ini | Usai Dilantik, Gubernur Riau Dititipi Jokowi Atasi Karhutla | Pemerintah Didesak Blak-blakan Buka Semua Dokumen HGU Lahan
Rabu, 20 Februari 2019
/ Mozaik / 17:46:10 / Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus /
Revisi Harga Pertalite Riau, Legislator Ini Nilai Tak Perlu Pakai Pansus
Minggu, 25 Februari 2018 - 17:46:10 WIB

PEKANBARU - Anggota Badan Musyawarah DPRD Riau Suhardiman Amby menegaskan revisi terhadap peraturan daerah nomor 4/2015 pasal 24 ayat 2 tentang pajak Bahan Bakar Minyak non subsidi dapat digesa dan tidak akan memakan waktu lama.
    
"Kalau tanpa Pansus (Panitia Khusus) maka akan selesai dua minggu setelah diparipurnakan awal. Ini kan hanya merevisi satu ayat, sehingga nanti bisa dipatok pajak dibawah 10 persen. Terserah nanti siapa yang melaksanakan, yang penting tidak usah pakai Pansus," kata Sekretaris Komisi III DPRD Riau Suhardiman Amby di Pekanbaru, Minggu.
    
Dia membantah, Pihak Banmus DPRD Riau telah memutuskan membentuk Panitia Khusus untuk merevisi perda tersebut, sebab menurutnya akan memakan waktu dan banyak anggaran yang dikeluarkan jika melalui pansus. "Belum diputuskan, kemaren baru opsi saja, mekanisme mana yang akan digunakan. Banyak yang menginginkan tidak melalui Pansus termasuk saya. Sebab melalui Pansus itu agak lama waktu revisinya. Kalau tanpa Pansus, misalnya dilaksanakan oleh Komisi III, maka itu akan lebih cepat prosesnya," kata Suhardiman.
    
Politisi Hanura Riau ini menyayangkan jika akhirnya revisi Perda tersebut tetap harus melalui Pansus, karena ketika ada pilihan untuk mempercepat, harusnya mengambil jalan cepat saja. "Jelas ini untuk kepentingan masyarakat, jangan dipersulit lagi. Tidak mungkin hanya untuk mengubah satu kata kita harus mengelurkan uang Rp1 miliar (jika dibentuk Pansus)," katanya.
    
Disinggung terkait apakah akan terjadi penurunan Pendapatan Asli Daerah dengan diturunkannya pajak tersebut, Suhardiman mengaku tidak terlalu signifikan, apalagi sumber PAD dapat digalih dari potensi lainnya.

Berbeda pendapat, Anggota Badan Musyawarah DPRD Riau lainnya, Yusuf Sikumbang justru menyarankan untuk dibuat Pansus untuk merevisi perda tersebut, hal tersebut dengan pertimbangan untuk mengkaji dampak negatif atau positif penurunan pajak BBM non subsidi.
    
"Dengan penurunan pajak tersebut,  kami harus kaji itu dulu. Apa dampaknya terhadap pendapatan daerah? Kami mesti tanyakan juga ke Badan Pendapatan Daerah. Sepertinya nanti melalui pansus, Senin depan paripurna akan digelar,"ucap Yusuf Sikumbang.
    
Politisi PKB Riau ini mengasumsikan, hitungannya dengan pajak sebesar 10 persen bisa didapatkan pendapatan sebesar Rp100 miliar. Namun jika dikurangi menjadi lima persen maka besar kemungkinan pendapatan menurun menjadi Rp50 miliar.
    
Kajian tersebut, kata Yusuf, sangat diperlukan untuk melakukan revisi perda pajak BBM non subsidi. Yusuf juga menilai, dikarenakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2018 sudah berjalan sehingga realisasi penurunan pajak tersebut berkemungkinan dilaksanakan pada tahun mendatang.
      
"Sekalipun pansus memutuskan untuk merevisi Perda tersebut tetap belum bisa diterapkan pada 2018 ini. Karena kalau 2019 saya rasa tidak masalah. Nanti pembahasan APBD murni pada Maret, April, Mei dan Juni. Ini kami pertimbangkan,"jelasnya.
      
Sebagaimana diberitakan, akibat naiknya harga pertalite oleh Pertamina tanpa ada pengumuman dari Rp7.900  menjadi Rp8.000 perliternya, membuat masyarakat resah. Masyarakat menilai  mahalnya harga pertalite tersebut selain dari kenaikan dari Pertamina juga akibat tingginya pajak BBM non subsidi oleh Pemprov sebesar 10 persen. Sedangkan daerah lain hanya lima persen. [Antara]

   
 
Profesor Australia: UAS Sangat Populer karena Tampilkan Islam Solusi atas Segala Persoalan
Selasa, 19 Februari 2019 - 14:55

Kebijakan Jokowi Membahayakan Kedaulatan Pangan
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:30

Aci Cahaya Juara MTQ Riau 2018 Rilis Lagu
Selasa, 19 Februari 2019 - 09:05

Perpani Siak Raih 1 Emas 7 Perak dan 4 Perunggu di Wirabraja Open 2019
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:57

Tanya Unicorn ke Prabowo, Bahasa Inggris Jokowi Disebut Belepotan
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:47

Israel Tutup Semua Gerbang Masjid Al-Aqsha
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:40

TKN Jawab Tuduhan Gerak-gerik Mencurigakan Anggotanya saat Debat
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:34

Fraksi Golkar Soroti Masalah PAD Tidak Capai Target
Selasa, 19 Februari 2019 - 08:25

Dibahas di Debat Capres, Apa Saja Unicorn Indonesia?
Senin, 18 Februari 2019 - 16:27

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Meluas Capai 841,71 Hektare
Senin, 18 Februari 2019 - 16:21

Ketum PPP: Serangan Jokowi Ke Prabowo Bisa Dipidanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:46

Tertawai Prabowo, Gerindra: Makanya Pendukung Jokowi Jangan Doyan Baca Komik
Senin, 18 Februari 2019 - 15:41

Demokrat: Serangan Jokowi Soal Lahan Prabowo Sudah Direncanakan
Senin, 18 Februari 2019 - 15:37

Anniversary ke-3, ID42NER Riau Touring dan Baksos di Muara Takus
Senin, 18 Februari 2019 - 15:25

Pemkab Inhu Percayakan Transaksi Non Tunai Kepada Bank Riau Kepri
Senin, 18 Februari 2019 - 15:21

Mesjid Raya Annur Provinsi Riau Terima 2.500 M2 Karpet Sajadah CSR Bank Riau Kepri
Senin, 18 Februari 2019 - 15:17

Produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Riau Naik 17,97 Persen
Senin, 18 Februari 2019 - 15:07

DPRD Riau Usulkan Pujasera di Arifin Ahmad Jadi Pasar Seni
Senin, 18 Februari 2019 - 15:03

Pemprov Riau Tunggu Kabar Pelantikan Syamsuar-Edy Natar
Senin, 18 Februari 2019 - 14:57

Pemko Pekanbaru Bakal Rekrut 322 PPPK, Ini Persyaratannya...
Senin, 18 Februari 2019 - 14:55

Manggala Agni Kerahkan Kekuatan Penuh Atasi Karhutla ke Dumai dan Bengkalis
Senin, 18 Februari 2019 - 14:51

Hari Ini, Bawaslu Semarang Salat Jumat Bareng Prabowo
Jumat, 15 Februari 2019 - 15:40

Infrastruktur Pendukung Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah Dianggarkan di APBD 2020
Jumat, 15 Februari 2019 - 15:36

Daerah Pesisir Riau Mulai "Dikepung" Titik Api
Jumat, 15 Februari 2019 - 15:25

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com