Home
Mengapa Harga Hunian di Jakarta Makin Mahal? | Andi Arief: Terlalu Dini Menyimpulkan Pelaku Perusakan Atribut Demokrat Disuruh PDIP | BPN Prabowo-Sandi: Perusakan Spanduk SBY Nodai Keindahan Demokrasi | Hinca: Perusak Bendera Demokrat di Riau Dibayar Rp100 Ribu | Aktivis Berharap Presiden Perhatikan Korban Banjir Riau | Polresta Pekanbaru Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat Saat Kunjungan SBY
Sabtu, 15 Desember 2018
/ Peristiwa / 08:15:17 / Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel /
Video Anak Netanyahu Mabuk di Klub Striptis Gegerkan Israel
Rabu, 10 Januari 2018 - 08:15:17 WIB

"Anak polah bapak kepradah." Mungkin situasi itu tepat untuk menggambarkan apa yang dialami oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena ulah anaknya.

Di tengah isu perebutan Yerusalem dengan Palestina, publik Israel kini digegerkan dengan beredarnya rekaman memalukan Yair Netanyahu, putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang sedang mabuk di sebuah klub striptease. Tak hanya mabuk, Yair membicarakan kesepakatan gas alam utama.

Rekaman kontroversial tersebut disiarkan oleh saluran televisi Channel 2 Israel. Pada rekaman tersebut, yang dikatakan terjadi pada tahun 2015, Yair Netanyahu, sekarang berusia 26 tahun, terdengar berbicara dengan putra Kobi Maimon, seorang pemangku kepentingan di sebuah perusahaan yang memiliki saham di ladang gas Tamar di lepas pantai Israel.

'Ayah saya mengatur US$20 miliar untuk ayah Anda, dan Anda bisa memberi saya US$116,' demikian suara Yair yang terdengar dalam rekaman tersebut, seperti diberitakan Al Arabiya, 9 Januari 2018. Tak hanya soal bisnis, percakapan mereka juga terkait pembicaraan tentang penari telanjang dan pelacur.

Menanggapi rekaman yang memalukan itu, Yair Netanyahu mengeluarkan sebuah pernyataan meminta maaf. Ia mengaku hanya bercanda saat membicarakan kesepakatan soal gas. Ia menegaskan bahwa saat itu dirinya berada 'di bawah pengaruh alkohol.’

"Pernyataan ini tidak mewakili siapa saya atau nilai-nilai yang menjadi dasar saya," katanya menambahkan. "Mengenai apa yang saya katakan tentang kesepakatan gas, itu adalah sebuah lelucon. Siapa pun yang memiliki akal sehat mengerti dengan benar," ujarnya.

Pemimpin partai buruh Avi Gabbay mengatakan rekaman tersebut merupakan 'noda baru pada kesepakatan gas yang korup.'

Netanyahu menghadapi pertarungan politik yang sulit mengenai pengaturan gas alam Israel. Kelompok oposisi menuding Netanyahu terlalu dekat dengan perusahaan yang terlibat.  Tak hanya soal Yair yang mabuk dan membicarakan jual beli gas, ada juga kritik atas pengaturan keamanan terhadap Yair Netanyahu.

Seorang petugas keamanan yang dipekerjakan oleh negara tersebut mengaku menyertai Yair Netanyahu ke klub strip tersebut.  Sementara kantor Netanyahu mengatakan bahwa ' mereka tidak dikonsultasikan soal pengaturan perlindungan untuk anak-anaknya yang diputuskan oleh petugas keamanan.'

Netanyahu dalam sebuah pernyataan mencela siaran rekaman tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah bagian dari 'perburuan ‘penyihir’ terhadap keluarganya yang telah mencapai titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya.'

"Rupanya, segala sesuatunya adalah permainan yang tak adil untuk menyerang pemerintah dan keluarga Netanyahu, termasuk menggunakan rekaman rahasia dan rekaman ilegal pria muda yang minum alkohol," ujarnya. [VIVA]

   
 
Baru 14,7 Persen UMKM Riau Manfaatkan KUR
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:22

Enam Warga Meninggal Dalam Bencana Banjir Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:19

Chevron Bantu 15 Bibit Sapi Peternak Riau
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:15

Turap Sungai Rokan Amblas, BWS Diminta Tanggung jawab
Jumat, 14 Desember 2018 - 16:13

Jembatan Sementara Pulihkan Lalu Lintas Padang-Bukittinggi
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:23

Gerindra Ingatkan Jokowi: Jangan Berlebihan, Kekuasan Akan Berganti
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:19

Komunitas Goresan Emas Memulai Rangkaian Goes to School ke SMA di Inhil
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:12

Pemprov Riau Gesa Penyelesaian Pembangunan Fasilitas Tambahan Embarkasi Haji Antara
Kamis, 13 Desember 2018 - 14:00

Riau Bersiap Menerapkan Wisata Religi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:59

Harga TBS Sawit di Riau Menunjukkan Tren Positif
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:57

Sandi Tuding Utang BUMN Meroket karena Politik Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:52

Diundang LAM Riau, SBY Tidak akan Datang Acara Penabalan Gelar Jokowi
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:48

Peringatan Dini, Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir pada Malam Hari di Riau
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:41

Selama Kedatangan Jokowi, RTH Kaca Mayang Tertutup untuk Umum
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:39

Perpustakaan Pekanbaru Terima 2.585 Buku Berbahasa Asing
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:36

Basarnas Pekanbaru Temukan Warga Hilang Terseret Banjir
Kamis, 13 Desember 2018 - 13:34

Penyelesaian Konflik Dua Serikat Kerja Masih Nyangkut di Polres Dumai
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:32

23.091 Hektare Kebun Sawit Siak Perlu "Peremajaan"
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:18

Anggota DPRD Riau minta Perusahaan segera Bantu Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:16

Basarnas Pekanbaru Evakuasi 450 Santri Korban Banjir
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:14

58 Nelayan Siak Belum Terdaftar Kartu Asuransi
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:08

Polres Inhil Tangkap Karyawan Swasta Pelaku Pencurian Motor
Rabu, 12 Desember 2018 - 20:05

Zakat dan Shodaqoh Wujud Pengamalan Al Quran di Negeri Istana
Rabu, 12 Desember 2018 - 19:52

La Nyalla Siap Potong Leher, Tim Prabowo: Caper Jangan Berlebihan
Rabu, 12 Desember 2018 - 11:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com